Beranda blog Halaman 83

Besok, Ratusan Massa Desa Dusun Baru Seluma Demo ke Kantor Bupati

0
Besok (21/3/2024) ratusan massa dari Desa Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo akan menggelar aksi di Kantor Bupati Seluma menuntut pemberhentian kepala desa

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA- Tak kunjung ada kejelasan terkait polemik perkara kepala desa Desa Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo oleh Pemkab Seluma. Besok (21/3/2024) ratusan massa akan menggelar aksi demo di Kantor Bupati Seluma.

Korlap Aksi Yoyon mengatakan aksi ini digelar untuk meminta bupati memberhentikan kepala desa yang terlibat dugaan kasus asusila. Sehingga dinilai tak pantas lagi untuk memimpin desa.

“Perkara ataupun usulan ini telah lama bergulir, tapi belum ada tindakan dari Pemkab Seluma. Jadi kami gelar aksi ini untuk menuntut kades diberhentikan oleh Bupati Seluma,” sampai Yoyon, dikonfirmasi malam ini (20/3/2024).

Ratusan warga akan ikut dalam aksi ini ucap Yoyon. Pukul 08.00WIB massa akan mulai bergerak menuju Kantor Bupati Seluma. Aksi ini merupakan aksi damai, namun tidak menutup kemungkinan akan bermalam jika tuntutan tidak di penuhi oleh Pemkab Seluma.

“Kami akan gelar aksi damai, tapi kami tidak akan pulang sebelum tuntutan kami dipenuhi,” kata Yoyon.

Untuk itu harapnya Bupati Seluma akan memenuhi tuntutan warga yang menginginkan pemberhentian kepala desa tersebut. Sehingga permasalahan ini tidak berlanjut dan berkepanjangan.

“Besok kita akan sampaikan point-point tuntutan kita. Saya berharap Bupati memenuhi dan mengabulkan agar permasalahan ini selesai dan tidak berkepanjangan,” tukasnya.(aba)

Kemenag Seluma Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Tertinggi Rp 40 Ribu Terendah Rp 30 Ribu

0
CJH SELUMA BATAL BERANGKAT: Kakan Kemenag Seluma Heriansyah menjelaskan alasan batal berangkatnya CJH Seluma tahun 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kementrian Agama (Kemenag) Seluma telah menentukan besaran zakat fitrah ramadhan 1445 H. Penentuan besaran zakat fitrah ini melalui rapat bersama ormas islam, Baznas, Bagian Kesra Setda Seluma serta para kepala KUA di lingkungan Kemenag Seluma, Selasa pagi (19/3/2024) sekira pukul 9.30WIB di aula Kemenag Seluma.

Rapat sempat berjalan alot, sebab banyak pandangan yang disampaikan oleh Ormas. Namun akhirnya berhasil diputuskan dan disepakati besaran zakat fitrah dalam bentuk uang ramadhan 1445 Hijriah tahun 2024 ini.

Besarannya dibagi tiga tingkatan yakni tertinggi Rp 40 ribu, menengah Rp 35 ribu dan terendah Rp 30 ribu. Sementara untuk beras tetap yaitu sebanyak 2,5 kilogram atau 10 canting.

“Jadi silahkan masyarakat pilih besarannya untuk zakat dalam bentuk uang. Zakat ini ukurannya sesuai dengan jenis beras yang kita makan,” terang Kakan Kemenag Seluma Heriansyah, Selasa pagi (19/3/2024).

Sebagai dasar dalam menentukan besaran zakat fitrah ini kata Kakan Kemenag sesuai dengan harga beras saat ini. Untuk yang mengkonsumsi beras super atau premium besaran zakatnya Rp 40 ribu, beras medium Rp 35 ribu dan beras bulog Rp 30 ribu.

Walau Kabupaten Seluma telah memasuki masa panen, namun tidak begitu berpengaruh terhadap besaran zakat fitrah dalam bentuk uang ini.

“Jika dilihat, besaran ini masih sama seperti tahun lalu. Tidak ada perubahan, jadi silahkan masyarakat memilihnya,” kata Heriansyah.

Setelah didapatkan besaran zakat fitrah ini ucap Heriansyah, maka pihaknya akan mengirimkan surat pemberitahuan ke KUA untuk nantinya disampaikan ke masyarakat.

