Beranda blog Halaman 90

Petani Jagung Cinta Makmur SP 8 Kaur, Keluhkan Hama Babi dan Monyet

0
Ini lah kebun jagung yang dikeluhkan banyaknya serangan monyet dan babi di Desa Cinta Makmur SP8 Kabupaten Kaur

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur– Petani jagung di Desa Cinta Makmur SP 8, Kecamatan Muara Saung, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu , mengeluhkan serangan hama babi dan monyet.

Pasalnya, di warga yang mayoritas warga transmigrasi ini, masih terdapat banyak hutan, yang menjadi habitat babi hutan dan monyet.

“Yang paling merusak itu monyet, kalau babi biasanya pas malam hari saja,” kata Kairul Rozikin, petani jagung asal Desa cinta Makmur, Kecamatan Muara Saung, saat di temui WarnaBengkulu.co.id, Minggu (7/5/2023),

Dia mengatakan untuk hama babi menyerang waktu magrib. Sementara Monyet waktu siang hari, sehingga harus di jaga dari pagi hingga menjelang malam.

“Monyet itu pandai manjat, di pagar pun dia (monyet, red) tetap bisa masuk. Jalan satu-satunya ya di jaga seharian full, sama bawa senapan,” tandasnya.

Sementara itu Kades Cinta Makmur, Muslihadi berharap pemerinta Kabupaten Kaur kususnya bagian pertanian dan perternakan dapat memberikan batuan untuk memberantas hama Babi dan monyet dengan meberi bantuan jaring babi.(kky)

Sertifikasi 935 Guru di Seluma Bengkulu Segera Masuk Rekening

0
Kasubag Keuangan Dikbud Seluma, Herman

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma- Sebanyak 935 guru penerima tunjangan sertifikasi, bisa bernafas legah. Pasalnya dalam waktu dekat ini tunjangan sertifikasi triwulan pertama tahun 2023 segera masuk ke rekening penerima.

Saat ini SK Kementerian Pendidikan terkait juknis dan juklak pembayaran sertifikasi telah diterima Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Seluma.

“Tinggal penerbitan SP2D saja lagi. SPP dan SPM sudah disampaikan jadi tunggu saja di rekening masing masing guru,”terang Kasubbag Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma.

Usulan pencairan dana sertifikasi ini kata Kasubag Keuangan Dikbud Seluma sudah diusulkan, sehingga tinggal menunggu penerbitan SP2D.

“Nanti uangnya dikirimkan langsung ke rekening guru penerima sertifikasi ini,” ucap Herman.

Sementara untuk besaran sertifikasi yang diterima ucap Herman, berbeda setiap gurunya. Besarannya sesuai dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya.

“Tunggu saja, kami sudah proses ini,” tukas Herman.

Total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran sertifikasi 935 guru sertifikasi ini sebesar Rp 10 M. Anggaran ini besar disebabkan masih akan ada SK penerima baru yang juga akan dikeluarkan Kementrian Pendidikan dan kebudayaan. Jumlahnya dikisaran 250 sampai 300 guru lagi.

“Saat ini Kemendikbud masih memverifikasi dan mencocokkan data berdasarkan dapodik guru yang bersangkutan calon penerima sertifikasi ini,” tutup Herman.

Untuk diketahui tambahnya, syarat guru untuk menerima sertifikasi ini sudah memiliki sertifikat pendidik dan memiliki jam mengajar 25 jam.

Sementara itu untuk guru yang ingin mendapatkan sertifikasi dipersilahkan mengikuti PLPG yang dilaksanakan oleh kabupaten kota dan lembaga lainnya.(aba)

Harga Kelapa Sawit Di Kabupaten Kaur Terjun Bebas, Perkilo Dihargai Rp 1.430

0
Yayan Hartono/Warnabengkulu.co.id-- DPRD Seluma akan mengecek perizinan PKS yang berinvestasi di Seluma. Waka 1 DPRD Seluma Samsul Aswajar akan pastikan realisasi kebun inti plasma

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur– Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu mengalami penurunan, pasca lebaran idul Fitri 1444 Hijriah. Awalnya TBS di hargai Rp 2100, lalu turun Rp 1.900, Rp 1.750 dan akhirnya terjun bebas di harga Rp 1.430 per kilogram.

Hendri, salah seorang tauke atau pengepul sawit di Desa Tanjung Iman 1, Kecamatan Tanjung Kemuning mengatakan, terus turunnya harga TBS kelapa sawit ini merupakan derita bagi dirinya juga petani yang lain. Sebab kelapa sawit ini merupakan andalan, satu-satunya sumber penghasilan keluarga.

“Seminggu ini, sudah tiga kali harga ini turun. Kini bertahan di Rp 1.430 perkilonya. Sakit kami petani kalau seperti ini,” kata Hendri, kemarin (3/5/2023).

