Beranda blog Halaman 38

Bupati Teddy Rahman Buka Resmi Rangkaian Kegiatan HUT 22 Seluma, Ini Pesannya Untuk ASN dan Masyarakat

0
LEPAS BALON- Bupati dan Wakil Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM -Drs. H. Gustianto bersama pejabat dan Forkopimda melepas balon menandai dimulainya rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Seluma ke 22, di halaman Kantor Bupati Rabu (14/5/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman membuka secara resmi rangkaian kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke 22 Kabupaten Seluma tahun 2025, Rabu (14/5/2025).

Pembukaan digelar di halaman kantor bupati Seluma di Pematang Aur Kelurahan Talang Saling Kecamtan Seluma. Pembukaan dihadiri ASN dan tenaga honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Seluma.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa momen HUT Seluma merupakan momen evaluasi dan introspeksi diri. Terhadap apa yang telah diperbuat untuk Kabupaten Seluma setahun lalu.

“Momen HUT Kita evaluasi dan introspeksi diri. Apa yang telah kita perbuat untuk Seluma setahun belakangan. Sudah maksimal atau jalan di tempat, kita introspeksi ini,” kata Teddy Rahman.

Dengan momen HUT ini Teddy mengajak ASN sama-sama menyadari bahwa masyarakat adalah bagian dari Pemkab Seluma. Karena itu masyarakat harus terlibat dalam semua kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Seluma.

“Harus sama-sama kita ketahui, masyarakat adalah bagian dari Pemkab Seluma. Karena itu masyarakat harus terlibat, seperti dalam HUT ini,” kata Bupati.

Untuk ASN dan tenaga honorer ucap Wabup harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Jangan berbuat hal buruk, yang dapat membuat gaduh di masyarakat.

“Bapak, ibu ASN dan tenaga honorer adalah cerminan Pemkab Seluma. Jaga selalu sikap dan etika di lingkungan tempat tinggal. Saya dan pak Wabup titip salam untuk masyarakat,” sampai Teddy Rahman.

Untuk kegiatan HUT ini ucap Teddy, masyarakat harus dilibatkan dan ikut merasakan uoforia HUT 22 ini. Setiap kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ini, masyarakat harus dilibatkan. Baik sebagai panitia maupun sebagai peserta.

“Sampaikan, kabarkan ke masyarakat kegiatan HUT ini. Dalam setiap kegiatan saya dan pak wabup ingin ada masyarakat yang terlibat, tidak hanya kita di Pemkab Seluma,” perintah Teddy Rahman.

Pembukaan rangkaian HUT 22 Kabupaten Seluma tahun 2025 ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati dan Wabup Seluma. Bersama pejabat dan Forkopimda di lingkungan Pemkab Seluma.

Untuk diketahui ada 6 kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Seluma meyambut dan memeriahkan HUT 22 ini. Pertama Turnamen sepak bola, volleyball, lomba kartu song, Tenis Meja dan jalan santai.(aba) 

16 Keluarga Penerima Manfaat Desa Taba Mutung Terima Bantuan Langsung Tunai

0

Warna Bengkulu.co.id//Bengkulu Tengah– Ada sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Taba Murung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2025. Penyaluran dilakukan pada Rabu ( 14/05/2025).

Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 1.500.000/ 5 bulan. Dalam 1 bulan Bantuan yang diberikan masing-masing sebanyak Rp 300.000,-. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi warga kurang mampu. Tergolong dalam masyarakat miskin ekstrim.

Kepala Desa Taba Mutung Erpan mengatakan bahwa bantuan disalurkan sudah sesuai dengan kriteria aturan yang berlaku. Sehingga yang mendapatkan bantuan benar-benar masyarakat yang sudah melalui seleksi.

“ sudah melalui seleksi dan aturan yang ada untuk penerima KPM ini. Semoga para penerima KPM dapat menggunakan bantuan ini dengan bijak dan sesuai kebutuhan,” ungkap Erpan.