“Kepada KUA kami minta nanti segera menyampaikan kepada masyarakat agar diketahui. Dan nantinya dapat dibentuk panitia penerimaan zakat di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Seluma,” sampai Kakan Kemenag Seluma.(aba) 

Erwin Octavian Pastikan Tak Maju Pilkada Seluma Bengkulu

0
Bupati Seluma Erwin Octavian, SE mengajak Kecamatan dan pemerintahan desa untuk kembali menggalakan dan menggiatkan budaya gotong-royong untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) ringga menghitung bulan. Jika tidak ada kendala dan perubahan, Pilkada 2024 akan digelar pada November 2024 mendatang. Serentak di gelar se Indonesia.

Namun di luar perkiraan Bupati Seluma Erwin Octavian memastikan diri, tidak lagi maju pada bursa Pilkada Seluma tahun 2024 ini. Dengan alasan memberikan kesempatan kepada putra daerah lainnya yang terbaik untuk memimpin Seluma lima tahun mendatang.

“Kita istirahat dulu. Kita berikan kesempatan kepada putra daerah lainnya untuk memimpin dan membangun Kabupaten Seluma,” sampai Erwin saat wawancara pribadi kepada Warnabengkulu.co.id.

Erwin mengatakan dirinya telah berusaha dan berjuang untuk memajukan Kabupaten Seluma. Berbagai upaya telah dilakukan agar Kabupaten Seluma dapat merasakan pembangunan.

“Saya ingin Seluma ini maju, masyarakat harus merasakan program pembangunan. Siapa pun nanti yang dipilih masyarakat, pembangunan harus tetap dilanjutkan,” pesan Erwin.

Lima program yang menjadi prioritas di era kepemimpinan dirinya kata Erwin semua telah dirasakan oleh masyarakat. Namun karena keterbatasan anggaran, semua belum dapat merasakan. Terutama program 1000 jalan mulus, yang saat ini masih menyisahkan beberapa ruas jalan yang belum dibangun.

“Dengan maksimal saya telah berusaha mencari anggaran untuk mewujudkan semua program. Namun masih banyak yang belum terwujud, semoga nanti dapat dilanjutkan,” sampainya.

Terkait dirinya yang tidak lagi maju pada Pilkada mendatang, Erwin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Seluma. Namun dirinya mengatakan akan terus berkontribusi untuk memajukan Kabupaten Seluma.

“Kepada masyarakat Seluma, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan selama saya mengemban amanah sebagai Bupati Seluma. Semoga siapa pun nanti yang terpilih, tetap konsisten untuk membangun dan memajukan Kabupaten Seluma,” sampai Erwin.(aba) 

Telusuri Aliran Dana Korupsi DPRD Seluma, Jaksa Tunggu Fakta Persidangan Tiga Terdakwa

0
Yayan/Warnabengkulu.co.id---Kasi Pidsus Kejari Seluma Ahmad Gufroni, SH, MH menjelaskan bahwa hasil penilaian KJPP akan menjadi dasar penghitungan kerugian negara perkara tukar guling lahan Murman Efendi-Pemkab Seluma

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Hasil audit tim ahli ditemukan kerugian negara (KN) sebesar Rp 1,5 Miliar dari pengelolaan anggaran di Sekretariat DPRD Seluma tahun 2021. Tiga tersangka yang kini telah menjadi terdakwa, tengah menjalani persidangan di PN Tipikor Bengkulu.

Tiga terdakwa tersebut yakni mantan Plt Sekwan M. Husni, mantan Bendahara Rahmat Effendi dan PPTK Salamun. Ketiga terdakwa ini telah mengembalikan kerugian negara tersebut sebesar Rp 173 juta.

Kajari Seluma Wuriadi Paramitha melalui Kasi Pidsus Ahmad Gufroni mengatakan pihaknya masih terus menelusuri aliran dana pada pengelolaan belanja operasional Sekretariat DPRD Seluma tahun 2021 ini.

“Masih kita telusuri, namun kita masih tunggu fakta persidangan dari tiga terdakwa ini,” kata Kasi Pidsus.

Diakui Kasi Pidsus, dari total kerugian negara Rp 1,5 Miliar tersebut sebelumnya juga telah dilakukan pengembalian. Dengan adanya pengembalian Rp 173 juta, maka KN tinggal menyisahkan Rp 263 juta.

“Kerugian negara ini timbul dari 11 item kegiatan dalam pengelolaan belanja rutin tahun 2021 tersebut. Pengakuan tiga terdakwa juga saksi-saksi telah kita dapatkan untuk aliran dana tersebut,” ungkapnya.

