Beranda blog Halaman 35

Beredar Informasi Seleksi PPPK Tahap 2 Batal. Pj Sekda Deddy Ramdhani: Ini Hasil Rapat TAPD. Final, Tunggu Keputusan Bupati

0
JELASKAN- Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani, SE, MSE, MA menjelaskan terkait beredarnya hasil notulen rapat TAPD 17 Juni 2025 lalu. Deddy mengatakan bahwa hasil notulen rapat tersebut bukan keputusan final, hasil rapat TAPD tersebut adalah bahan laporan ke bupati. Keputusan final seleksi PPPK tahap 2 ada di Bupati bukan hasil rapat TAPD

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Seleksi pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 terus dijadikan isu untuk membuat suasana pemerintahan Kabupaten Seluma tak kondusif. Seperti baru ini beredar hasil rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Seluma, bahwa pelaksanaan seleksi PPPK tahap 2 batal.

Menanggapi ini Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani mengatakan hasil rapat TAPD ini bukan keputusan final. Karena hasil rapat TAPD ini belum dilaporkan ke Bupati Seluma, selalu pengambil kebijakan.

“Seharusnya hasil rapat ini tidak sampai tersebar, karena ini hasil rapat ini adalah bahan untuk laporan ke bupati. Saya tidak mau menuduh, tapi oknum yang menyebar hasil rapat ini sengaja ingin membuat gaduh,” jelas Deddy Ramdhani dikonfirmasi malam ini 18 Juni 2025.

Dijelaskan Deddy Ramdhani, hasil rapat TAPD ini merupakan laporan kondisi keuangan Kabupaten Seluma saat ini. Yang tidak mampu lagi mengakomodir belanja pegawai yang sudah melampaui kebutuhan.

“Keputusan final itu ada di pak bupati, hasil rapat ini adalah laporan kami dari TAPD tentang kondisi keuangan saat ini, yang nantinya bisa menjadi acuan bagi pak bupati untuk mengambil keputusan,” ungkap Deddy Ramdhani.

Seharusnya ujar Deddy, hasil notulen rapat TAPD ini tidak sampai tersebar. Karena dapat memancing suasana tak kondusif, sehingga Deddy Ramdhani sangat menyayangkan tindakan oknum yang telah menyebar hasil rapat TAPD ini.

“Keputusan final ada di pak Bupati, itu yang bisa menjadi patokan. Kami TAPD akan siap, apapun nanti keputusan yang akan diambil pak bupati terkait seleksi PPPK tahap 2 ini,” kata Deddy.

Kepada peserta seleksi PPPK tahap 2, Pj Sekda meminta untuk menahan diri. Tidak terpancing oleh gesekan oknum yang bertujuan membuat suasana tidak kondusif. Deddy meyakinkan, bahwa Bupati Seluma akan mengambil keputusan bijak yang tidak akan merugikan.

“Tetap tenang, jangan terpancing emosi oleh hasutan dan gesekan oknum yang hanya akan memecah bela. Tunggu keputusan bupati, karena itu yang final bukan hasil rapat TAPD ini,” pesan Deddy Ramdhani.(aba)

Padang Rambun, Juarai Turnamen Volley Ball Bos Muda Cup Dusun Baru Seluma Bengkulu. Ini Pesan Wabup Gustianto

0
JUARA BOS MUDA CUP- Wakil Bupati Seluma Drs.H. Gustianto bersama Kepala Desa Dusun Baru, Ibran menyerahkan tropi dan uang pembinaan kepada juara pertama turnamen Volley Ball Bos Muda Cup, Tim Kelurahan Padang Rambun, Minggu petang (15/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Final turnamen volley ball Bos Muda Cup Desa Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo, usai digelar Minggu petang (15/6/2025). Tim volley Kelurahan Padang Rambun keluar sebagai pemenang.

Tim volley ball Kelurahan Padang Rambun memenangi turnamen setelah mengalahkan tim Volley ball Desa Penago 2 dengan skor 2:1.
Wakil Bupati Seluma H. Gustianto hadir langsung menyaksikan pertandingan final ini. Di dampingi Kepala Desa Dusun Baru, Ibran serta Panitia Bos Muda Cup.