Sementara itu, Camat Karang Tinggi, Deby Septika, S.STP., M.Si melalui Kasi Pmd Kecamatan Karang Tinggi Wilis Tri Nengsih, S.Sos mengatakan bahwa penyaluran BLT DD merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu warga desa yang membutuhkan. Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan dana bantuan secara tepat.

“Kami berharap penerima dapat memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan dasar. Ini bagian dari upaya memastikan dana desa benar-benar memberi dampak langsung dan nyata bagi masyarakat,” tutup Nengsih. (Btg/Adv)

Fenomena Melonjaknya Harga Kopi, Ditengah Menurunnya Hasil Panen Petani di Seluma Bengkulu

0
PETANI KOPI- Saat ini petani kopi mulai memasuki musim panen, namun hasil panen tidak maksimal walau harga jual saat ini tinggi mencapai Rp 70 ribu per kilogram

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Harga jual kopi kering saat ini terus mengalami kenaikan. Data didapat, saat ini harga jual kopi kering mencapai Rp 67 ribu per kilogram. Bahkan ada sebagian tauke atau pengepul membeli dengan harga Rp 70 ribu per kilogram.

Di Kabupaten Seluma, tepatnya di Desa Cawang Kecamatan Lubuk Sandi naiknya harga Kopi ini belum begitu berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi. Sebab hasil panen menurun drastis di musim panen tahun 2025 ini.

Menurunya hasil panen ini ditenggarai oleh cuaca ekstrem yang terus melanda Kabupaten Seluma hingga saat ini. Bunga kopi tidak menjadi buah yang sempurna, banyak yang menghitam dan akhirnya membusuk. Karena tidak mendapat sinar matahari yang cukup, akibat hujan yang terus turun saat musim kopi berbunga.

Fenomena ini sudah sering dialami petani kopi, sehingga menjadi momok yang sangat menakutkan. Mimpi untuk meningkatkan ekonomi keluarga, di tengah naiknya harga kopi gagal akibat menurunnya Hasil panen.

Melihat kegagalan petani kopi yang sering berulang ini, sudah sepatutnya pemerintah turun tangan. Penyuluhan dan pembinaan menjadi langkah yang tepat, agar di musim panen mendatang para petani kopi mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Peran dan campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan oleh petani agar bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal. Karena mayoritas petani kopi ini minim pengetahuan tentang budidaya kopi. Hanya bermodalkan semangat dan tenaga, membuka lahan untuk dijadikan kebun kopi.

Seperti contoh kecil, hingga saat ini petani kopi tidak mendapatkan fasilitas pupuk subsidi. Padahal sesuai aturannya, petani kopi memiliki hak untuk mendapatkan pupuk yang disubsidi oleh pemerintah, sesuai dengan yang diatur oleh Permentan Nomor 10 Tahun 2022.

Ketidaktahuan petani akan program pemerintah, menjadi salah satu kendala para petani kopi ini tidak tersentuh program ini. Sehingga pemerintah harus turun langsung melakukan sosialisasi. Sosialisasi melalui media tidak efektif, karena para petani kopi ini masih gaptek terhadap teknologi.

Banyak masyarakat menggantungkan hidup dari berkebun kopi ini. Akankah pemerintah terus diam, membiarkan para petani kopi berjuang sendiri. Mengandalkan tenaga dan semangat untuk mewujudkan mimpi keluarga.

Semoga melalui tulisan ini, pesan dan jeritan para petani kopi didengar oleh pemerintah. Petani kopi juga butuh perhatian, butuh pembinaan dan penyuluhan serta pupuk subsidi.(**) 

Penulis: Juliadi Saputra
Mahasiswa UIN Fatmawati Bengkulu
Fakultas: Usuludin,Adab dan Dakwa

 

Disperindagkop UKM Seluma dan BPOM Bengkulu, Cek Produk di Minimarket dan Retail Modern

0
Yayan Hartono/Warnabengkulu.co.id-- Disperindagkop UKM Seluma bersama BPOM Bengkulu saat mengecek barang atau produk yang dijual di minimarket di Kelurahan Pasar Tais, Senin (12/5/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Seluma melakukan pengecekan barang atau produk berbahaya di sejumlah minimarket dan retail modern yang ada di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

Pemantauan ataupun pengecekan barang dan produk berbahaya ini dilaksanakan bersama Balai Pengawasan Obat Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu, Senin (5/5/2025). Satu persatu minimarket dan retail modern didatangi dan di cek seluruh barang serta produk yang di jual.