Kata Hendri, Saat buah sawit normal tapi harga yang turun drastis, sehingga penghasilan kebun juga menurun drastis.

“Hasil panen sekarang Sudah normal lagi Tapi harga juga sedang turun,” ucapnya

Hendri berharap harga TBS sawit ini dapat naik kembali. Apalagi sesudah hari raya idul Fitri ini, Hasil panen petani sudah semakin meningkat. Sehingga diharapkan dibarengi dengan kembali naiknya harga TBS yang menjadi harapan para petani kelapa sawit.

“Pihak terkait kami harap dapat bertindak. Minimal stabil, sesuai dengan harga sembako saat ini. Kalau terus begini, makin terpuruk kami petani sawit ini,” ungkapnya.(kky)

Pemdes Tanjung Bunga Kaur Bengkulu, Bagikan BLT DD

0

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur – Pemeritahan (pemdes) Tanjung Bunga Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, Selasa (11/4) melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana desa (BLT DD) tahap awal tahun 2023. Setiap penerima bantuan BLT DD wajib tempat tinggalnya atau rumahnya dipasang merek. Dari 19 penerima BLT DD Desa Tanjung Bunga tidak ada penerima yang menolak bantuan tersebut, semua masyarakat penerima tidak ada keberatan sehingga petugas dari desa dalam pembagian BLT DD berjalan lancar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan unsus Pemdes. ini di benarkan oleh Kades Tanjung Bunga Rislan

“Alhamdulillah kegiatan Pemdes Bagi BLT DD berjalan sukses” kata Kades

Diakuinya, BLT DD yang diberikan ke warga ini merupakan penyaluran tahap pertama untuk 3 bulan pertama 2023. setiap PKM menerima BLT DD untuk 3 bulan Rp 900.000. PKM yang menerima BLT DD merupakan warga kurang mampu sesuai data tim relawan Pemdes.

“Diminta dengan PKM uang yang sudah diterima silakan dimanfaatkan untuk kebutuhan yang bermanfaat” harap Rislan


“Untuk jumlah penerima bantuan BLT DD tahun 2023 sebanyak 19 penerima. Dalam pembagian BLT petugas dari desa yang di dampingi pihak Babinsa dan Babinkamtibmas” tutup Rislan.(kky/ADV)

PWI dan IKWI Kaur Bengkulu, Bagi- Bagi Takjil Untuk Masyarakat Kurang Mampu

0
Anggota PWI dan IKWI Kabupaten Kaur buka bersama usai menggelar baksos bagi-bagi takjil, Iqra dan Al Qur'an, Selasa (18/4/2023)

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar bakti sosial, Selasa (18/4/2023). Bakti sosial ini  dengan menggelar bagi-bagi takjil atau bukoan juga Iqra’ dan Al Qur’an untuk masyarakat kurang mampu yang berasrama Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Kabupaten Kaur.

Ketua PWI Kabupaten Kaur, Muhammad Isnaini mengatakan usai membagikan takjil, Iqra’ dan Al Qur’an lalu dilanjutkan buka puasa besama di kota Bintuhan.

“Kegiatan ini murni dari kami PWI dan IKWI Kaur, semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat,” sampai Muhammad Isnaini.

Dikatakannya penyaluran bantuan Iqra’ dan Al Qur’an serta bagi-bagi takjil ini merupakan kegiatan PWI Peduli. Sumber dana kegiatan ini berasal dari sumbangan seluruh anggota PWI selama bulan ramadan yang berhasil dikumpulkan.

“Alhamdulillah lebih 50 paket takjil, puluhan Iqra’ dan Alquran kita sedekahkan kepada yang berhak,” ujar Ketua PWI.

Sementara Ketua IKWI Kabupaten Kaur Ny. Mega Yuliana Isnai menambahkan IKWI sebagai organisasi keluarga wartawan, ke depan IKWI akan berupaya menggerakan keluarga wartawan.

Agar dapat ambil bagian dalam pembangunan. Kegiatan Baksos yang digelar merupakan pembuka pertemuan dengan sejumlah keluarga wartawan di Kabupaten Kaur.

“Kedepan kami IKWI akan mengupayakan rutin menggelar kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat umum seperti ini. Semoga rekan-rekan IKWI Kaur tetap kompak,” harapnya.(kky)

DPRD Seluma Bengkulu, Kembali Akan Panggil PT MSS. Ini Masalahnya

0
Dewan terpilih dari Dapil 4 Partai Golkar Samsul Aswajar, S.Sos jabat pimpinan sementara DPRD Seluma bersama Suhandi Pinota dari PPP

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu kembali akan memanggil perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Mutiara Sawit Seluma (MSS) untuk menggelar hearing. Ini terkait pengaktifan kepengurusan baru Koperasi Manunggal yang telah terbentuk dan diaktanotariskan.

