Beranda blog Halaman 2

Jika Terbukti Cemari Lingkungan, PT SSL Seluma Bengkulu Terancam Denda Rp 3 Miliar. DLH Tunggu Hasil Uji Laboratorium

0
BELUM MILIKI SLO: Sekretaris DLH Seluma, Heru Yumiadriansyah dikonfirmasi Kamis siang (7/5/2026) menjelaskan bahwa PT SSL di Dusun Napalan Kelurahan Sukaraja belum miliki sertifikat laik operasi atau SLO sehingga cacat dan belum memenuhi standar untuk memulai operasi

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pabrik crude palm oil (CPO) milik PT Seluma Sawit Lestari (SSL) di Dusun Napalan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu terancam dikenakan sanksi denda hingga Rp 3 miliar terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Ancaman sanksi tersebut muncul menyusul temuan awal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seluma terkait dugaan kelalaian perusahaan dalam pengelolaan limbah.

Kepala DLH Seluma, Ikhwan Efendi melalui Sekretaris, Heru Yumiadriansyah mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel limbah yang telah diambil dari lokasi perusahaan.

“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap enam sampel limbah yang telah diambil dari beberapa titik, termasuk anak sungai di sekitar perusahaan,” ujar Heru dikonfirmasi Rabu siang (29/4/2026).

Dijelaskan Heru, pengambilan sampel dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran sungai yang ditimbulkan oleh aktivitas pabrik CPO PT SSL.

Menurut Heru, hasil uji laboratorium tersebut diperkirakan akan diterima oleh DLH pekan depan. Hasil uji Laboratorium ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penegakan hukum selanjutnya.

“Insyaallah minggu depan hasilnya sudah keluar dan akan kita terima,” ujar Heru.

Heru menegaskan, jika hasil uji laboratorium menunjukkan adanya pencemaran lingkungan, maka PT SSL akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sanksi tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 14 Tahun 2024.

“Jika terbukti ada pencemaran, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan, mulai dari sanksi administratif hingga sanksi tegas lainnya,” tegas Heru.

Heru menyebut, sanksi yang dapat dijatuhkan kepada perusahaan bervariasi, mulai dari denda administratif hingga sanksi paling berat berupa penutupan operasional perusahaan.

“Sanksi teringan berupa denda hingga Rp 3 miliar, sedangkan yang terberat bisa sampai penutupan perusahaan,” katanya.

Heru memastikan akan menangani persoalan ini secara profesional dan transparan, serta tidak akan mentolerir pelanggaran yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat.

Heru juga mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seluma untuk mematuhi aturan pengelolaan limbah, guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan saat perusahaan telah beroperasi.

“Kami ingatkan seluruh perusahaan agar benar-benar memperhatikan pengelolaan limbah sesuai standar. Kami akan tegas, jika ditemukan adanya pelanggaran,” tutup Heru.(aba)

DPRD Seluma Minta PT SSL Dusun Napalan Tutup Sementara

0
TUTUP SEMENTARA- Anggota DPRD Seluma Novi Eriyan Andesca, S.Sos dikonfirmasi Rabu siang (29/4/2026) menyebut akan mengawal proses penyelidikan pencemaran lingkungan DLH terhadap dugaan pencemaran limbah PT SSL. Nofi juga meminta PT SSL tutup beroperasi sementara selama proses penyelidikan berlangsung

WARNABENGKULU.CO.ID – Polemik pencemaran sungai yang diduga berasal dari limbah CPO PT SSL di Dusun Napalan Kecamatan Sukaraja terus bergulir. Saat ini DPRD Seluma mulai angkat bicara.

Nofi Andrean Andesca, anggota DPRD Seluma dari Fraksi PDIP menyebut sebelum hasil pengecekan sampel limbah yang diambil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Seluma keluar dari uji laboratorium. PT SSL lebih baik tutup beroperasi untuk sementara, selama DLH masih melakukan penyelidikan.

“Keluhan warga sudah banyak, kita meminta sementara waktu untuk tutup beroperasi terlebih dahulu sampai hasil cek sampel limbah selesai,” kata Nofi.