Ketua Panitia Bos Muda Cup, Jahyan Efendi menyampaikan turnamen volley ball Bos Muda Cup Desa Dusun Baru merupakan ajang silaturahmi bagi pemain dan tim volley ball se Kabupaten Seluma. Total tim yang ikut dalam turnamen ini sebanyak 64 tim se Kabupaten Seluma.

“Turnamen ini merupakan ajang silaturahmi bagi para pemain juga para pecinta volley ball Kabupaten Seluma. Di ikuti oleh 64 tim yang tersebar di Kabupaten Seluma,” ucap Jahyan Efendi.

Sementara Kades Dusun Baru Ibran mengatakan turnamen volley ball Bos Muda Cup ini merupakan tantangan bagi dirinya selalu Kepala Desa Dusun Baru.
Karena desas-desus di luar, situasi di Desa Dusun Baru tidak kondusif. Pasca dirinya diaktifkan kembali sebagai Kades oleh Bupati Seluma Teddy Rahman.

“Alhamdulillah, turnamen ini membuktikan bahwa isu Desa Dusun Baru tidak kondusif itu tidak benar. Turnamen terlaksana dengan sukses, tanpa ada suatu rintangan,” kata Ibran.

Ibran mengajak masyarakat untuk terus solid dan menjaga kekompakan. Diaktifkannya kembali dirinya sebagai kepala desa, membuktikan bahwa tuduhan selama ini yang berujung penonaktifan tidak benar.

“Di sisa masa jabatan ini, saya ingin mengabdikan diri. Mari kita jaga kekompakan, soliditas untuk membangun dan memajukan Desa Dusun Baru,” ajak Ibran.

Sementara itu Wakil Bupati Seluma H. Gustianto menyampaikan ucapan selamat kepada pada juara. Turnamen ini memang merupakan ajang silaturahmi, namun melalui ajang ini diketahui bibit atlit volley ball handal di Kabupaten Seluma.

“Selamat kepada para juara. Tim yang gagal jangan berputus asah, terus asah lagi keterampilannya. Ke depan turnamen seperti ini akan lebih sering digelar di Kabupaten Seluma,” tukas Gustianto.

Wabup mengapresiasi kinerja Kepala Desa Dusun Baru, yang telah sukses menggelar turnamen volley ball Bos Muda Cup ini. Walau cuma sebagai ajang silaturahmi, namun sangat berpengaruh dan membuktikan kekompakan masyarakat Desa Dusun Baru.

“Teruslah berbuat pak Kepala Desa. Terus berinovasi untuk membangun dan memajukan Desa Dusun Baru,” pesan H. Gustianto.

Adapun para juara turnamen volley ball Bos Muda Cup Desa Dusun Baru. Juara pertama tim Padang Rambun, juara kedua Desa Penago 2 A, juara ketiga Desa Dusun Baru A dan Juara harapan 1 Desa Talang Beringin.

“Kami ucapkan selamat kepada para juara. Teruslah berlatih dan jadikan volley ball ini untuk pergaulan dan silaturahmi. Terimakasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi, selalu semangat walau belum tampil maksimal di turnamen Bos Muda Cup,” sampai Pimpinan Bos Muda, Yoki Andrian.(aba)

Mantan Terpidana BTT BPBD Seluma, Surati Polda dan Kejati Bengkulu Hingga Mabes Polri. Minta Aktor Utama Diproses

0
CEK FISIK- Terlihat penyidik dan tim ahli Polda Bengkulu saat mengecek proyek BTT BPBD Seluma tahun 2022. Saat ini mantan terpidana meminta Polda Bengkulu mengusut kembali perkara ini

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Mantan terpidana penyelewengan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu kembali bersuara.

Minta Polda dan Kejaksaan tinggi (Kejati) Bengkulu kembali melanjutkan pengusutan penyelewengan anggaran BTT BPBD tahun 2022. Karena dalang atau aktor utama, hingga saat ini belum tersentu hukum.

