Beranda blog Halaman 34

Bumdes Bangun Bersama Desa Sidorejo Ikuti Pelatihan Pembukuan & Pemeliharaan Ayam Petelur

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah
Badan Usaha Milik Desa Sidorejo yang bernama Bangun Bersama mengikuti pelatihan pembukuan & Pemeliharaan Ayam Petelur. Pelatihan ini digelar pada Rabu (02/07/2025).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Pondok Kelapa Lismawati, S.IP, Perwakilan Dinas PMD, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Kades beserta perangkatnya dan peserta BUMDES.
Adapun kedatangan tamu dari Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Kedatangannya bertujuan untuk memberikan materi ilmu pengetahuan terkait penguatan dan pengembangan usaha BUMDES di desa Sidorejo Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah ini. Kegiatan BUMDES ini dana yang bersumber dari dana desa. Untuk ditahun 2025 pengelolaan ketahanan pangan desa di serahkan kepada BUMDES.


Maka banyak kekhawatiran dari pengurus Bumdes terkait pengelolaan ini kedepannya. Jika suatu saat terjadi masalah. Untuk itu Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah hadir memberikan solusi akibat dampak dari resiko pengelolaan Bumdes ini pasti ada. Tetap sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ada dalam aturan BUMDES di patuhi dengan baik.

“Tetap patuhi ketentuan yang ada sehingga bisa meminimalisir resiko yang terjadi. Khusus Desa Sidorejo berdasarkan informasi yang didapat Desa Sidorejo sudah memiliki penghasilan PADdes untuk pengelolaan Bumdes ini,” Ungkap DR. Firman Halawa, S.H.,M.H selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Menurut Lisnawati, S.IP Camat Pondok Kelapa mengatakan pelatihan ini guna untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga desa dalam mengelola usaha peternakan ayam petelur secara efektif dan berkelanjutan.

Dengan cara pemilihan memberikan pemahaman terkait bibit unggul, manajemen kandang, pemberian pakan yang tepat, pengendalian penyakit, dan aspek-aspek lain dalam pemeliharaan ayam petelur.

BUMDes di berbagai desa telah berhasil mengembangkan usaha ayam petelur, bahkan ada yang mampu memproduksi ribuan telur per hari dan memenuhi kebutuhan protein masyarakat setempat.

” Semoga Peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam beternak ayam petelur, yang dapat mereka terapkan untuk usaha mandiri atau sebagai bagian dari program BUMDes,” ungkap Lismawati.

Sementara menurut Kepala Desa Sidorejo Hendri mengatakan pelatihan ini digelar agar menambah wawasan bagi para peserta.

“Dengan adanya pelatihan maka kemampuan bertambah dan ilmu yang di peroleh bisa diterapkan. Sehingga bisa menjadi penghasilan ayam petelur ini nantinya,” tutup Hendri. (Btg/Adv).

Senator RI, Destita Khairilisani Dorong Reformasi Layanan Sosial Dalam Forum Uni Eropa di Finlandia

0
KERJASAMA LUAR NEGERI-Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm hadir dalam pertemuan dan presentasi proyek sosial yang diselenggarakan oleh lembaga THL Finlandia, Senin 30 Juni 2025.

WARNABENGKULU.CO.ID, HELSINKI– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm., turut hadir dalam pertemuan dan presentasi proyek sosial Uni Eropa bertajuk “Aktiivinen Toimijuus – Yhdenvertaisuutta, Syrjimättömyyttä ja Osallisuutta Edistävät Palvelut” yang diselenggarakan oleh lembaga THL Finlandia, Senin 30 Juni 2025.

Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.30 waktu setempat ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Larissa Franz-Koivisto selaku Project Manager dari Central Uusimaa Wellbeing Services County (Keusote) dan Johanna Mäki-Opas, Development Manager dari THL Finlandia.

