Beranda blog Halaman 37

Anggota DPD RI Destita Khairilisani Tinjau Pemukiman Warga Terdampak Gempa, Pastikan Bantuan Tak Tertunda

0
BERIKAN BANTUAN- Anggota DPD RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM memberikan bantuan terpal kepada warga terdampak gempa bumi di Perum Raflesia Kelurahan Betungan, Jum'at (23/5/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Bengkulu Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, meninjau langsung kondisi korban gempa bumi 6,3 SR, Jum’at petang (23/5/2025). Lokasi yang dikunjungi adalah Perumahan Betungan Rafflesia Asri, Kota Bengkulu. Dalam kunjungannya Destita melihat langsung dampak kerusakan dan berdialog dengan warga yang terdampak.

“Sebagai perwakilan DPD RI, kami ingin memastikan aspirasi warga terdampak tersampaikan dengan baik. Dari hasil peninjauan tadi, terlihat masih ada kebutuhan mendesak seperti tenda darurat dan perlengkapan logistik. Kita lihat tadi banyak yang masih tidur di luar karena rumahnya rusak,” ungkap Destita.

Destita menambahkan pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga kepada instansi terkait agar penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.

“Insya Allah aspirasi ini akan kami sampaikan agar bantuan bisa segera datang sesuai kebutuhan. Kami juga melihat distribusi makanan sudah mulai berjalan, tim kesehatan dan Kementerian Sosial juga sudah mulai turun ke lapangan,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat, untuk menangani dampak bencana secara cepat dan tepat.

“Yang penting kita kolaborasi agar bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran,” ucapnya.

Kepada warga terdampak, Destita menyampaikan pesan empati dan mendoakan para korban agar tetap kuat. Destita berharap para korban yang terdampak dapat segera bangkit dan pulih dari musibah gempa yang terjadi.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga semua tetap tabah, sehat, dan sabar. Mari kita saling bantu, insya Allah tidak terjadi gempa yang lebih besar lagi, dan kondisi bisa segera pulih.” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Betungan, Ismail menjelaskan sejumlah bantuan mulai disalurkan. Seperti terpal, makanan siap saji, dan roti baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta.

“Pembagian bantuan akan dilakukan besok secara merata sesuai kesepakatan. Tapi terpal masih sangat kurang, ini penting mengingat cuaca yang tidak menentu,” tukasnya.

Disisi lain, Plt Lurah Betungan, Nanto Sinarman menyampaikan bahwa hingga pukul 22.00 WIB, terdata 243 kepala keluarga terdampak gempa bumi magnitudo 6.3. Dari jumlah tersebut baru sekitar 50 terpal yang tersedia untuk keluarga dengan kondisi rumah rusak parah.

“Masih ada kekurangan sekitar 80 terpal lagi. Dari pendataan sementara, di Perumahan Betungan Rafflesia Asri ini terdapat 243 KK terdampak, dengan hampir 20 rumah masuk kategori rusak berat,” Sampai Ismail.

Lurah mengapresiasi kunjungan Senator RI Destita yang menjadi bukti kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi untuk percepatan pemulihan pasca-bencana di wilayah terdampak. Dalam kesempatan itu Senator juga memantau kesiapan dapur umum dan turut menyerahkan bantuan berupa logistik kebencanaan.(aba)

Gempa di Bengkulu, Danrem 041/Gamas Tinjau Lokasi Yang Terdampak

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu – Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen melakukan peninjauan ke lokasi perumahan yang terdampak gempa di Perumahan Raflesia Asri Kel. Betungan Kec. Selebar, Kota Bengkulu pada Minggu (25/5/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi lapangan dan memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan dengan efektif kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Gempa bumi ini memang menimbulkan kerusakan cukup parah pada beberapa bangunan, termasuk rumah-rumah warga. Oleh karena itu, kita perlu memastikan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Danrem 041/Gamas.

Dalam kunjungannya, Danrem 041/Gamas juga berinteraksi langsung dengan warga setempat, mendengarkan langsung cerita dan kesulitan mereka pasca gempa. Beliau juga meninjau proses evakuasi dan distribusi bantuan yang sedang berlangsung.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan lembaga terkait untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat,” tambah Danrem.