Total ada 143 saksi yang telah dimintai keterangan dalam perkara ini ucap Ahmad Gufroni. Pihaknya juga telah mendapatkan list aliran dana sesuai dengan total kerugian negara Rp 1,5 Miliar.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam perkara ini. Namun kami harus mencukupi semua bukti yang diperlukan, yang salah satunya dari fakta persidangan yang saat ini masih digelar di PN Tipikor Bengkulu,” pungkasnya.(aba)

Pemdes Suban Seluma Bengkulu, Diminta Tuntaskan Pengembalian KN Rp 631 Juta

0
Yayan/Warnabengkulu.co.id--- Kasatreskrim Polres Seluma AKP Dwi Wardoyo menjelaskan terkait audit temuan Kerugian negara pengelolaan dana desa Suban Kecamatan Semidang Alas tahun 2019 dan tahun 2020 yang mencapai Rp 631 juta, Jum'at (15/3) 2024)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Seluma meminta pemerintahan Desa Suban Kecamatan Semidang Alas untuk segera menuntaskan pengembalian kerugian negara yang totalnya mencapai Rp 631 juta.

Kerugian negara ini ditemukan pasca dilakukannya audit oleh APIP Inspektorat Seluma pada pengelolaan dana desa tahun 2019-2020.

Kapolres Seluma AKBP Arief Eko Prasetyo melalui Kasatreskrim AKP Dwi Wardoyo mengatakan waktu 60 hari yang diberikan untuk menuntaskan pengembalian temuan KN ini telah berakhir 8 Maret lalu.

“Batas pengembaliannya telah berakhir 8 Maret lalu. Jadi saat ini kami telah memiliki wewenang untuk mengusut ini,” terang Kasatreskrim.

Dijelaskan Kasatreskrim, selama kurun waktu pengembalian. Pemdes Suban telah menindaklanjuti namun belum tuntas, masih menyisahkan Rp 426 juta dari total temuan sebesar Rp 631 juta tersebut.

“Sudah ada pengembalian sebesar Rp 205 juta, jadi masih menyisakan Rp 426 juta lagi yang belum dikembalikan,” kata Kasatreskrim.

Untuk itu lanjut Kasatreskrim, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mulai memproses perkara ini. Dengan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terkait untuk dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi.

“Kita akan tindaklanjuti segera, kita jadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan dimintai keterangan terkait hal ini,” ungkapnya.

Kasatreskrim menambahkan kerugian negara Desa Suban ini dari pengelolaan anggaran APBDes tahun 2019 dan tahun 2020 yang total kerugian negaranya mencapai Rp 631 jutaan.
Kerugian negara ini dari temuan administrasi dan temuan pekerjaan fisik dalam realisasi program Dana Desa (DD) tahun 2019 dan tahun 2020.

Hasil audit Investigasi yang dilakukan APIP Inspektorat Seluma ditemukan dugaan penyelewengan dalam realisasi DD tahun 2019 dan tahun 2020 yang telah dilaksanakan ekspose bersama Satreskrim Polres Seluma.

“Untuk sisa temuan yang belum dikembalikan akan kita tindaklanjuti dan segera akan kita koordinasikan ke pihak Pemdes Suban juga Kementerian terkait,” tutup Kasatreskrim.(aba)

Besok, Gerbong Mutasi di Seluma Bergulir. Pelantikan Digelar di Gedung Daerah

0
Gambar Ilustrasi Goggle/Warnabengkulu.co.id-- Besok (13/3/2024) berembus kabar Pemkab Seluma akan menggelar mutasi yang dilaksanakan di gedung daerah Serasan Seijoan

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pasca libur panjang atau cuti bersama ASN, berembus kabar besok (13/3/2024) gerbong mutasi akan diledakan Pemkab Seluma. Penelusuran media ini, beberapa pejabat yang masuk dalam daftar sudah menerima undangan pelantikan mutasi tersebut.

“Iya, saya telah mendapat undangannya. Besok pelantikan di Gedung daerah pukul 09.00WIB,” terang sumber Warnabengkulu.co.id yang minta namanya tak disebut.

Menurutnya mutasi yang dilaksakan ini syarat dengan kepentingan. Bukan hanya untuk menghadapi Pilkada, tetapi juga pengelolaan keuangan di OPD.

“Kalau bagi saya mutasi itu biasa. Saya menuruti garis dan skenario tuhan saja, yang penting saya telah melaksakan pekerjaan sesuai dengan aturan dan tupoksinya,” katanya.