Dalam sesi pemaparan, Larissa Franz-Koivisto menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan integrasi sosial, tetapi juga mendorong reformasi layanan sosial agar lebih responsif terhadap kebutuhan minoritas berganda. Ia juga menyoroti pentingnya metode partisipatif, evaluasi dampak, dan diseminasi hasil untuk memperkuat kebijakan sosial di Finlandia.

Sementara itu, Johanna Mäki-Opas dari THL Finlandia menekankan pentingnya pelatihan profesional layanan publik dalam membangun sistem pelayanan sosial yang inklusif dan berbasis bukti.

Kehadiran Apt Destita Khairilisani, S.Farm., dalam pertemuan ini mendapat apresiasi dari pihak tuan rumah. Destita menyampaikan pengalaman Finlandia dalam membangun layanan sosial inklusif bisa menjadi inspirasi berharga bagi Indonesia, khususnya dalam merancang kebijakan untuk mendukung kelompok rentan di daerah-daerah seperti Bengkulu.

“Kami melihat banyak hal yang bisa diadopsi dan disesuaikan dengan konteks Indonesia, terutama terkait upaya pemberdayaan sosial dan penguatan akses layanan bagi kelompok masyarakat marginal,” ujar Destita.

Selain menghadiri presentasi, delegasi Indonesia juga mengikuti sesi diskusi dan kunjungan lapangan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan studi banding ini. Harapannya, pengalaman dan pembelajaran dari Finlandia bisa menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan sosial di Indonesia.

Dengan partisipasi aktif dalam forum internasional semacam ini, Destita yakin dapat memperjuangkan peningkatan kualitas layanan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Bengkulu.(aba)

Tampilkan Teaterikal “Fatmawati untuk Indonesia”, Senator RI Destita Khairilisani Sukses Pukau Penonton di Pembukaan Festival Tabut 2025

0
TAMPIL MEMUKAU- Senator RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM tampil memukau memerankan tokoh Fatmawati dalam Teaterikal bertajuk "Fatmawati Untuk Indonesia" saat pembukaan Festival Tabut Sabtu 27 Juni 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU–Senator RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, sukses perankan tokoh Fatmawati dalam Teaterikal bertajuk “Fatmawati Untuk Indonesia” pembukaan Festival Tabut Sabtu malam 27 Juni 2025.

Penampilan Destita bukan hanya berhasil memukau penonton, tapi juga pejabat dan tamu undangan kehormatan. Semua memuji kagum, menyaksikan penampilan teatrerikal yang membawa makna mendalam bagi masyarakat Bengkulu.

Penampilannya Destita diapresiasi langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Orang nomor wahid di Bengkulu ini tak menyangka sang Senator yang memerankan sosok Fatmawati saat menjahit Bendera Pusaka Merah Putih, sangat menjiwai membawa hanyut penonton ke masa yang sangat bersejarah itu.

“Mbak Destita, is Number one,” ucap gubernur Bengkulu sembari mengacungkan dua jempolnya.

Penampilan Destita menjadi salah satu rangkaian pembuka Festival Tabut 2025 yang bertujuan memperkuat nilai-nilai budaya, nasionalisme dan peran perempuan dalam sejarah bangsa.

Gubernur menyebut semangat yang dibawakan Senator Destita searah dengan sikap yang diusung Presiden melalui pembentukan Kabinet Merah Putih dan Koperasi Merah Putih.

“Pesan dari Presiden sangat jelas, Bengkulu tidak akan pernah sejahtera tanpa persatuan dan kesatuan. Dulu Indonesia belum ada, tapi saat merah putih dijahit putri Bengkulu, Nusantara bersatu dan lahirlah negara besar, NKRI. Maka jika kita ingin negeri ini maju, rakyatnya bahagia, modalnya adalah persatuan,” ungkap Helmi Hasan.

Penampilan Senator Destita juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Faradila (25), warga Lubuklinggau yang kini bekerja di Bengkulu, mengaku bangga melihat pejabat publik berani tampil di tengah para seniman dan ribuan penonton.