“Kita jadwalkan dulu, kalau bisa kita gelar sebelum libur idul Fitri maka kita laksanakan. Jika tidak usai lebaran idul Fitri kita laksanakan,” terang Ketua Komisi 1 DPRD Seluma, Samsul Aswajar.

Dijelaskannya PT MSS harus menfasilitasi Koperasi Manunggal selalu mitra pengurusan plasma. Sehingga hal ini harus ditegaskan lagi, PT MSS tidak bisa bertindak sewenang-wenang lagi dalam pengelolaan plasma.

“Semua harus dilaksanakan sesuai aturannya. Koperasi Manunggal berperan penuh dalam pengelolaan plasma ini,” tegasnya.

Uang pembayaran plasma nantinya harus ditransfer langsung ke rekening koperasi oleh pihak perusahaan PT MSS. Tidak boleh lagi menggunakan rekening pribadi.

“Saya minta Koperasi Manunggal membuat rekening sendiri untuk aktivitas keuangan. Jadi melalui rekening ini nanti semua transaksi dilakukan dan harus transparan ke anggota,” sampai Samsul.

Saat pemanggilan pihak perusahaan ujar Samsul, dirinya juga akan menegaskan agar aturan atau kesepakatan plasma diatur ulang kembali.

Sebab aturan yang sekarang sangat merugikan anggota. Termasuk SK CPCL penerima plasma, semua harus diperbaiki. Diterbitkan CPCL baru dan di SK kembali oleh Bupati Seluma.

“Pihak PT MSS dan Koperasi Manunggal kita panggil semua. Juga pihak Pemda Seluma, juga akan kita hadirkan. Kita ingin mulai saat ini plasma PT MSS ini hadir untuk mensejahterakan anggotanya,” demikian Samsul.(aba)

Laka Lagi, Yamaha Vega R vs N Max di Sukaraja Seluma Bengkulu

0
Inilah sepeda motor Yamaha Vega R yang dikendarai Husen warga Desa Talang Sebaris, Kecamatan Sukaraja yang mengalami laka dengan Yamaha N Max di Kelurahan Sukaraja, Minggu petang (16/4/2023)

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma- Lakalantas terus terjadi di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Seperti hari ini (16/4/2023) sekira pukul 17.00WIB terjadi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Sukaraja. Yamaha Vega R BD 5156 EP ditabrak Yamaha N Max BD 4912 MH.

Memang tidak ada korban  jiwa dalam insiden ini. Namun sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Sementara pengendara mengalami luka serius, oleh warga langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Doni saksi mata menceritakan kecelakaan ini bermula saat sepeda motor Yamaha Vega R dikendarai oleh Husen, warga Desa Talang Sebaris, Kecamatan Sukaraja melaju dari arah Tais.

Tiba di tempat kejadian perkara, Husen bermaksud berbelok ke kanan. Namun tiba-tiba dari arah belakang melaju Yamaha N Max dengan kecepatan cukup tinggi.

“Mereka ini datang dari arah yang sama. Namun pas di TKP ini motor Vega hendak menyimpang ke kanan jalan dan langsung tertabrak oleh Yamaha N Max itu,” jelas Doni.

Identitas pengendara Yamaha N Max hingga saat ini belum diketahui. Pasca kecelakaan kedua pengendara langsung dilarikan oleh warga ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.(aba)

DPRD Seluma Gelar Paripurna Nota Pengantar Bupati Usulan 6 Raperda 2023

0
Bupati Seluma, Erwin Octavian menyerahkan berkas usulan enam Raperda untuk dibahas bersama Bapemperda DPRD Seluma menjadi Perda di tahun 2023 ini

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma– Pemerintah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mengajukan enam rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk di bahas di DPRD Seluma. Penyampaian usulan enam Raperda ini disampaikan saat rapat paripurna DPRD Seluma, Senin (13/3/2023).

Dengan agenda nota pengantar Bupati Seluma terkait usulan enam Raperda yang akan dibahas bersama Bapemperda tersebut.

Bupati Seluma, Erwin Octavian mengatakan enam Raperda yang diusulkan ini, dinilai penting untuk diterbitkan peraturan daerah. Sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang terjadi saat ini.

“Kita berharap, enam Raperda ini dapat disahkan menjadi peraturan daerah. Sehingga dapat menjadi payung hukum, sesuai dengan isi perda tersebut nantinya,” sampai Erwin.

Adapun enam Raperda tersebut yakni Raperda Tentang Pajak Daerah dan Retribusi, Pemberian Bantuan Hukum, Penyertaan Modal Bank Bengkulu, Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Raperda tentang pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika.