Suparman salah seorang mantan terpidana warga Kecamatan Ilir Talo mengatakan di tahap awal pengusutan yang dilakukan Polda Bengkulu, hanya menjerat kontraktor, pengguna anggaran (PA) dan pejabat pelaksana tekhnis kegiatan (PPTK).

“Dua belas orang yang telah menjalani hukuman adalah pelaksana pekerjaan, terdiri dari kontraktor, PA dan PPTK di BPBD Seluma. Aktor utama yaitu KPA, Bendahara, pembuat SK dan yang menandatangani SK hingga saat ini masih melenggang bebas, seolah kebal hukum,” ungkap Suparman Kamis siang 12 Juni 2025.

Dijelaskan Suparman, dirinya bersama 11 rekannya yang lain tidak terima jika pengusutan penyelewengan dan korupsi dana BTT ini hanya berhenti pada 12 terpidana yang telah selesai menjalani hukuman.

“Kami minta para aktor utama juga diproses, karena mereka yang paling bertanggungjawab atas perkara yang telah menjerat kami di hotel prodeo,” kata Suparman.

Dirinya ungkap Supratman, telah menghubungi rekan sesama terpidana yang telah selesai menjalani hukuman. Telah menggelar pertemuan, untuk menggelar aksi ke Polda Bengkulu.

“Surat telah kami kirimkan ke Polda dan Kejati Bengkulu, bahkan ke Mabes Polri. Minta perkara ini dilanjutkan kembali. Menyusul aksi yang akan segera kami gelar,” ucap Suparman.

Ia menambahkan pembuat dan penandatangan SK, KPA dan bendahara adalah aktor utama yang memerintahkan pengerjaan 8 item proyek BTT yang dinyatakan total lost oleh Polda Bengkulu. Sehingga juga harus diproses hukum, sama seperti 12 terpidana yang telah selesai menjalani hukuman.

“Intinya kami menuntut keadilan. Kalau kami pelaksana pekerjaan dinyatakan bersalah, yang menyuruh kami bekerja itu yang paling bersalah. Jadi harus adil, jangan hukum itu tajam ke bawa tapi tumpul ke atas,” sampai Suparman.(aba)

Rumah Sakit St Theresia Kota Jambi Diduga Lalai Layani Pasien Ibu Melahirkan, Berujung Bayi Meninggal Dunia

0
DIDUGA LALAI- Inilah rumah sakit St Theresia di Kota Jambi, yang diduga lamban dan lalai menangani pasien ibu melahirkan warga Kelurahan Jelutung yang menyebabkan bayi meninggal dunia, Selasa (3/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, KOTA JAMBI– Kasus meninggalnya bayi akibat kelalaian petugas medis rumah sakit kembali terjadi. Kali ini terjadi di rumah sakit St Theresia Kota Jambi. Korbannya bayi malang berjenis kelamin perempuan yang baru berumur satu hari yang telah diberi nama Skyla Kenzura oleh pasangan Tomi Anggara dan Ladita Fitria warga Kelurahan Jelutung Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Seperti diceritakan orang tua Tomi Anggara, Zaimi Efendi. Peristiwa meninggalnya bayi yang diduga akibat kelalaian dan lambannya penanganan oleh petugas medis rumah sakit St Theresia ini bermula pada Senin dinihari (2/6/2025) sekira pukul 03.30WIB.

Ladita Fitria diantar suami dan keluarga datang ke rumah sakit St Theresia karena sudah mengalami kontraksi akan melahirkan anak pertamanya.

Saat tiba di rumah sakit St Theresia, keluarga Ladita Fitria langsung menuju ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Setelah 4 jam lebih di ruang IGD, sekira pukul 08.00WIB usai mendaftar, Ladita Fitria dipindah ke ruang perawatan.

“Di ruang perawatan ini, menantu saya diperiksa oleh perawat dan bidan. Hasilnya semua baik dan normal,” ucap Zaimi Efendi di konfirmasi Kamis (5/6/2024).