“Tak hanya menghibur, tapi juga menyentuh. Bu Destita keren. Mentalnya luar biasa untuk tampil di panggung sebesar ini,” katanya.

Senada, Asfver Andri (21), warga Kota Bengkulu, mengaku merinding saat menyaksikan pertunjukan yang dilatih oleh seniman NH Riansyah itu mampu membawa penonton hanyut dalam pembacaan puisi.

“Bikin merinding. Kita seakan dibawa jauh menyaksikan sejarah lahirnya Merah Putih,” ujar Asfver.

Sementara itu dalam keterangannya Destita mengatakan nama besar Fatmawati menjadi momentum untuk mengenalkan Bengkulu di tingkat nasional. Bahkan dalam setiap kesempatan rapat kerja bersama kementerian, nama Fatmawati tak luput dari cara Destita mengenalkan Bengkulu.

Bahkan sebelum tampil, Senator juga menyempatkan diri berziarah ke Makam Fatmawati yang terletak di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Penampilan teaterikal diiringi dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh para penari sanggar serta tamu undangan. Adapun pejabat yang hadir di antaranya Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Anggota DPR RI, Forkompinda, dan delapan kepala daerah di provinsi Bengkulu.(aba)

Berikut lirik puisi yang dibaca Senator Destita dalam teaterikal Fatmawati Untuk Indonesia:

Tak ada secercah Debu untuk penjajah

Dari tanah anugrah ilahi

Merah putih penyatu Negri

kan kami rebut

Pusaka ini.

Setiap Langkah kaki pada bumi

Perjuangan tak pernah mati

kemerdekaan Hak Kami

Merah Putih ..

tlah terpatri..

Merah Putih

Harga Diri sampai Mati

Indonesia Ibu Pertiwi

tlah kau rajut semangat bangsa

tlah kau satukan jiwa darah

untuk Indonesia..

Sejarah pengingat darah yang tumpah

Merah putih di semat dalam hati

Kerudung Putih

Ibu Fatmawati…

Pembentukan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Seluma Rampung. Saat Ini Jemput Bola Pembuatan Akta Notaris

0
KOPERASI MERAH PUTIH- Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani, SE, M.SE, MA saat rapat bersama Kemenkumham dan Pengawas Koperasi Disperindagkop UKM membahas progres KDMP di ruang rapat Sekda kemarin 25 Juni 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih di 202 desa dan kelurahan di Kabupaten Seluma telah rampung. Saat ini tim pengawas Koperasi Dinas Perindagkop UKM Seluma mulai melaksanakan pembuatan Akta notaris ke Kemenkumham Bengkulu.

Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani mengatakan sesuai terget pemerintah, akhir bulan ini dipastikan 202 Koperasi desa dan kelurahan Merah Putih sudah berbadan hukum dengan legalitas resmi sesuai aturan yang berlaku.

“Pembentukan pengurus di 202 desa dan kelurahan sudah rampung. Saat ini tim pengawas Koperasi Dinas Perindagkop UKM sedang mengurus legalitas atau Akta notaris ke Kemenkumham,” terang Deddy Ramdhani kemarin siang 25 Juni 2025.

Deddy Ramdhani mengatakan pembuatan Akta notaris Koperasi desa dan kelurahan Merah Putih dilaksanakan secara jemput bola oleh tim pengawas Koperasi Disperindagkop UKM. Dengan mendatangkan langsung notaris ke kantor kecamatan.

“Progres saat ini sudah 59 persen Koperasi desa dan kelurahan ini selesai mengurus Akta notaris. Sehingga kami sangat optimis, akhir bulan ini semua akan dirampungkan,” kata Penjabat Sekda.

Sementara itu Kabid Koperasi Disperindagkop UKM Seluma, Ruslan melalui Pengawas Koperasi Riska Yoanita mengatakan sesuai instruksi presiden, 30 juni 2025 ini Koperasi desa dan kelurahan Merah Putih ini sudah terbentuk, baik pengurus maupun legalitas.