Kadisperindagkop UKM Seluma Wanharudin melalui Pengawas Perdagangan Elyta Prisi menuturkan pengecekan barang atau produk berbahaya ini rutin dilakukan untuk memastikan semua produk yang dijual di minimarket dan retail modern aman di pakai dan dikonsumsi masyarakat Seluma.

“Kita bekerjasama dengan BPOM Bengkulu melakukan pengecekan ini. Semua retail modern dan minimarket kita datangi dan semua barang yang di jual kita periksa,” terang Elyta Prisi di sela pengecekan di Kelurahan Pasar Tais, Senin (5/5/2025).

Pemeriksaan atau pengecekan yang dilakukan meliputi masa berlaku produk atau expired kata Elyta Prisi. Selain itu kandungan yang terdapat dalam produk juga diperiksa untuk memastikan produk atau barang tersebut aman di gunakan oleh masyarakat.

“Masa berlaku produk kita cek satu persatu. Termasuk kandungan dalam produk tersebut, semua kita cek dan periksa dengan teliti dan seksama,” jelas Elyta Prisi.

Dari pengecekan ini lanjut Elyta Prisi, tidak ditemukan produk yang berbahaya maupun expired. Namun ada ditemukan beberapa produk yang telah mendekati masa kedaluwarsa, sehingga diminta untuk tidak di jual lagi oleh minimarket.

“Secara spesifik tidak ada kita temukan barang atau produk berbahaya. Namun ada kita temukan barang yang mendekati waktu expired, sehingga langung kita minta pemilik toko untuk menarik produk tersebut,” ungkap

Elyta Prisi. Pemeriksaan dan pengecekan ini tambah Elyta Prisi, dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan membeli produk ini

“Kami himbau juga kepada masyarakat sebelum membeli produk untuk memperhatikan masa berlaku atau expired. Jika telah mendekati, tidak usah dibeli. Jika menemukan dapat langsung melapor ke Disperindagkop UKM Seluma agar dapat ditindaklanjuti segera,” pesan Elyta Prisi.(aba)

Senator RI Destita Khairilisani Minta Kementerian Kebudayaan Beri Perhatian Untuk Seniman Bengkulu

0
MENTERI KEBUDAYAAN-Anggota DPD RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon

WARNABENGKULU.CO.ID, JAKARTA– Anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, meminta Kementerian Kebudayaan RI untuk memberikan perhatian lebih kepada para seniman di daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

“Kami di Bengkulu memiliki banyak seniman dan budayawan yang aktif, tetapi mereka masih minim dukungan. Yang mereka butuhkan adalah ruang dan fasilitasi agar bisa terus berkarya dan mempertahankan budaya lokal,” ujar Destita.

Dalam forum tersebut, Destita mengapresiasi sejumlah program kementerian seperti dana abadi kebudayaan, revitalisasi taman budaya, dan kegiatan seni nasional. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa komunitas seni dari daerah juga mendapat akses yang adil terhadap program-program tersebut.

“Kami memiliki Taman Budaya yang cukup terjaga oleh pemerintah daerah, namun perlu dukungan lebih dari pusat agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku seni. Kami harap ada perhatian lebih dari kementerian,” katanya.

Destita juga mengusulkan agar seniman Bengkulu dapat berpartisipasi dalam Pekan Kebudayaan Nasional serta berbagai agenda di Galeri Nasional Indonesia. Menurutnya, pelibatan aktif seniman daerah penting agar kekayaan budaya Indonesia tidak hanya tersentralisasi di ibu kota.

“Seniman kami siap tampil. Kalau diberikan kesempatan dan dukungan, saya yakin karya mereka bisa dikenal secara nasional, bahkan internasional,” lanjutnya.