Terkait siapa saja yang masuk dalam gerbong mutasi, sumber media ini enggan berkomentar. Dirinya mengatakan banyak pejabat yang bergeser di mutasi terakhir di masa kepemimpinan Erwin Octavian dan Gustianto ini.

“Banyak, pastinya lihat saja besok pukul 09.00WIB di gedung daerah,” tutupnya.(aba) 

Kejari Seluma Geledah Kantor Disperkimhub, BPN dan Tapem, Usut Tuntas Perkara Tukar Guling Lahan 19 Hektare

0
HO Kejari Seluma/Warnabengkulu.co.id-- Terlihat tim Pidsus Kejari Seluma melakukan penyegelan berangkas karena tidak ditemukan kunci saat penggeledahan, Selasa siang (5/3/2024)

WARNABENGKULU.CO.ID– Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma tadi siang (5/3/2024) sekira pukul 13.30WIB melakukan penggeladahan tiga kantor di lingkungan Pemkab Seluma. Tiga kantor tersebut yakni ATR/BPN, Tata pemerintahan (Tapem) dan Disperkimhub.

Kajari Seluma Wuriadi Paramitha melalui Kasi Pidsus Ahmad Gufroni mengatakan penggeladahan ini berkaitan dengan perkara tukar guling aset yang dilaporkan mantan Bupati Seluma Murman Efendi.

“Iya, kita lakukan penggeledahan tiga kantor yaitu BPN, ruang Tata Pemerintahan dan Kantor Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan. Mencari dokumen yang berkaitan dengan perkara tukar guling ini,” terang  Kasi Pidsus Ahmad Gufroni, dikonfirmasi petang ini (5/3/2024).

Penggeladahan ini kata Kasi Pidsus untuk mencari berkas dan melengkapi bukti tukar guling aset lahan Pemkab Seluma seluas 19 hektare dengan lahan milik Murman Efendi di Kelurahan Sembayat Kecamatan Seluma Timur tahun 2008 lalu.

“Kita mencari semua berkas yang berkaitan dengan perkara tukar guling lahan ini. Karena tiga kantor ini berkaitan dan memiliki peran jadi kita lakukan penggeledahan,” kata Ahmad Gufroni.

Penggeladahan memakan waktu cukup lama di tiga kantor tersebut. Sekira 3,5 jam penggeledahan baru usai, semua brangkas tempat penyimpanan dokumen kantor tak luput dari penggeledahan ini.

“Beberapa dokumen kita temukan berkaitan dengan tukar guling tahun 2008 ini. Di BPN kita temukan sertifikat lahan tukar guling di lokasi Keluranan Sembayat tahun 2008-2009,” jelas Kasi Pidsus.

Lanjutnya untuk di ruang Tapem Setda Seluma berhasil didapat dokumen pembebasan lahan mulai tahun 2003-2009. Sementara di Disperkimhub berhasil di dapat dokumen sertifikat pemilik lahan sebelum dibebaskan oleh Bengkulu Selatan.

Namun masih ada 2 brankas yang belum dilakukan penggeledahan karena terkendala kunci, sehingga dua berangkas tersebut langsung dilakukan penyegelan, sembari menunggu kunci berangkas tersebut.

“Ada satu box dan dua koper dokumen yang berhasil kita amankan. Dua berangkas lagi masih kita lakukan penyegelan,” imbuhnya.

Semua dokumen ini nanti akan diteliti dan dipelajari ucap Kasi Pidsus. Pihaknya setelah ini kembali akan melakukan pemanggilan pihak yang terkait dalam perkara tukar guling ini.

“Semua yang terlibat akan kita panggil kembali. Kembali kita akan lakukan pengembangan sebelum nantinya kita lakukan kesimpulan terhadap perkara ini,” demikian Kasi Pidsus.(aba) 

Pemuda Asal Nanti Agung Pinta Bupati Seluma Tinjau Jembatan Batang Kelapa Di Desanya

0

Seluma||warnabengkulu.co.id – Pemuda asal Desa Nanti Agung, Kecamatan Ilir Talo, yang akrab disapa Fardo berharap dalam waktu dekat ini Pemda Seluma, terkhususnya Bupati Seluma, Erwin Octavian, S.E menyempatkan waktu meninjau jembatan batang kelapa dan sapa warga di desanya. Terutama ditengah gencarnya program sapa warga yang digelar Bupati Seluma.