“Saat ini kami sedang melaksanakan pembuatan Akta notaris. Secara mobile, pembuatan Akta notaris ini kami laksanakan di kantor kecamatan dengan mendatangkan langsung notarisnya, sehingga tidak merepotkan pengurus,” ungkap Riska.

Mengingat waktu yang semakin mepet, Riska meminta dukungan pihak kecamatan. Agar dapat mengindikasikan desa hadir ke kecamatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Karena ini program pemerintah pusat, kami harap pihak kecamatan mendukung dalam pembuatan Akta notaris ini. Tolong kondisikan desanya untuk hadir saat kami datang bersama notaris,” sampai Riska.

Sementara itu Kabid Pelayanan Administrasi Hukum Umum Kanwik Kemenkumham Bengkulu, Pande Made Handika Riady mengapresiasi kinerja Pemkab Seluma yang sangat komitmen dalam pembentukan Koperasi desa dan kelurahan Merah Putih ini.

“Progresnya sangat signifikan, mungkin satu dua hari ini pembuatan Akta notaris rampung. Jadi kami dari Kemenkumham sangat mengapresiasi ini,” ucap Pande.(aba)

Pemerintah Desa Renah Semanek Salurkan Bantuan Langsung Tunai Januari-Juni 2025

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah– Ada sebanyak 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Renah Semanek Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2025. Penyaluran dilakukan pada Rabu ( 24/06/2025).

Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 1.800.000/ 6 bulan. Dalam 1 bulan Bantuan yang diberikan masing-masing sebanyak Rp 300.000,-. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi warga kurang mampu. Tergolong dalam masyarakat miskin ekstrim.

Kepala Desa Renah Semanek Ismail Bakaria, S.Pd.,M.Si mengatakan bahwa bantuan disalurkan sudah sesuai dengan kriteria aturan yang berlaku. Jadi yang mendapatkan bantuan benar-benar masyarakat yang sudah melalui seletif melalui kepala dusun setempat.

“Sudah melalui seleksi dan aturan yang ada untuk penerima KPM ini. Semoga para penerima KPM dapat menggunakan bantuan ini dengan bijak dan sesuai kebutuhan,” ujar Ismail.

Sementara itu, Pendamping Desa Famel mengatakan bahwa penyaluran bantuan Langsung Tunai ini dapat membantu warga desa yang membutuhkan. Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan dana bantuan secara tepat.

“Kami berharap penerima dapat memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan dasar,” demikian Famel. (End/Adv)

Senator RI Destita Khairilisani Apresiasi Presiden Prabowo Subianto Teken Inpres Enggano

0
APRESIASI PRESIDEN- Senator RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM mengapresiasi langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menandatangani Inpres untuk Pulau Enggano. Destita mengatakan inilah salah wujud kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– Senator DPD RI asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., mengapresiasi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap masyarakat di Pulau Enggano. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul ditandatanganinya Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan penanganan krisis dan pembangunan di Pulau Enggano serta Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Destita menilai langkah Presiden ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons kondisi strategis dan kritis daerah terluar seperti Enggano, yang selama ini terkendala akses dan infrastruktur, termasuk persoalan pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai.

“Ini merupakan keputusan besar yang patut kita syukuri. Presiden telah mendengar suara daerah dan merespons dengan serius. Penandatanganan Inpres ini adalah komitmen nyata negara terhadap Enggano dan Bengkulu,” ujar Destita, Selasa (24/6/2025).

Menurutnya, Inpres tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi kuat antara berbagai pihak, baik di pusat maupun daerah. Ia menyebut kerja bersama antara legislatif, eksekutif, hingga tokoh masyarakat menjadi kunci utama terwujudnya percepatan kebijakan ini.

“Ini tidak mungkin terjadi kalau tidak ada sinergi. Dari kepala daerah, perwakilan rakyat di pusat, hingga jajaran kementerian yang mendorong,” jelas Senator yang juga seorang apoteker ini.