Peninjauan ini juga diiringi dengan penyerahan bantuan logistik dari PNBP dan material dari Pemprov Bengkulu untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa serta dukungan Kesehatan dari TNI. Danrem 041/Gamas berharap agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal dan kondisi daerah dapat pulih sepenuhnya.

Hadir juga dalam peninjauan ini, Gubernur Provinsi Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Walikota Bengkulu, Para Kasi Kasrem 041/Gamas, Deputi 1 PNBP, Dandim 0407/KB, Dandenkesyah 02.04.01 Bengkulu, Dandenhubrem 041/Gamas dan Kepala Basarnas Provinsi Bengkulu.(Btg)

Panitia Kegiatan Dispora Benteng Pertanyakan Uang Operasional Sejak Tahun 2024 

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah – Panitia kegiatan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang sudah melaksanakan kegiatan penyelenggaraan olahraga Bola Basket  bergengsi 3×3 Benteng Cup 2 Tingkat Se-Sumbagsel pada Desember 2024 tahun lalu, mempertanyakan uang operasional,  padahal  kegiatan sudah dilaksanakan tapi belum di bayarkan hingga kini. Sementara informasi yang diperoleh ada cabang olahraga lain yakni Silat, yang juga melaksanakan infonya sudah dibayarkan.

Sekedar mengulas, peserta yang turut hadir merupakan peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA dan Umum baik putra maupun putri. Adapun peserta berasal dari Daerah Provinsi Bengkulu dan ada juga dari luar Provinsi Bengkulu seperti Sumatera Selatan (Sumsel)

Sudah memasuki akhir bulan mei 2025 uang operasional selama perlombaan belum menuai titik terang.

Salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya mengatakan  kegiatan ini sudah dijalankan akhir tahun 2024, janjinya kegiatan ini operasional akan diberikan dari salah satu even penyelenggara yakni OPD Dispora Benteng yang berkaitan dengan olahraga ini.

“Sudah pernah kami tanyakan bagaimana kabar uang operasional yang tidak diberikan ini. Hingga sudah bulan mei 2025 tidak ada titik terang. Hingga panitia sepakat untuk mendatangi kembali Dispora Benteng ini untuk meminta kejelasan. Tapi takut hasilnya tidak sesuai. Entah sampai kapan harus menunggu kejelasan ,” terang salah seorang panitia.

Panitia lainnya Indri, juga membenarkan adanya uang operasional yang belum di berikan.

“Uang itu kan sudah lama dari Desember 2024. Kita hanya meminta kejelasan agar uang tersebut bisa diberikan sebagaimana mestinya,” tutup Indriwati.

Sementara itu, Sekretaris Koni Benteng, Hendri yang di mintai tanggapannya soal ini meminta agar pihak terkait masalah ini bisa menyelesaikan dengan baik demi kelanjutan dan kemajuan olahraga di Kabupaten Benteng. (Btg)

Pemerintah Desa Renah Semanek Gelar Musyawarah Khusus, Koperasi Merah Putih Segera Terbentuk

0

Warnabengkulu.co.id/Bengkulu Tengah
Pemerintah Desa Renah Semanek Kecamatan Karang Tinggi secara resmi menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Rabu, 21 Mei 2025 dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Bengkulu Tengah, pemerintah Kecamatan Karang Tinggi BPD, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta calon pengurus koperasi.

Kepala Desa Renah Semanek Ismail Bakaria menjelaskan bahwa Musdesus digelar sebagai langkah awal pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih di tingkat desa. Selain penetapan kepengurusan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi teknis mengenai manajemen koperasi dan pengembangan unit usaha berbasis potensi lokal.

“Musdesus ini kami gelar untuk mempercepat proses pembentukan pengurus Kopdes Merah Putih. Dalam kegiatan ini, kami juga mengundang Kepala Disperindagkop dan pihak terkait agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ujar Ismail.