Selain itu, sterilisasi terhadap air limbah crude palm oil (CPO) sudah menjadi keharusan. Karena baru beberapa tahun beroperasi sudah menjadi buah bibir di kalangan warga termasuk lingkungan.

Sehingga sudah waktunya untuk sementara ini perusahaan memikirkan lingkungan. Bukan seperti yang dugaan terjadi saat ini. pemerintah daerah bisa mencabut izin sementara perusahaan ini.

“kita tunggu dulu hasil laboratorium keluar, mana saja titik lokasi yang tercemar. Jika tidak positif maka silahkan beroprasi,” ujar Nofi.

Jika hasil positif dari enam titik sampel yang dilakukan uji laboratorium tercemar dengan limbah. Maka pemerintah daerah juga harus tegas dengan mencabut secara permanen izin mereka. Ataupun dengan konsekuensi lainnya dengan membayar denda yang sudah menjadi keharusan.

“Jika terbukti maka harus tutup secara permanen atau membayar denda,” tegas Nofi.

Selain itu Nofi meminta Dinas Lingkungan Hidup bertindak tegas dalam penyidikan yang tengah dilakukan. Karena polusi udara sudah kerap terjadi beberapa desa penyangga keberadaan perusahaan tersebut.

“Penindakan juga harus bisa tegas terhadap perusahaan yang tidak peduli dengan lingkungan ini,”sampai Nofi.

Menurutnya, terilisasi terhadap air limbah crude palm oil (CPO) sudah sepatutnya dilakuka, karena hal tersebut sangat penting untuk memastikan limbah pada bak penampung 8 sudah layak untuk di alirkan ke lingkungan.

“Ayo kalo memang berani perusahaan ini lepas ikan di bak no 8 pada limbah mereka ini,”imbuhnya.

Diketahui, Dari hasil pengecekan yang sudah dilakukan tim menemukan sejumlah permasalahan dalam sistem pengelolaan limbah PT SSL. Setelah, pengelolaan limbah dengan sistem line aplikasi yang diterapkan perusahaan dinilai belum berjalan maksimal.

Selain itu juga di temukannya adanya kolam penampungan limbah yang mengalami kebocoran pada bak penampung limbah nomor 5. Kondisi ini menyebabkan air limbah merembes keluar hingga mengalir ke anak sungai.(aba)

ESD Salurkan Ratusan Bedah Rumah Untuk Bengkulu

0

Warnabengkulu co.id//Bengkulu Tengah – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu, Erna Sari Dewi atau yang akrab disapa ESD yang juga Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Bengkulu, membuktikan komitmennya selaku wakil rakyat dari Provinsi Bengkulu dengan membantu masyarakat melalui program bedah rumah.

Erna Sari Dewi (ESD) Saat melaksanakan kunjungan Ke Desa Arga Indah I I Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah

Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan langsung ke Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) di Kecamatan Pagar Jati, Desa Arga Indah I.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Benteng, Budi Suryantono S.Sos, M.Si dikonfirmasi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut untuk memantau langsung kondisi masyarakat di lapangan seperti di Desa Arga Indah I. Kunjungan tersebut juga akan dilakukan ke seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

“Untuk bedah rumah yang berhasil didapatkan dan akan disalurkan, jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai ratusan rumah nantinya,” jelas Budi.

Melalui program ini, ditegaskan Budi merupakan komitmen dan bukti nyata dari ESD untuk membantu masyarakat di Provinsi Bengkulu.(Fin)

DLH Seluma Bengkulu Tantang PT SSL, Lepas Ikan di Kolam Penampungan Limbah Terakhir

0
CEMARI LINGKUNGAN: Wakil Bupati Seluma, Drs.H. Gustianto saat melakukan Sidak Limbah PT SSL pertengahan tahun 2025 lalu. Saat ini dugaan pencemaran kembali terulang dan dikeluhkan masyarakat. DLH berencana akan melepaskan ikan di kolam terakhir untuk membuktikan sterilisasi air

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seluma menantang PT Seluma Sawit Lestari (SSL) di Dusun Napalan, Kelurahan Sukaraja. Untuk melakukan uji sterilisasi terhadap air limbah crude palm oil (CPO) dengan melakukan pelepasan ikan di kolam penampungan terakhir.