Destita menegaskan, pembangunan Enggano bukan semata soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan pemerataan pembangunan nasional. Apalagi sejak terjadinya pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, membuat 4.000 lebih warga Enggano mengalami krisis pangan hingga ancaman krisis energi.

Destita pun mengapresiasi peran Gubernur Helmi Hasan yang intens menyuarakan kondisi Enggano sehingga akhirnya percepatan penanganan krisis di pulau terluar itu diakomodir. Senator pun mendorong agar setelah Inpres diteken, seluruh kementerian dan lembaga teknis segera bergerak menindaklanjuti dengan program konkret.

“Kita tidak boleh berhenti di penandatanganan. Ini titik awal. Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja lapangan, koordinasi, dan eksekusi cepat, terutama menyelesaikan masalah pendangkalan alur pelabuhan yang sudah lama menghambat konektivitas,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Selasa siang, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan pembangunan Pulau Enggano dan Pelabuhan Pulau Baai.

“Saya harap rakyat Enggano tetap semangat. Kita akan membantu dan mendorong kelancaran pembangunan di Enggano,” kata Presiden Prabowo saat menandatangani Inpres tersebut.(aba)

Ini Susunan Panitia Aksi PPPK Tahap 2 Ke Kantor Bupati Seluma. Korlap Andika Alfa Pranata : Aksi Digelar Senin

0
GROUP WHATSAPP- Group whatsapp dinamai Pejuang PPPK Tahap 2 yang baru dibuat jelang aksi. Di group terlihat susunan korlap yang menggawangi aksi yang dijadwalkan di gelar Senin 23 Juni 2025 di Kantor Bupati Seluma

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Massa yang menamakan diri Pejuang PPPK Tahap 2 akan menggelar aksi ke Kantor Bupati Seluma Senin 23 Juni 2025. Informasi di dapat, susunan panitia atau koordinator lapangan telah dibentuk. Termasuk group whatsapp yang dinamai Pejuang PPPK Tahap 2.

Diketahui sebagai koordinator lapangan Andika Alfa Pranata, guru honorer yang bertugas di salah satu sekolah di Kecamatan Talo. Lalu Sekretaris, Retdianti dan Bendahara, Losi.

Korlap Andika Alfa Pranata saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi ini. Untuk mematangkan aksi, pihaknya telah menggelar rapat pada Rabu 18 Juni 2025 lalu.

“Iya pak, rencananya kami akan menggelar aksi ke Kantor Bupati Seluma mempertanyakan kepastian seleksi PPPK tahap 2. Aksi damai ini kami sepakati digelar Senin 23 Juni 2025,” terang Andika Alfa Pranata dihubungi via whatsapp Rabu 18 Juni 2025.

Dijelaskan Andika, total peserta yang akan ikut aksi mencapai 700 orang. Terdiri dari peserta seleksi PPPK tahap 2, Ormas dan juga mahasiswa.

“Total peserta 500 sampai 700 orang pak. Terdiri dari peserta seleksi PPPK tahap 2, lalu ada juga Ormas yang akan ikut serta mahasiswa,” katanya.

Sementara itu penelusuran Warnabengkulu.co.id, banyak dari peserta seleksi PPPK tahap 2 terkejut saat di masukan ke group yang dinamai Pejuang PPPK tahap 2. Rapat yang disebut digelar pada Rabu 20 Juni 2025, tidak melibatkan seluruh peserta.

“Saya terkejut saat dimasukan ke group Pejuang PPPK Tahap 2. Karena saya tidak tahu apa-apa tentang aksi ini dan tidak mau ikut serta,” ujar IA yang minta namanya di inisialkan.

Menurut IA, aksi ini sepatutnya tidak perlu digelar. Karena telah ada kejelasan yang disampaikan Bupati Seluma. Bahwa seleksi PPPK tahap 2 tetap akan dilaksanakan. Selain itu menurutnya aksi ini terkesan syarat kepentingan, karena ditunggangi oleh Ormas.