Aspirasi tersebut dipertegas seniman Bengkulu yang memantau dan menanggapi melalui kolom komentar dalam live rapat kerja DPD RI. Doni Oktavianto misalnya, yang meminta dukungannya atas keterbatasan anggaran pelaku seni di daerah untuk mengadakan Festival.

“Kami mohon dukungannya agar anak-anak seniman ini hidup bakatnya bisa tersalurkan melalui lomba musik dan Tari. Bakat anak-anak nyo padek tapi keterbatasan biaya,” tulisnya.

Rendy Kurniawan juga demikian. “Yang kami terkendala Bu ketika kami, mendapat undangan dari festival internasional kami selalu terkendala dengan biaya perjalanan sembaring memperkenalkan karya dan musik dhol ethnic Bengkulu.” sampainya.(aba)

Anggota DPD RI Apt Destita Khairilisani Undang Menteri Kebudayaan Hadir di Festival Tabut 2025

0
UNDANG MENTERI KEBUDAYAAN- Senator RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM mengundang Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk hadir langsung pada perayaan festival Tabut di Bengkulu yang akan digelar pada 27 Juni-6 Juli 2025 mendatang

WARNABENGKULU.CO.ID, JAKARTA– Anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapi) Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, MSM, mengundang Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon untuk hadir dan memberikan dukungan langsung penyelenggaraan Festival Tabut 2025, yang akan digelar pada 27 Juni hingga 6 Juli 2025 mendatang.

Permintaan tersebut disampaikan senator RI yang akrab disapa kerudung putih ini dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI bersama Kementerian Kebudayaan di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Rapat ini membahas pelindungan dan pelestarian budaya nusantara serta program prioritas Kementerian Kebudayaan tahun 2025 di seluruh provinsi di Indonesia.

“Di Bengkulu kami punya warisan budaya bernama Tabut. Tahun ini akan dilaksanakan lebih besar dengan mengundang para duta besar negara-negara tetangga. Kami sangat berharap Bapak Menteri bisa hadir langsung menyaksikan Festival Tabut inidi Provinsi,” sampai Destita.

Destita mengatakan kehadiran langsung Menteri Kebudayaan akan memberikan dampak signifikan terhadap promosi budaya daerah di Bengkulu. Kehadiran Menteri Kebudayaan akan menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pelestarian warisan budaya lokal di daerah.

Destita juga menyampaikan bahwa masyarakat Bengkulu, khususnya para budayawan. Sangat berharap adanya penguatan terhadap budaya lokal sebagai respon terhadap arus deras budaya asing yang masuk ke Indonesia.

“Kita harus memperkuat budaya kita agar tidak diklaim negara lain. Bahkan batik pun pernah diakui oleh Malaysia. Sebab itu penguatan budaya lokal harus kita dorong agar tidak tergerus oleh budaya asing yang saat ini semakin deras masuk ke Indonesia,” ungkap Destita.

Destita juga mengusulkan ke Menteri Kebudayaan agar Bengkulu dapat dilibatkan dalam Pekan Kebudayaan Nasional dan kegiatan di Galeri Nasional Indonesia. Karena di momentum seperti inilah komunitas seni Bengkulu mendapatkan akses terhadap dana abadi kebudayaan dan dukungan revitalisasi taman budaya di daerah.

“Seniman kami siap tampil, kami butuh ruang dan dukungan. Jika pemerintah pusat hadir lebih dekat, saya yakin seni tradisional kita akan tumbuh dan menjadi lebih kuat,” tukasnya.

Destita juga menyinggung keberadaan dana abadi kebudayaan yang diharapkan dapat diakses oleh komunitas seni dari daerah, termasuk Bengkulu. Destita juga menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi taman budaya dan berharap Taman Budaya Bengkulu mendapat dukungan tambahan agar semakin aktif menjadi ruang pentas seni dan ekspresi budaya Bengkulu.