Dikatakan owner beberapa media online di Kabupaten Seluma diantaranya, pensiljurnalis dan ruangjournalist.com itu, jika dibandingkan dengan beberapa jalan desa lain yang rusak parah, Jalan di desa Nanti Agung tidak begitu seberapa, tetapi jika dilihat dari dua titik akses jalan penghubung Dusun Baru – Nanti Agung, Talang Panjang – Nanti Agung, yang sudah diperbaiki dan dibangun, jalan di desanya terkesan di anak tirikan.

“Nanti Agung tercatat jelas desa di Kabupaten Seluma, tidak ada salahnya kalau Bupati juga menyapa warga Desa Nanti Agung. Saya juga sangat berharap Bupati Seluma segera dapat membangun jembatan batang kelapa di Desa tanah kelahiran saya yang nyaris amblas, sebab jembatan itu sudah banyak menelan korban, meski tidak ada korban jiwa. Apa harus menunggu ada korban jiwa terlebih dahulu baru dibangun.” tuturnya

Diungkapkannya, selain satu-satunya jalan akses milik Kabupaten Seluma, ada jalur lain yang dapat dilewati oleh warga Desa Nanti Agung apabila hendak keluar dari Desanya, yakni jalur provinsi di Desa Dusun Baru, Ilir Talo yang tak kunjung diperbaiki oleh Gubernur Bengkulu, meski pada kampanye 2019 berjanji dan berpantun akan memperbaiki lajur jalan yang saat ini sudah rusak parah layaknya kubangan dan kolam ikan.

Gambar jembatan batang kelapa penghubung desa nanti agung menuju desa talang panjang

“jalur lain ada, bahkan pekerjaannya belum lama ini dilaksanakan, tapi yang dibangun hanya sebatas perbatasan Dusun Baru – Nanti Agung, Talang Panjang – Nanti Agung, sementara jalan Desa Nanti Agung tak kunjung diperbaiki, apa salah kalau saya mengatakan terkesan dianak tirikan.?, “tandas design programmer website yang berdomisili di Kelurahan Selebar, Kecamatan Seluma Timur, itu sembari tersenyum.

Diungkapkannya, dirinya tentu punya alasan kenapa berkata demikian. Pasalnya dari dua titik akses yang sudah dibangun sebelumnya seakan-akan ada unsur kesengajaan hanya menyisakan jalan Nanti Agung yang tidak dibangun.

“ada apa dengan desa Mantan Sekda Seluma itu, Seolah-olah ada kesan tidak baik di desa Nanti Agung, Ilir Talo. Apa takut dikorupsi seperti pada pembangunan jalan Nanti Agung pada periode 2009-2014,”tanyanya, seolah mengingatkan kasus korupsi pembangunan jalan di desanya puluhan tahun yang silam.

Orang yang bernama Asli Hendri Johan itu mengatakan, pada Pilkada mendatang yang tinggal hitungan bulan, siap berpartisipasi aktif memenangkan Erwin Octavian, pada kontestasi Pilbup Seluma 2024, apabila pembangunan jalan terkhususnya jembatan Batang Kelapa di Desa Nanti Agung, Kecamatan Ilir Talo, yang nyaris amblas diperbaiki dan dibangun.

“itu bukan janji, tapi kami siap memenangkan Erwin Octavian, kalau jalan dan jembatan Batang Kelapa penghubung Desa Nanti Agung dan Talang Panjang dibangun. Terkhususnya saya secara pribadi akan aktif mengkampanyekan Erwin Octavian, S.E.”ungkap pemuda yang aktif diberbagai organisasi itu mengakhiri. (WB).

Ramadhan, Stok Beras di Kaur Bengkulu Dipastikan Aman. Segini Besaran Harganya

0
Keky/Warnabengkulu.co.id- Niko (42) Distributor beras Desa Gedung Sako 1 Kecamatan Kaur Selatan memastikan stok beras aman jelang dan selama ramadhan 1445 Hijriah mendatang, pagi ini (4/3/2024)

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR- Stok atau ketersediaan beras di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dipastikan aman jelang dan selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah mendatang.

Penelusuran Warnabengkulu.co.id, saat ini harga beras kelas premium mengalami penurunan harga. Jika sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram, turun sebesar Rp 500 menjadi Rp 15.500 per kilogram.