Sementara itu, Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca menuturkan dengan telah disampaikannya usulan ini, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Seluma, dapat mengkaji dan membahas enam Raperda ini, secara akademis.

“Kita minta pihak terkait dapat membahas dan mengkaji lebih matang enam Raperda ini. Sebelum nantinya diputuskan dalam rapat akhir fraksi,” demikian Nofi.(aba/adv)

Samsul Aswajar Dampingi Gubernur Serahkan Bantuan Ke Masjid Darul Iksan Dermayu Bantuan

0
Anggota DPRD Seluma yang juga Ketua Komisi 1, Samsul Aswajar saat mendampingi Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah usai buka bersama kediamannya di Kelurahan Dermayu

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma– Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menggelar safari Ramadhan di Kelurahan Dermayu, Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, malam ini (27/3/2023). Dalam safari Ramadhan ini Gubernur Bengkulu akan menyerahkan bantuan sebesar Rp 300 juta untuk Masjid Darul Iksan, Kelurahan Dermayu.

“Iya nanti, pak gub akan menyerahkan bantuan untuk masjid kami, sebesar Rp 300 juta,” terang anggota DPRD Seluma, Samsul Aswajar, yang juga Ketua Pembangunan masjid Darul Iksan.

Dikatakannya dengan bantuan ini dirinya bersama pengurus Masjid Darul Iksan sepakat untuk merehab Masjid Darul Iksan. Karena memang sudah lama masjid ini belum dilakukan perehaban sejak lama.

“Rencana dengan uang ini, kita akan rehab total masjid kami ini. Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu,” katanya.

Atas nama pengurus masjid katanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu. Dirinya berharap ke depan masjid Darul Iksan ini akan menjadi salah satu kebanggan masyarakat. Dan akan menjadi tempat kegiatan ibadah bagi masyarakat.

“Terima kasih pak gubernur yang telah memberikan dan menyerahkan bantuan ini. Semoga ini akan menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” sampainya.

Untuk diketahui, bantuan Rp 300 juta ini merupakan dana pokok pikiran dari Anggota DPRD Provinsi Bengkulu daerah pemilihan (Dapil) Seluma, Mega Sulastri. Total ada Rp 1,1 Miliar dana pokok pikiran yang digelontorkan dewan dari Partai Golkar ini untuk masjid di Kabupaten Seluma.(aba/adv)

 

Komisi 1 DPRD Seluma, Fasilitasi Pemilihan Pengurus Koperasi Manunggal PT MSS

0
Ketua Komisi 1 DPRD Seluma, Samsul Aswajar saat memimpin hearing pembentukan pengurus baru Koperasi Manunggal bersama Disperidagkop UKM dan Pemkab Seluma

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma– Pasca resmi dibubarkan kepengurusan Koperasi Manunggal PT Mutiara Sawit Seluma (MSS) oleh DPRD Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Siang ini (27/3/2023) dilakukan musyawarah luar biasa pemilihan kepengurusan Koperasi Manunggal. Pemilihan kepengurusan baru ini diprakarsai Komisi 1 DPRD Seluma.

“Undangan telah kita kirimkan beberapa hari lalu. Siang ini pukul 13.00WIB kita akan gelar musyawarah luar biasa anggota Koperasi Manunggal untuk memilih pengurus baru,” terang Ketua Komisi 1 DPRD Seluma, Samsul Aswajar, pagi ini (27/3/2023).

Dia mengatakan musyawarah luar biasa pemilihan pengurus baru Koperasi Manunggal PT MSS ini sengaja dilaksanakan di DPRD Seluma. Ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik atau keributan antar anggota. Sehingga diambil inisiatif, dilaksanakan di ruang Komisi 1 DPRD Seluma.

“Nanti dari Perindagkop UKM, Pemkab Seluma kita minta hadir. Menyaksikan musyawarah Koperasi Manunggal ini,” katanya.

Samsul berharap dengan terbentuknya pengurus baru Koperasi Manunggal PT MSS ini nanti dapat memperjuangkan nasib anggotanya. Yang selama ini terzalimi oleh perusahaan dengan sistem kebun plasma yang tidak jelas, termasuk pembayaran ke pemilik kebun plasma yang juga tidak jelas.

“Harapan kita nanti pengurus baru dapat memperjuangkan anggota ini. Sistem plasma harus jelas, tidak bisa PT MSS yang mengatur. Kesepakatan harus di bahas ulang, jangan lagi merugikan anggota seperti sebelumnya,” sampai Samsul.

Untuk diketahui kebun plasma PT MSS sejak lama dikeluhkan oleh anggota yang tergabung dalam Koperasi Manunggal. Sistem plasma yang tidak jelas dari perusahaan, termasuk pembayaran tiap bulannya. Per hektar kebun plasma pemilik hanya mendapat bayaran Rp 180 ribu.(aba/adv)