Kepala DLH Seluma, Ikhwan Efendi melalui Sekretaris Heru Yumiadriansyah, mengatakan uji sterilisasi akan dilakukan setelah hasil uji laboratorium terhadap 6 sampel limbah yang telah diambil selesai.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan air limbah pada kolam penampungan terakhir benar-benar aman dan tidak mencemari lingkungan, sebagaimana yang disampaikan pihak manajemen perusahaan.

“Untuk uji sterilisasi ini, kita masih menunggu hasil uji laboratorium yang saat ini masih berproses,” ujarnya.

Dijelaskan Heru, uji sterilisasi nantinya akan dilakukan secara langsung di lapangan sebagai bentuk pembuktian apakah air limbah tersebut benar-benar sudah aman bagi lingkungan. Salah satu metode yang akan dilakukan yakni dengan melepaskan ikan ke kolam penampungan limbah terakhir milik PT SSL.

“Nanti kita coba lepas ikan di kolam terakhir. Dari situ bisa kita lihat apakah air tersebut benar-benar aman atau tidak,” tegas Heru.(aba)

Warga Transbandep Desa Kunduran Gotong Royong Cor Jalan Rusak, Didukung Bupati, Kapolres dan Dandim Seluma

0
GOTONG-ROYONG: Masyarakat Dusun Transbandep Desa Kunduran Kecamatan Seluma Timur bergotong-royong mengecor jalan rusak yang sempat viral belum lama ini, Minggu pagi 26 April 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Warga Transbandep Desa Kunduran, Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma, bergotong royong memperbaiki jalan rusak dengan melakukan pengecoran, Minggu (26/4/2026).

Perbaikan jalan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setelah kondisi jalan sebelumnya rusak parah dan sempat viral di media sosial.

Jalan itu menjadi sorotan usai momen guru dilaporkan terjatuh saat melintas untuk berangkat mengajar, pasca hujan lebat yang terjadi pada awal April lalu.

Koordinator warga, Nizon Laili mengatakan kegiatan gotong royong ini merupakan inisiatif masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga.

“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama petani dan pekebun. Karena kondisinya rusak dan membahayakan, kami berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong,” ujar Nizon.

Nizon menjelaskan, perbaikan jalan ini dilakukan dengan cara pengecoran di titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama yang berlubang dan berlumpur saat hujan.

Menurutnya, perbaikan jalan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Seluma, Kapolres Seluma dan Kodim 0425/Seluma.

“Alhamdulillah, kegiatan ini juga didukung oleh Bupati Seluma Teddy Rahman dan Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan serta pak Dandim Letkol Kav Yuliansyah,” kata Nizon.

Nizon menyebutkan, bantuan yang diberikan berupa sumbangan dana untuk pembelian material seperti semen, pasir, dan koral yang digunakan untuk pengecoran.

Selain itu, dana perbaikan juga berasal dari swadaya masyarakat, khususnya para petani dan pekebun yang sehari-hari menggunakan akses jalan tersebut.

“Selain sumbangan dari pemerintah daerah dan kepolisian, juga ada sumbangan sukarela dari masyarakat, terutama petani dan pekebun yang sering melintasi jalan ini,” ucap Nizon.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan puluhan warga yang secara bersama-sama mengerjakan perbaikan jalan demi memperlancar akses transportasi masuk dan keluar masyarakat.

Dengan adanya perbaikan ini, aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar, terutama bagi anak sekolah, tenaga pendidik, serta petani yang membawa hasil kebun.

Nizon juga berharap ke depan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Transbandep Desa Kunduran.

“Kami berharap ke depan ada pembangunan permanen dari pemerintah, sehingga jalan ini bisa lebih baik dan tidak mudah rusak lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kunduran, Polian Baktiar menyampaikan ucapan terimakasih atas perbaikan jalan ini. Polian berharap ke depan jalan ini diperbaiki permanen oleh Pemkab Seluma.