“Iya, untuk beras premium mengalami penurunan harga Rp 500. Saat ini kami jual seharga Rp 15.500 per kilogramnya,” terang Niko (42), Distributor beras Desa Gedung Sako 1 Kecamatan Kaur Selatan kepada Warnabengkulu.co.id, pagi ini (4/3/2024).

Niko memastikan ketersediaan beras aman selama bulan Ramadhan mendatang. Namun dirinya tidak berani menjamin untuk ketetapan harga, naik atau kembali mengalami penurunan.

“Kalau stok kita pastikan aman. Namun untuk harga ini tidak bisa kita jamin, bisa naik dan bisa juga turun lagi,” katanya.

Namun ucapnya harga ini akan terus konsisten, sehingga masyarakat tidak mengeluh harga beras yang naik menjelang Ramadan. Sehingga semua dapat fokus melaksanakan ibadah puasa selama Ramadhan 1445 Hijriah ini.

“Untuk stok di gudang saya ini ada15 ton, sehingga saya jamin mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” tukasnya.

Lanjutnya untuk harga beras jenis medium Rp 15 ribu per kilogram, beras premium Rp 15.500 per kilogram dan beras super premium Rp 16 ribu per kilogramnya.

“Biasanya untuk masyarakat menengah ke bawah jenis medium dan premium yang dicari. Sedangkan super premium hanya sebagian saja dan itu peminatnya ekonomi menengah ke atas,” imbuhnya.

Terpisah, warga Desa Pasar Palembang, Firman (35) yang memiliki usaha warung makan membenarkan adanya penurunan harga beras tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan warung miliknya ia mengunakan beras jenis premium.

“Mudah-mudahan harganya tidak naik lagi. Bagusnya lagi kembali turun, sehingga masyarakat tidak mengeluh dengan tingginya harga beras ini,” sampai Firman.(kky)

Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman, Dandim 0425 dan Disperindagkop UKM Seluma Sapa Pedagang di Pasar Sembayat

0
HO Kodim 0425/Warnabengkulu.co.id- Dandim 0425/Seluma Letkol (Arh) Deddy Hendaryatmoko memantau dan memastikan ketersediaan sembako dan harga aman jelang ramadhan 1445 Hijriah, di Pasar Induk Seluma di Kelurajan Sembayat Minggu pagi (3/3/2024)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Memastikan stok ketersediaan sembako aman jelang puasa ramadhan 1445 hijriah, Dandim 0425/Seluma, Disperindagkop UKM, Dinas Ketahanan Pangan turun ke pasar induk Seluma di Kelurahan Sembayat Kecamatan Seluma Timur, Minggu pagi (3/3/2024).

Dandim 0425/Seluma menemui dan menyapa pedagang menanyakan dan memastikan ketersediaan sembako aman dan tercukupi khususnya di wilayah Kabupaten Seluma. Turut serta dalam kegiatan ini asisten 2 Almedian Saleh, Polres Seluma, Kepala DKP Amri, Pengawas Perdagangan Disperindagkop UKM Elyta Prisi serta Satpol PP dan Damkar.

“Iya, kita turun ke pasar bersama Pemkab Seluma. Memastikan ketersediaan sembako atau pangan khususnya menghadapi bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jalani,” jelas Dandim 0425/Seluma Letkol (Arh) Deddy Hendaryatmoko.

Dalam kesempatan itu Dandim 0425/Seluma langsung berdialog dengan para pedagang, khususnya pengaru atau dampak dengan naiknya harga beras saat ini.

“Kita cek harga juga tadi, jadi dipastikan semua masih aman dan stabil. Walau harga beras saat ini mengalami kenaikan,” kata Dandim.

Untuk beras Dandim memastikan aman dan tercukupi. Namun demikian dirinya meminta Pemkab Seluma segera mengambil sikap, agar tidak terjadi kelangkaan beras ini ke depannya.

“Kita akan terus pantau ketersediaan pangan ini. Karena ini perintah langsung dari atasan kita, jadi secara periodik kita akan cek dan pantau terus perkembangannya,” ucap Dandim.

Sementara itu Kadisperindagkop UKM Seluma Wanharudin melalui Pengawas Perdagangan Elyta Prisi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi ke Bulog Divre Bengkulu untuk melaksanakan operasi pasar.

“Telah kita koordinasikan ke pihak Bulog Divre Bengkulu untuk melaksanakan operasi pasar. Kita tunggu jadwal dulu, mudahan sebelum Ramadhan ini telah dapat dilaksanakan di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma,” sampai Elyta Prisi. (aba)