“Revitalisasi Taman Budaya merupakan salah satu program dari Kementerian Kebudayaan. Kami di Provinsi Bengkulu memiliki Taman Budaya yang cukup terjaga. Tapi kami berharap bisa mendapatkan dukungan lebih agar teman-teman pelaku seni ini bisa tampil dan berpentas,” pungkasnya.(aba)

Danrem 041/Gamas Pimpin Tradisi Penerimaan Serta Pelepasan Warga Korem 041/Gamas

0

Warna Bengkulu.co.id//Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen memimpin upacara Tradisi penerimaan warga baru, serah terima jabatan Kasrem 041/Gamas dan penyerahan jabatan Kasiintel Kasrem 041/Gamas, serta pelepasan warga Korem 041/Gamas. Bertempat di Koridor Korem 041/Gamas. Jum’at (9/5/2025).

Pada pelaksanaan upacara diikuti oleh Kasiren Korem 041/Gamas, para Kasi Kasrem 041/Gamas, para Dandim jajaran Korem 041/Gamas, Para Kadisjan/Balakrem 041/ Gamas dan Ketua beserta Pengurus Persit KCK Koorcabrem 041 PD II/Swj.

Dalam sambutannya, Danrem 041/Gamas mengucapkan “saya selaku Danrem 041/Gamas dan pribadi mengucapkan selamat kepada Kolonel Inf Edison S. Sinabutar, S.Sos. dan Letkol Kav Budiman, S.H. beserta istri atas amanah yang diberikan oleh pimpinan untuk menjabat sebagai Kasrem 041/Gamas dan Kasiintel Kasrem 041/gamas. segara beradaptasi dan peduli terhadap tugas-tugas serta lingkungan tempat kita bertugas yang menuntut real action (tindakan nyata) sehinga lingkungan sekitar kita akan memberikan dampak positif, untuk memecahkan masalah”.

“selanjutnya kepada Kolonel Kav Husnizon, S.I.P. saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pelaksanaan tugas, pengabdian serta kontribusinya yang positif dan membangun kepada Korem 041/Gamas. selamat menempuh pendidikan lemhanas” Sambung Danrem

Mengakhiri Sambutannya Danrem 041/Gamas berharap agar tali silahturahmi tetap terjalin dengan baik, dan semoga dapat lebih sukses lagi kedepannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Namun sebelum itu dilaksanakan acara perkenalan pejabat baru juga pesan dan kesan dari pejabat lama serta pemberian cinderamata kepada Kolonel Kav Husnizon, S.I.P. beserta istri dari Danrem 041/Gamas dilanjutkan pemberian cinderamata dari para Kasi Kasrem 041/Gamas dan Dandim jajaran Korem 041/Gamas yang diwakili oleh Dandim 0407/Bengkulu didampingi istri, atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas di Satuan Jajaran Korem 041/Gamas. (penrem041)

Stok LPG Subsidi 3 Kilogram Dipastikan Aman Sampai Idul Fitri, Perindagkop UKM Seluma Ingatkan Ini ke Agen

0
Yayan Hartono/Warnabengkulu.co.id-- Disperindagkop UKM Seluma memantau langsung ke agan LPG subsidi 3 kilogram memastikan stok dan penyaluran tepat sasaran

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Stok LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu dipastikan aman hingga hari raya idul Fitri 1446 Hijriah mendatang. Masyarakat ataupun penerima manfaat gas subsidi ini tidak perlu risau dan takut kekurangan.

Salah seorang agen atau pemilik pangkalan LPG di Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma Ahlinazar mengatakan stok gas LPG subsudi maupun non subsidi masih tersedia dan dipastikan cukup hingga hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah mendatang.

“Kami pastikan aman sampai hari raya idul Fitri ini. Baik gas yang subsidi maupun yang non subsidi,” ucap Ahlinazar, Kamis (8/5/2025).

Untuk harga lanjut Ahlinazar, sesuai dengan HET yang diberikan Pertamina. Untuk gas subsidi 3 kilogram Rp 19 ribu dan gas non subsudi tabung 5,5 Kilogram Rp 115.000.

“Harga kita ikuti aturan yang sesuai Pergub dan Pertamina, tidak ada kami lebihkan. Baik subsidi maupun non subsidi,” kata Ahlinazar.