“Terimakasih kepada pihak-pihak yang membantu kegiatan gorong-royong ini. Kami terus berharap jalan ini nanti dapat dibangun permanen oleh Pemkab Seluma,” sampai Polian.(aba)

PPS Besiwa (R)ajomudo Desa Taba Lubuk Puding Seluma Resmi Terbentuk, Cholin Terpilih Jadi Ketua Umum

0
FOTO BERSAMA: PPS Besiwa (R)ajomudo Desa Taba Lubuk Puding Kecamatan Air Periukan resmi terbentuk, Jum'at petang (24/4/2026). Terpilih sebagai Ketua Umum, Cholin. Foto: Pengurus foto bersama usai pemilihan ketua dan pengurus

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Perguruan Pencak Silat Silek Serawai Rajomudo atau yang disingkat PPS Besiwa (R)ajomudo resmi membentuk kepengurusan masa bakti 2026–2030. Pembentukan kepengurusan dilaksanakan melalui rapat yang digelar di Balai Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Jumat (24/4/2026) pukul 14.00WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Taba Lubuk Puding, Untung Putra Jaya, tokoh adat dan budaya, tokoh pemuda, serta sejumlah praktisi pencak silat juga terlihat hadir menyaksikan pembentukan kepengurusan PPS Besiwa (R)ajomudo. Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat, Cholin terpilih sebagai Ketua Umum PPS Besiwa (R)ajomudo masa jabatan 2026–2030.

Dalam susunan kepengurusan yang terbentuk, terdapat berbagai unsur mulai dari tokoh budaya, praktisi bela diri, pendidik, kalangan profesional, hingga perwakilan generasi muda. Kehadiran berbagai latar belakang ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan tradisi sekaligus prestasi pencak silat sebagai cabang olahraga.

Dewan Pendiri PPS Besiwa (R)ajomudo, Juradi Azan, menyampaikan bahwa pembentukan organisasi ini merupakan langkah awal dalam upaya melestarikan sekaligus mengembangkan pencak silat tradisional khas Serawai. Juradi menegaskan, kepengurusan yang telah terbentuk diharapkan dapat menjalankan program kerja yang terarah dan berkelanjutan.

“Menata tradisi, meraih prestasi, serta fokus pada pembinaan atlet usia dini secara terstruktur, transparansi organisasi dan peningkatan kualitas pelatih di tingkat daerah menjadi komitmen bersama,” ujar Juradi Azan.

Sementara itu, Ketua Umum terpilih, Cholin, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dalam memajukan pencak silat, baik sebagai warisan budaya maupun sebagai olahraga prestasi.

Cholin berharap PPS Besiwa (R)ajomudo dapat berkontribusi dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Seluma hingga tingkat Provinsi Bengkulu.

“Terimakasih atas amanah yang telah diberikan. Saya akan mengemban amanah ini dan siap memajukan pencak silat, baik sebagai warisan budaya maupun sebagai olahraga prestasi,” ucal Cholin.

Sementara itu, Kades Taba Lubuk Puding, Untung Putra Jaya memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PPS Besiwa (R)ajomudo. Untung berharap organisasi ini segera melengkapi administrasi untuk didaftarkan ke notaris, serta menyusun agenda kerja yang jelas dan terukur.

“Harapannya kepengurusan ini segera menyusun kelengkapan administrasi dan program kerja, sehingga organisasi bisa berjalan optimal,” kata Untung.

Rangkaian kegiatan pembentukan kepengurusan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemaparan garis besar tujuan berdirinya PPS Besiwa (R)ajomudo oleh Dewan Pendiri.

Disampaikan bahwa PPS Besiwa (R)ajomudo adalah sebagai salah satu wadah pelestarian budaya dan pengembangan olahraga pencak silat di Kabupaten Seluma.(aba)

Hari Terakhir TKA di SDN 37 Kaur Berjalan Lancar, Kepsek Asminawati: Anak-anak Makin Siap Hadapi Ujian

0

Warnabengkulu.co.id//KABUPATEN KAUR – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN 37 Kaur resmi berakhir, Selasa (21/4/2026). TKA hari terakhir yang digelar di sekolah beralamat di Desa Selika, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur itu berjalan lancar tanpa kendala.