Sekira pukul 10.00WIB lanjut Zaimi Efendi, menantunya mengalami kontraksi hebat. Lalu pihak keluarga memanggil perawat di Ners station, agar dilakukan pemeriksaan. Karena saat itu air ketuban sudah mulai keluar.

“Bukannya diperiksa, perawat mengatakan tidak boleh diperiksa terus nanti infeksi. Lalu perawat menyuntikan obat anti nyeri agar kontraksi hilang,” kata Zaimi Efendi.

Saat menyuntikan obat anti nyeri tersebut ujar Zaimi Efendi, perawat sempat bilang. Jika obat itu seharusnya di suntikan setelah operasi. Namun karena terus sakit, obat tersebut di suntikan sembari menunggu jam operasi pukul 14.00WIB.

“Bahkan kata perawat itu, jika masih nyeri maka akan ditambah dosisnya. Agar tidak lagi merasakan nyeri sampai tiba waktu operasi,” imbuhnya.

Tepat pukul 14.00WIB jelas Zaimi Efendi, menantunya dibawa ke ruang operasi untuk melaksanakan cesar. Sekira setengah jam, operasi selesai dan bayi berhasil dikeluarkan, namun hanya menangis sebentar karena telah banyak meminum air ketuban.

“Usai operasi, ibu dan bayi dipisah. Ibunya kembali ke ruang perawatan dan bayi masuk ke inkubator. Pihak keluarga tidak diperbolehkan melihat,” cerita Zaimi Efendi.

Lalu ke esokan harinya atau Selasa (3/6/2025) sekira pukul 11.00WIB lanjut Zaimi Efendi, kondisi bayi melemah. Pihak rumah sakit St Theresia akan merujuk bayi ke rumah sakit lain.

“Surat rujukan itu lama sekali diproses. Bayangkan dari pukul 11.00WIB, pukul 15.00WIB surat rujukan itu baru dikeluarkan. Sementara kondisi bayi sudah sangat lemah,” ungkap Zaimi Efendi.

Kami sempat menanyakan ke perawat terkait lamanya surat rujukan tersebut keluar tutur Zaimi. Mirisnya lagi, setelah surat rujukan di dapat perawat mengatakan bahwa tidak ada kamar yang kosong di rumah sakit rujukan untuk bayi yang sudah lemah.

“Akhirnya tepat pukul 16.00WIB, cucu kami ini meninggal dunia. Sangat disayangkan, kami kecewa kepada pihak rumah sakit ini karena menganggap sepele. Hingga akhirnya cucu kami meninggal dunia,” kesal Zaimi.

Mirisnya pula sambung Zaimi Efendi, saat akan pulang. Pihak rumah sakit seperti lepas tangan, seharusnya diberikan ambulance gratis. Tapi ini tidak, jika ingin menggunakan ambulance harus bayar. Sehingga kami bawa jasad cucu kami dengan mobil pribadi.

“Kami sangat kecewa, kenapa saat pasien sudah darurat sangat lambat dilayani. Padahal ini rumah sakit besar dan terkenal, tapi pelayanannya sangat mengecewakan. Apakah karena menantu saya ini pasien BPJS, sehingga SOP pelayanannya seperti ini,” beber Zaimi.

Saat ini sambung Zaimi, anak dan menantunya sangat terpukul dan terus bersedih. Sering menangis meratapi nasib anak pertamanya yang malang, harus meninggal karena lambannya pelayanan rumah sakit.

Sementara pihak rumah sakit St Theresia seperti tidak bersalah, ingin lepas dari tanggungjawab. Padahal menurut Zaimi, tidak terselamatkannya cucunya itu adalah karena kelalaian pihak rumah sakit St Theresia. Yang lamban mengambil tindakan, saat pasien dalam keadaan darurat.