Sementara menurut Camat Karang Tinggi Deby Septika, S.STP.,M.Si mengatakan hasil musyawarah dapat menetapkam kepengurusan yang baik secara struktural. Ia berharap koperasi ini dapat berjalan optimal sebagai penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

“Pengurus telah terbentuk melalui Musdesus. Ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian desa,” Tutup Deby.(Btg)

Koperasi Merah Putih Desa Talang Empat Bengkulu Tengah Resmi Dibentuk, 7 Jenis Usaha Disiapkan

0
MUSDESUS- Pemerintahan Desa Talang Empat Kecamatan Karang Tinggi mengelar Musdesus pembentukan Kopdes Merah Putih, Selasa (20/5/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU TENGAH- Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Talang Empat Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu resmi dibentuk. Pembentukan dilaksanakan dengan musyawarah desa khusus (Musdesus), Selasa (20/5/2025).

Pembentukan koperasi ini dihadiri oleh Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, pendamping desa, pihak kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah kandidat calon pengurus koperasi.

Kepala Desa Talang Empat, Samsir mengungkapkan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam pemberdayaan ekonomi desa. Dalam musdesus ini telah ditentukan 5 pengurus Koperasi Merah Putih serta 3 orang sebagai pengawas.

“Program koperasi merah putih ini merupakan program terbaru dari Presiden Prabowo. Saya melihat koperasi ini sangat bagus sekali untuk perekonomian masyarakat,” ujar Samsir.

Ia pun menyebut, bahwa pelaksanaan program koperasi merah putih ini akan dilakukan secara bertahap, hingga nantinya bisa berjalan dengan baik.

“Kita akan jalankan secara bertahap demi memastikan keberlanjutan dan keberhasilan koperasi,” ucap Samsir.

Saat Musdesus ini, juga telah ditetapkan 7 bidang usaha yang akan mulai digerakkan oleh Kopdes Talang Empat.

“Ada tujuh usaha yang akan dilaksanakan, seperti simpan pinjam, gerai sembako, pergudangan, apotek desa, klinik desa dan jual beli hasil pertanian,” sampai Samsir.(cis)

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di Desa Selasih

0

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Kaur – Pemerintah Desa Selasih bekerja sama dengan Koramil dan Polsek Kaur Selatan mengadakan sosialisasi tentang kenakalan remaja, bahaya narkoba, lem, minuman keras, pergaulan bebas, dan kejahatan seperti pencurian pada tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada remaja dan masyarakat Desa Selasih tentang bahaya yang dapat timbul dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Kepala Desa Selasih, Iskandar Muda, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan guna mencegah terjadinya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di Desa Selasih. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, remaja dan masyarakat Desa Selasih dapat memahami bahaya yang dapat timbul dan dapat menjauhinya,” Kata Iskandar

Mayor Inf Henry Binsar Marpaung, Danramil 408-04/KS, yang hadir sebagai narasumber, memberikan penjelasan tentang bahaya narkoba dan dampaknya terhadap masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Kapolsek Kaur Selatan Iptu Ferdyansyah, SH juga memberikan penjelasan tentang bahaya pergaulan bebas, kejahatan seperti pencurian, dan tips serta saran tentang bagaimana cara mencegah dan mengatasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan remaja dan masyarakat Desa Selasih dapat menjadi lebih waspada dan sadar akan bahaya yang dapat timbul dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Pemerintah Desa Selasih berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keselamatan masyarakat.(kuy/ADV)

Pemerataan Pendidikan, Senator RI Destita Khairilisani Desak Menko PMK Perluas Program Beasiswa Sekolah Kemenag

0
BERSAMA MENKO PMK- Senator RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, M.S.M bersama Menko PMK Pratikno (20/5/2025). Senator RI Apt Destita menyampaikan agar program beasiswa juga menyasar pada siswa di sekolah di bawah naungan Kemenag RI

WARNABENGKULU.CO.ID, JAKARTA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerataan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Far., MSM., tengah menjajaki peluang beasiswa bagi siswa-siswi madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Sebelumnya, Senator yang duduk di Komite III DPD RI ini telah mendapatkan alokasi beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kemendikdasmen untuk siswa di sekolah umum. Namun, dalam berbagai kunjungan dan agenda penyerapan aspirasi masyarakat, Destita kerap menemui keluhan dari masyarakat terkait keterbatasan akses beasiswa bagi pelajar madrasah.