Kepala SDN 37 Kaur, Asminawati mengatakan seluruh rangkaian TKA mulai hari pertama hingga hari terakhir diikuti siswa dengan tertib. Para guru dan pengawas juga sudah menjalankan tugas sesuai prosedur.

“Alhamdulillah hari terakhir TKA berjalan lancar. Anak-anak mengerjakan soal dengan tenang dari awal sampai bel berbunyi. Ini jadi modal bagus buat mereka menghadapi ujian selanjutnya,” ujar Asminawati saat ditemui di SDN 37 Kaur, Selasa (21/4/2026).

Asminawati menambahkan, TKA ini penting untuk mengukur capaian akademik siswa sekaligus bahan evaluasi guru dalam proses pembelajaran. Pihak sekolah juga sudah melakukan persiapan matang jauh hari agar siswa tidak grogi saat tes.

“Kami berharap hasil TKA ini bisa jadi penyemangat anak-anak. Terima kasih untuk semua guru, pengawas, dan orang tua yang sudah mendukung,” tutupnya.

Pelaksanaan TKA di SDN 37 Kaur berlangsung beberapa hari dengan mata pelajaran berbeda yang diujikan setiap harinya.(Kky)

DLH Sebut IPAL PT SSL Seluma Bengkulu Amburadul, Rembesan Kolam Limbah Masuk Ke Anak Sungai

0
BOCOR: Tampak tim DLH Seluma mengecek rembesan limbah dari kolam penampungan limbah PT SSL yang mengalir langsung ke anak sungai, Senin (20/4/2026)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Sanitasi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) milik pabrik Crude Palm Oil (CPO) PT Seluma Sawit Lestari (SSL) di Dusun Napalan, Kelurahan Sukaraja, dinilai masih amburadul dan jauh dari kata layak.

Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan kasat mata, tim penyidik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seluma yang menemukan adanya rembesan limbah dari bak penampungan nomor 5 yang mengalir ke anak sungai.

“Masih amburadul pengelolaan limbah PT SSL ini. Pompa mati serta ada kolam yang merembes masuk ke anak sungai,” terang Kepala DLH, Ikhwan Efendi melaui Sekretaris, Heru Yumiadriansyah.

Menurut Heru, penanganan IPAL PT SSL harus lebih dimaksimalkan. Sebab rembesan pada kolam penampungan nomor 5 tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan longsor jika tidak segera ditangani.

“Ini harus segera ditindaklanjuti. Dari pengamatan langsung, aliran limbah dari kolam penampungan nomor 5 terlihat jelas masuk ke anak sungai,” kata Heru.

Heru juga menyoroti sistem aplikasi IPAL perusahaan yang dinilai belum berjalan optimal. Bahkan, terdapat sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan limbah tersebut.

“Awal tahun 2025 lalu, kami telah ingatkan ini waktu Sidak juga. Tapi kami lihat belum ada tindaklanjut yang dilakukan PT SSL,” ucap Heru.

Selain itu lanjut Heru, kondisi air di setiap kolam penampungan limbah dinilai tidak sesuai standar. Pada kolam nomor 8 yang seharusnya menjadi tahap akhir pengolahan, air justru terlihat keruh. Padahal, idealnya air pada kolam terakhir ini sudah jernih dan bahkan dapat dilepasi ikan sebagai indikator kelayakan.

“Jika memang diperlukan, nanti kita buktikan. Kita akan lepasi ikan di kolam terkahir ini,” tugasnya.

Heru menegaskan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait dugaan pencemaran ini. Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan aktivitas perusahaan yang menyimpang dengan mendokumentasikannya.

“Kita telah ambil enam sampel air yang akan kita lakukan uji laboratorium. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar Heru.

Untuk diketahui, Senin pagi (20/4/2026), Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto melakukan inspeksi mendadak(Sidak) bersama Dinas Lingkungan Hidup(DLH). Sidak ini menindaklanjuti keluhan masyarakat adanya dugaan pencemaran sungai dari limbah CPO PT SSL.(aba)

Pelaksanaan TKA SDN 62 Kaur, Berjalan Lancar

0

Warnabengkulu.co.id//KABUPATEN KAUR – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN 62 Kaur berjalan dengan lancar dan tertib, Senin (20/4/2026).