“Kami masih rembuk keluarga, tidak menutup kemungkinan perkara ini akan kami bawa ke hukum. Karena kami nilai, meninggalnya cucu kami ini akibat kelalaian pihak rumah sakit. Menelantarkan menantu saya yang telah mengalami kontraksi hebat,” sampai Zaimi Efendi.(aba)

Teddy Rahman, Salurkan 4 Ekor Kerbau ke 4 Desa Peraih Suara Tertinggi Pasangan Teguh Pilkada 2024

0
PENUHI JANJI- Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM, hari ini (5/6/2025) menyalurkan empau ekor kerbau ke empat desa peraih suara terbanyak pasangan Teguh di Pilkada 2024 lalu. Foto: Masyarakat Desa Padang Capo Ilir bersiap untuk memotong kerbau yang telah di terima, Kamis (5/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman memenuhi janji politik saat kampanye Pilkada 2024 lalu. Empat desa peraih suara tertinggi pasangan Teddy Rahman-Gustianto dihadiahi satu ekor kerbau.

“Hari ini (5/6/2025) saya penuhi janji ini. Saya kirim empat ekor kerbau ke empat desa peraih suara tertinggi pasangan Teguh saat Pilkada 2024 lalu,” jelas Teddy Rahman, siang ini (5/6/2025).

Empat desa yang mendapatkan hadiah kerbau ini ucap Teddy, tersebar di 4 daerah pemilihan atau Dapil yang ada. Untuk di Dapil 1 yaitu Desa Sekalak Kecamatan Seluma Utara.

Lalu untuk di Dapil 2 yaitu Desa Giri Nanti Kecamatan Ulu Talo. Selanjutnya untuk Dapil 3 adalah Desa Suban Kecamatan Semidang Alas dan di Dapil 4 yaitu Desa Padang Capo Ilir Kecamatan Lubuk Sandi.

“Silahkan tim untuk di kordinatori. Potong kerbau tersebut dan dagingnya bagikan ke masyarakat,” kata Teddy.

Dirinya ucap Teddy sangat memegang komitmen dan janji yang telah disampaikan. Penyaluran 4 ekor kerbau ke desa peraih suara terbanyak pasangan Teguh ini, selain memenuhi janji politik.

Juga ungkapan syukur atas amanah yang telah diberikan masyarakat, yang mengantarkan dirinya dan Wabup Gustianto memimpin Kabupaten Seluma 5 tahun ke depan.

“Kami beli kerbau ini dengan uang pribadi, sebagai wujud syukur dan terimakasih kepada tim dan masyarakat atas amanah yang diberikan kepada kami, untuk memimpin Seluma,” sampai Teddy.

Penyaluran kerbau ini sangat spesial kata Teddy, karena bertepatan dengan momen sehari jelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah. Sehingga dengan momen baik ini, akan menjadi aura dan penyemangat untuk bekerja lebih keras. Untuk memajukan dan membangun Kabupaten Seluma.

“Selamat merayakan Idul Adha kepada seluruh masyarakat Seluma. Pilkada telah usai, hilangkan semua perbedaan. Kita melebur, untuk membangun dan memajukan Kabupaten Seluma,” tutup Teddy Rahman.(aba)

Senator RI Destita Khairilisani Kunjungi Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Bahas Kebutuhan SDM Gizi dan Riset Program MBG

0
KUNJUNGI-Senator RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM mengunjungi Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Senin (2/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU – Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Linda, SST., M.Kes., menyambut kedatangan Senator DPD RI Apt Destita Khairilisani S.Farm., MSM., pada Senin (2/6/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu. Linda mengungkapkan SDM gizi masih menjadi tantangan bagi Poltekkes Bengkulu.

“Kalau untuk SDM gizi, artinya di pendidikan kita masih kurang. Idealnya rasio dosen dengan mahasiswa itu 1 banding 28, tapi kita masih di atas itu, sekitar 1 banding 30 atau 35,” ujarnya.

Saat ini, kuota mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Bengkulu untuk program D4 atau sarjana terapan gizi mencapai 100 orang, begitu pula untuk program D3. Linda menjelaskan bahwa terkait pelaksanaan teknis program MBG, seleksi tenaga gizi dilakukan oleh Satuan Pengendali Program Gizi (SPPG) sendiri.