“Setiap peserta dimintai sumbangan Rp 20 ribu. Pembahasan di group, selain mempertanyakan kepastian seleksi PPPK tahap 2, juga mempertanyakan soal gaji,” ungkapnya.(aba)

Pemkab Seluma Pastikan Seleksi PPPK Tahap II Dilaksanakan. Pj Sekda Deddy Ramdhani: Ini Final Keputusan Bupati

0
JELASKAN- Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani, SE, MSE, MA menjelaskan terkait beredarnya hasil notulen rapat TAPD 17 Juni 2025 lalu. Deddy mengatakan bahwa hasil notulen rapat tersebut bukan keputusan final, hasil rapat TAPD tersebut adalah bahan laporan ke bupati. Keputusan final seleksi PPPK tahap 2 ada di Bupati bukan hasil rapat TAPD

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pemerintah Kabupaten Seluma memastikan tetap akan melaksanakan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II. Ini setelah Penjabat Sekda (Pj) Seluma Deddy Ramdhani menyampaikan laporan berita acara hasil rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kepada Bupati Seluma Teddy Rahman malam ini 20 Juni 2025.

“Pak bupati berpandangan lain setelah menerima berita acara hasil rapat TAPD. Beliau (pak bupati, red) mengatakan seleksi PPPK tahap 2 tetap dan harus dilaksanakan,” terang Deddy Ramdhani malam ini 20 Juni 2025.

Dijelaskan Pj Sekda, untuk pelaksanaan seleksi masih dalam pembahasan. Karena tim Inspektorat masih melakukan kajian terhadap hasil audit investigatigasi honorer siluman di PPPK tahap II, yang melakukan pemalsuan data dan dokumen persyaratan.

“Untuk waktu seleksi masih dalam pembahasan. Karena Tim Inpektorat masih memverifikasi hasil investigasi honorer “siluman” yang sebelumnya telah dinyatakan lulus administrasi tahap II ini,” ungkap Deddy Ramdhani.

Keputusan tetap akan dilangsungkannya seleksi PPPK tahap 2 ini kata Pj Sekda, setelah bupati menerima berita acara hasil rapat TAPD yang digelar 17 Juni 2025. Bupati melakukan kajian mendalam, yang akhirnya bupati memutuskan seleksi PPPK tahap 2 tetap dilaksanakan.

“Inilah keputusan finalnya, langsung disampaikan pak bupati setelah kami melaporkan berita acara hasil rapat TAPD. Agar diketahui oleh masyarakat,” sampai Deddy Ramdhani.

Deddy Ramdhani, menyayangkan ulah oknum yang menyebar berita acara hasil rapat TAPD. Sehingga sukses membuat gaduh di masyarakat yang terprovokasi menelan mentah- mentah hasil rapat TAPD yang seharusnya dilaporkan ke bupati terlebih dahulu.

“Hasil notulen rapat tersebut bagian dari dokumen negara, yang bersifat rahasia. Saya sangat menyayangkan oknum yang menyebar tersebut. Termasuk ada media yang juga menelan mentah-mentah tanpa ada telaah dan konfirmasi,” sesal Pj Sekda.

Pj Sekda menambahkan bahwa berita acara hasil rapat TAPD yang dilaksanakan 17 Juni 2025 tersebut merupakan gambaran kondisi keuangan daerah untuk bahan laporan ke Bupati. Bukan keputusan final, karena final akhir keputusan adalah kewenangan bupati.

“Sekarang bupati telah menyatakan bahwa seleksi PPPK tahap 2 tetap dilaksanakan. Jadi kami TAPD harus rapat lagi untuk mengakomodir keputusan bupati ini,” tutupnya.(aba)

Pemdes Padang Hangat, Kabupaten Kaur Bangun Infrastruktur Jalan Desa

0

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur – Pemerintah Desa (Pemdes) Padang Hangat, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, tahun 2025 ini melakukan pembangunan infrastruktur Jalan Air Terusan dengan menggunakan Dana Desa (DD). Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Desa ( Kades) Padang Hangat, Muslim.