TKA yang digelar di sekolah yang beralamat di Desa Bunga Melur, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur ini diikuti seluruh siswa sesuai jadwal. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika.

Kepala SDN 62 Bunga Melur, Fadlun Hirianto, S.Pd mengatakan pelaksanaan TKA hari pertama tidak ada kendala berarti. Para siswa terlihat fokus mengerjakan soal-soal Matematika yang diberikan pengawas.

“Alhamdulillah hari pertama TKA berjalan dengan lancar. Anak-anak serius mengerjakan soal Matematika dari awal sampai waktu habis,” ujar Fadlun Hirianto saat ditemui di SDN 62 Kaur, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, pihak sekolah sudah mempersiapkan segala kebutuhan TKA jauh hari sebelumnya, mulai dari kesiapan siswa hingga teknis pelaksanaan. Tujuannya agar siswa bisa mengikuti tes dengan tenang dan hasilnya maksimal.

“Kami berharap TKA ini jadi tolak ukur kemampuan akademik siswa, sekaligus bahan evaluasi pembelajaran ke depan,” tegasnya.

Pelaksanaan TKA di SDN 62 Kaur rencananya akan berlangsung beberapa hari ke depan dengan mata pelajaran berbeda.(kky)

SMI Seluma Resmi Terbentuk, Siap Cetak Atlet Pencak Silat. Target Ikut Kejurda dan Lolos Kejurnas

0
DIKUKUHKAN: Pengukuhan pengurus Komisariat SMI wilayah Seluma, Sabtu pagi (18/4/2026). Dikukuhkan sebagai Ketua, Rio Eko Adi Saputra

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia (SMI) Wilayah Seluma resmi terbentuk. Pelantikan dan pengukuhan pengurus komisariat digelar pada Sabtu (18/4/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Dalam struktur kepengurusan tersebut, Rio Adi Saputra dipercaya sebagai Ketua Komisariat dan Pujo Santoso sebagai Pembina SMI Wilayah Seluma.

Rio mengatakan, kehadiran SMI di Kabupaten Seluma diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet pencak silat berprestasi, khususnya dari kalangan pelajar.

“SMI ini akan menjadi wadah untuk mencari dan membina bibit atlet pencak silat terbaik di Kabupaten Seluma,” ujar Rio usai pengukuhan.

Rio menegaskan, dirinya langsung menargetkan keikutsertaan atlet SMI Seluma dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan digelar dalam waktu dekat. Tak hanya sekadar berpartisipasi, SMI Seluma juga membidik prestasi dengan target meraih medali emas.

“Kami menargetkan Seluma bisa ikut Kejurda dan meraih medali emas. Selanjutnya kami juga menargetkan atlet bisa lolos ke Kejurnas pencak silat yang dijadwalkan digelar Juli mendatang,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, SMI Seluma mulai melakukan pembinaan secara bertahap dengan menjaring atlet dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Saat ini, tercatat sekitar 50 pelajar telah bergabung dan mengikuti proses latihan di bawah naungan SMI Seluma.

“Pengkaderan sudah kita mulai, dari tingkat SD hingga SMA. Saat ini sudah ada sekitar 50 pelajar yang bergabung,” ungkap Rio.

Sementara itu, Komisariat Daerah SMI Provinsi Bengkulu, M. Yas Karim, menyambut baik terbentuknya SMI di Kabupaten Seluma. Ia menilai kehadiran SMI menjadi langkah strategis dalam membangun dan mengembangkan olahraga pencak silat di daerah.

“Ini bagian dari upaya membangun dan membina generasi muda melalui pencak silat. Kita harapkan bisa melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Seluma dan Provinsi Bengkulu di tingkat nasional,” ujar Yas Karim.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus yang telah dilantik untuk bekerja maksimal dan menjaga kekompakan dalam menjalankan program pembinaan.

“Saya minta pengurus bekerja keras dan tetap solid. Dengan kerja sama yang baik, target yang kita harapkan pasti bisa tercapai,” pungkasnya.(aba)