“SPPG yang menyeleksi, ada syarat dan ketentuannya. Kita punya alumni yang sudah banyak terserap dalam program MBG ini,” tambahnya.

Dalam diskusi bersama Senator Destita, Linda menyampaikan harapannya agar program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menjadi peluang untuk riset dan pengabdian masyarakat.

“Karena kita ini dunia pendidikan, tentu kita harapkan ada hibah riset. Banyak variabel yang bisa kita teliti melalui program MBG ini,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pendataan pra dan pasca pelaksanaan program. Sebelum implementasi, perlu diketahui data awal. Setelah pelaksanaan MBG, bisa lihat efeknya, apakah anak yang tadinya malas belajar bisa jadi berprestasi atau anak yang stunting bisa meningkat kesehatannya.

Linda berharap Senator Destita dapat terus memberikan dukungan, baik untuk alumni yang terlibat maupun dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Dengan adanya support ini, kami optimis peran perguruan tinggi bisa maksimal dalam mendukung program MBG dan kesehatan anak-anak di Bengkulu,” pungkasnya.(aba)

Desa Selasih Kaur Selatan Bengkulu, Salurkan BLT -DD Tahap 2. Iskandar Muda: Upaya Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

0
Kekuatan Yulian/WB BLT DD- Pemdes Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan membagikan BLT-DD tahap 2, Rabu pagi (4/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Jelang hari raya Idul adha 1446 Hijriah, Pemerintahan Desa Selasih, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Rabu pagi (4/6/2025). BLT -DD ini adalah yang kedua di tahun 2025, dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim.

Kepala Desa Selasih, Iskandar Muda, memimpin langsung penyaluran BLT-DD ini. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kecamatan Kaur Selatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat. Memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berkomitmen dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrim di Desa Selasih,” ungkap Kepala Desa Iskandar Muda.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini disalurkan untuk periode April, Mei, dan Juni. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Selasih dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terutama menjelang Lebaran Idul adha 1446 Hijriah. Pemerintah Desa Selasih berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi penerima dan membantu meningkatkan kesejahteraan.(ADV/kky)

Pemerintah Desa Talang Boseng Launching Program Ketahanan Pangan Penggemukan Sapi & Tanaman Jagung

0

Bengkulu Tengah – Pemerintah Desa Talang Boseng Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan Launching program ketahanan pangan program penggemukan sapi dan penanaman jagung pada Senin (02/06/2025).
Kegiatan dihadiri langsung Camat Pondok Kelapa, Wakapolsek Pondok Kelapa, Kades beserta perangkatnya dan PD Desa.

Menurut Ketua BUMDES Talang Boseng Fahrizal mengatakan, pengelolaan ketahanan pangan desa progam penggemukan sapi dan penanaman jagung merupakan pertama kali yang dikelola Bumdes.


Penanaman Jagung di luas lahan kurang lebih 2 hekatare. Sapi sebanyak 3 ekor dengan luas kandang 5m x 8m dengan pakan rumput lokal.

“Kita kelola sebaik mungkin karena ini pertama kali. Semoga nantinya bisa tumbuh dan berkembang bisa menghasilkan untuk desa,”ucap Fahrizal.

Sementara, menurut Kepala Desa Talang Boseng, Iskandar mengatakan launching program ketahanan pangan ini menjadi pilihan karena potensi untuk berkembang bisa menghasilkan untuk desa.
“Program ketahanan pangan ini mulai tahun 2025 akan di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Jadi kita Pemerintah Desa mengawasi dan memberikan kesempatan bagi BUMDES untuk mengembangkan usaha supaya bisa menghasilkan PADes untuk desa Talang Boseng ini,” ungkap Iskandar. (Btg?

Bupati Seluma Lantik Pejabat Sekda Deddy Ramdhani Dan Munawarman Sebagai Kadisdikbud

0
LANTIK- Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM melantik Penjabat Sekda Deddy Ramdhani, SE, M.SE, MA dan Kadisdikbud Munawarman di ruang rapat bupati Senin siang (2/6/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman resmi melantik Penjabat (Pj) Sekretaris daerah Deddy Ramdhani, Senin siang (2/6/2025) di ruang rapat bupati. Selain melantik Penjabat Sekda, bupati juga melantik Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Munawarman.