Disampaikan Muslim, pembangunan infrastruktur Jalan Air Terusan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keamanan masyarakat Desa Padang Hangat. “Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memperlancar transportasi hasil produksi,”terangnya

Dijelaskannya, pembangunan infrastruktur Jalan Air Terusan ini merupakan salah satu upayauntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Padang Hangat. Pemerintah Desa berharap dengan adanya pembangunan ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses sentra produksi dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Kedepan, Pemerintah Desa Padang Hangat berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui pembangunan infrastruktur yang memadai.(Kky/Adv)

Penyidikan Pembebasan Lahan Perkantoran Seluma 2009-2011 Berlanjut, Berpeluang Ada Tersangka Baru

0
PIMPIN LANGSUNG- Kajari Seluma Dr. Eka Nugraha, SH, MH memimpin langsung penyitaan aset tersangka pembebasan lahan Pemkab Seluma Rabu siang 18 Juni 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma telah menyita tiga aset milik mantan Bupati Seluma Murman Efendi Rabu 18 Juni 2025 dalam perkara pembebasan lahan perkantoran Pemkab Seluma kurun waktu tahun 2009-2011.

Kajari Seluma Dr. Eka Nugraha menegaskan bahwa penyitaan aset ini masih dalam rangkaian penyidikan. Tersangka Murman Efendi diminta menyerahkan uang pengganti kerugian sebesar Rp 11 Miliar. Namun tidak ada itikad baik sehingga diambil langka tegas dengan melakukan penyitaan aset.

“Ini masih dalam rangkaian penyidikan. Kita telah sita tiga aset milik pak Murman berupa rumah, lahan kebun dan AMP berikut perlengkapannya,” terang Eka Nugraha Rabu siang 18 Juni 2025.

Penyitaan aset ini sesuai dengan putusan pengadilan Tipikor Bengkulu kata Kajari. Sebagai upaya untuk menyelamatkan kerugian negara yang timbul dalam perkara pembebasan lahan perkantoran Pemkab Seluma 2009-2011.

“Kita masih terus melakukan penyisiran, delapan orang telah kita tetapkan sebagai tersangka dan telah kita lakukan penahanan,” ucapnya.

Ditanya kemungkinan adanya tersangka baru, Kajari Eka Nugraha tidak menampik. Bahkan Dia mengiyakan masih sangat berpeluang. Sebab itu penyidikan masih terus dilakukan, untuk mengungkap dan menggali semua bukti.

“Pastinya kita terus gali dan kembangkan. Semua bukti dan keterangan kita pelajari, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” tukasnya.

Untuk diketahui delapan tersangka yang telah ditetapkan dan ditahan perkaera ini yaitu SD (mantan Sekretaris Daerah Seluma tahun 2011), JF (mantan Kabag Administrasi Pemerintahan Daerah 2011), TZ (mantan Kabag Administrasi Daerah 2009–2010), serta ES (mantan Kasubag Pertanahan Bagian Administrasi Pemerintahan Daerah).

Kemudian, HZ (bendahara pembantu), serta tiga tersangka lainya yakni Murman Efendi, (mantan Bupati Seluma) Djasran Harhap (mantan Kepala BPN Seluma) , dan Mulkan Tajudin (mantan Sekda Seluma).

Jika melihat dari delapan tersangka ini ada kejanggalan. Dimana di bagian keuangan hanya bendahara pembantu yaitu HZ yang menjadi tersangka.

Sementara di bagian ini ada Kabag Keuangan dan Verifikasi yang saat itu dijabat Hd yang saat ini telah menjadi pejabat eselon 2 Pemprov Bengkulu. Lalu ada Bendahara Umum yang saat itu dijabat MA yang saat ini menjabat sebagai Camat Kecamatan Seluma Selatan.(aba)