Terpisah Kadis Perindagkop UKM Seluma Wanharudin melalui Sub Koordinator Pengawas Perdagangan, Elyta Prisi, mengingatkan para agen dan pemilik pangkalan LPG di Kabupaten Seluma untuk selalu mematuhi aturan sebagai agen dan jangan perna bermain atau berbuat curang.

“Taati aturan sebagai agen dan laksanakan. Lalu khusus untuk gas subsidi, harga ikuti sesuai Pergub mulai dari Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu,” pesan Elyta.

Terkait harga LPG subsidi 3 Kilogram ini tambahnya menyesuaikan dengan jarak tempuh. Untuk wilayah Kecamatan Sukaraja sampai Kecamatan Talo Rp 19 ribu. Lalu untuk wilayah Kecamatan Talo Kecil sampai Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) Rp 20 ribu.

“Kami Perindagkop UKM Seluma akan terus memantau dan mengawasi seluruh agen dan pangkalan yang ada. Jadi mohon kerjasamanya, untuk menaati semua aturan yang ada,” sampai Elyta.(aba)

Titik Nol Pembangunan Fisik Pemerintah Desa Talang Pauh, Dimulai

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah-
Pelaksanaan titik nol merupakan awal dimulainya suatu kegiatan berupa pembangunan fisik. Pemerintah Desa Talang Pauh kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan titik nol pada Rabu (7/05/2025) berlokasi di Desa Talang Pauh.

Adapun pembangunan fisik ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana fasilitas yang ada di desa. Supaya masyarakat bisa menjadi sejahtera dan menikmati fasilitas yang diberikan.

Menurut Kepala Desa Talang Pauh, Idil Fitri mengatakan bangunan fisik meliputi
pembangunan Sumur bor; Pembangunan Perpustakaan Desa, ayam petelor.
Seluruh pembangunan fisik untuk tahun anggaran 2025 sudah sesuai dengan hasil musyawarah bersama.

“Pembangunan fisik yang dibangun nantinya dapat di manfaatkan dengan baik serta bisa di jaga sebaik mungkin. Serta dapat berjalan semaksimal mungkin bisa di bangun sesuai rencana hasil musyawarah yang ada di dalam APBDes 2025,” ungkap Idil.

Sementara menurut Lisnawati, S.IP camat Pondok Kelapa mengatakan selaku dari pihak kecamatan memberikan nasehat serta mengontrol realisasi pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan.

“Semoga pelaksanaan pembangunan ini dapat berjalan sesuai dengan aturan yang ada, sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas sarana dan prasarana yang di bangun ini,” demikian Lismawati. (Btg)

Pembangunan Desa Pasar Pedati, Pemerintah Desa Laksanakan Titik Nol

0

Warna Bengkulu.co.id//Bengkulu Tengah
Pemerintah Desa (Pemdes) Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, melaksanakan kegiatan titik nol sebagai awal tanda dimulainya pembangunan fisik tahun anggaran 2025, pada Rabu (7/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Pondok Kelapa Lismawati, S.IP, Kasi Pmd Kecamatan, Kepala Desa Pasar Pedati beserta perangkatnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD),Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan masyarakat.

Kepala Desa Pasar Pedati Ramadan mengatakan pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur.

“Supaya masyarakat bisa mudah mengakses jalan dan dapat memangkas waktu. Adapun pembangunan berupa Jalan rabat GG.samidi 120 m x1,20 m x 0,20 m; jalan rabat GG, Ujang 100×2,50×0,20m ; sumur bor 1 unit ; pembangunan Gedung posyandu dusun 02; peningkatan gedung Posyandu dusun 03; peningkatan pelayanan publik kantor desa dan balai; pningkatan gedung perpustakaan; ketahanan pangan,” ungkap Ramadan.

Ramadan berharap agar seluruh elemen masyarakat, termasuk BPD dan instansi terkait, dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan.

“Dengan adanya pengawasan bersama, kami berharap seluruh kegiatan pembangunan dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dalam APBDes 2025,” tutup Ramadan.(Btg)