Dalam sambutannya Bupati Teddy Rahman mengatakan pelantikan Penjabat Sekda ini menindaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan Gubernur Bengkulu.

Sementara pelantikan Kadisdikbud menindaklanjuti rekomendasi Obudsman terhadap Farzian Kadisdikbud sebelumnya terjadi mal administrasi yang juga telah diterima Pemkab Seluma.

“Alhamdulillah, siang ini kita laksanakan pelantikan Penjabat Sekda dan Kadisdikbud. Sesuai rekomendasi untuk Penjabat Sekda Deddy Ramdhani dan Kadisdikbud Munawarman,” jelas Teddy Rahman.

Tugas berat menanti untuk Penjabat Sekda dan Kadisdikbud yang baru dilantik kata Teddy Rahman. Namun dirinya yakin Deddy Ramdhani dan Munawarman bisa dan mampu melaksanakan.

“Tugas berat menanti setelah pelantikan ini. Saya berpesan, laksanakan tugas sebaiknya. Sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Jangan pernah melakukan perbuatan dilarang dan tercela,” pesan Teddy Rahman.

Teddy Rahman menambahkan pelantikan Penjabat Sekda dan Kadisdikbud ini merupakan upaya penataan birokrasi. Untuk menempatkan pejabat yang tepat sesuai dengan kompetensi dan keahlian.

“Selamat kepada pak Deddy Ramdhani sebagai Penjabat Sekda dan pak Munawarman sebagai Kadisdikbud. Laksanakan tugas dengan baik, hindari perbuatan yang dilarang dan tercela,” sampai Teddy Rahman.(aba)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

0

Bengkulu Tengah – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Sekretariat DPC, Bengkulu Tengah pada Minggu (01/06/2025) sekaligus mengenang jasa-jasa presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.

Upacara tampak dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PDIP.

Adapun Ketua DPC PDIP Peri Haryadi, S.Sos.,M.Si, mengatakan dalam amanatnya bahwa bulan Juni merupakan bulan yang identik dengan Bung Karno karena Bapak Proklamator itu lahir dan wafat di bulan ini.

Selain itu, kata dia, pada bulan Juni 80 tahun yang lalu, Bung Karno menjawab pertanyaan Ketua BPUPKI Radjiman Wedyodiningrat perihal dasar yang akan digunakan ketika Indonesia merdeka. Bung Karno lantas mengemukakan ihwal Pancasila.

“Bung Karno menjelaskan dengan sangat gamblang dan sangat rinci bahwa kelak ketika Indonesia merdeka, kita harus mendasarkan diri, kita harus berdasarkan kepada filosofi grondslag, yaitu dasar filsafat yang sedalam-dalamnya yang kita sebut dengan Pancasila,”Ucap Pery.

Bung Karno meyakini Pancasila merupakan landasan ideologi yang dapat menyatukan masyarakat yang beragam. Bulan Juni tidak hanya bersejarah bagi PDIP, tetapi juga bagi bangsa Indonesia dan dunia.

“Kita sadar bahwa Bung Karno itu bukan hanya milik PDI Perjuangan, Bung Karno adalah milik bangsa Indonesia dan pemikiran-pemikirannya adalah milik dunia,” ujarnya.

Peri mengajak kader-kader PDIP untuk memaknai Pancasila dengan cara turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan berjuang meluruhkan penderitaan rakyat.

Serta mengimbau kader PDIP di seluruh Indonesia untuk membantu rakyat dalam mendapatkan kebebasan, kemakmuran, kesehatan, dan meningkatkan pendidikannya, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam butir-butir Pancasila.

“Itulah lautan pengabdian kita. Jiwa-jiwa Pancasila itulah yang sekarang dituntut untuk benar-benar diaplikasikan di dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkap Pery.(Btg)