“Ketika kami turun ke lapangan, banyak sekolah di bawah Kemenag yang bertanya apakah mereka juga bisa mendapat beasiswa seperti PIP atau KIP,” ujar Destita saat rapat konsultasi antara DPD RI dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Gedung DPD RI, Senin (20/5/2025).

Di hadapan Menko PMK Pratikno, Destita menyampaikan pentingnya memastikan semua anak Indonesia, termasuk yang belajar di satuan pendidikan di bawah Kemenag, mendapat hak yang sama atas pendidikan yang layak. Ia menekankan bahwa program beasiswa tidak seharusnya hanya terbatas untuk siswa di bawah Kemendikdasmen dan Kemdiktisaintek.

Senator asal Bengkulu ini juga menyinggung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak generasi unggul melalui penyediaan pendidikan gratis dan berkualitas. Ia menilai bahwa misi tersebut hanya akan tercapai jika seluruh tingkatan dan jalur pendidikan mendapat perhatian yang setara, termasuk madrasah.

“Kami harap ini bisa dipertimbangkan agar DPD juga bisa berperan dalam membantu menyalurkan beasiswa bagi siswa madrasah,” imbuhnya.

Selain itu Senator Kerudung Putih juga memebeberkan jika antusias masyarakat Bengkulu terhadap beasiswa PIP sangat tinggi. Sejak dibuka sebulan terakhir, sudah ada ratusan peserta didik yang didaftarkan orangtuannya untuk memperoleh manfaat program ini.

“Saya sangat mengapresiasi atas program beasiswa yang diberikan pemerintah. Dengan adanya beasiswa ini, kita bisa menyelamatkan banyak anak untuk bisa terus bersekolah hingga ke tingkat pendidikan tinggi,” tegas Destita.

Menanggapi hal tersebut, Menko PMK Pratikno mengapresiasi kontribusi para anggota DPD RI dalam menyampaikan masukan strategis yang membangun. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti berbagai isu yang disampaikan, termasuk soal pemerataan akses beasiswa, melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih, karena tidak hanya menyampaikan permasalahan, tetapi juga memberikan banyak masukan konstruktif,” ujar Pratikno.

Ia juga memastikan akan digelarnya pertemuan khusus untuk membahas usulan yang masuk secara lebih rinci dan merancang skenario kebijakan yang tepat guna.

“Isu-isu fundamental seperti pendidikan, kesehatan, dan masalah struktural lainnya akan menjadi prioritas pembahasan kami ke depan,” pungkasnya.(aba)

Perkawinan Anak Bawah Umur Masih Tinggi Di Bengkulu, Senator RI Destita Khairilisani Minta Penguatan Lintas Sektoral dan Revisi Kebijakan

0
CEGAH PERNIKAHAN DINI- Senator RI asal Bengkulu Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM saat menghadiri petemuan FKPAR, Jumat (16/5/2025). Dalam pertamuan ini Destita prihatin terhadap masih tingginya angka pernikahan dini atau bawah umur di Bengkulu

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU – Provinsi Bengkulu mencatatkan angka yang mengkhawatirkan dalam hal perkawinan anak di bawah usia 19 tahun. Data terbaru menempatkan Bengkulu di peringkat ke-5 tertinggi secara nasional dan bahkan tertinggi di kawasan Asia.

Fakta ini diungkapkan oleh anggota DPD RI Komite III, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., saat menghadiri petemuan Cahaya Perempuan dan Forum Komunitas Perempuan Akar Rumput (FKPAR), Jumat (16/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Destita menyampaikan keprihatinan mendalam atas tingginya angka perkawinan anak yang menurutnya berkaitan erat dengan meningkatnya angka stunting dan persoalan sosial lainnya.

“Terus terang kami prihatin. Disampaikan tadi Bengkulu menempati posisi nomor satu di Asia dan nomor lima di Indonesia. Di Bengkulu sendiri, Kabupaten Seluma mencatat angka tertinggi,” ungkap Destita.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu per 29 Oktober 2024, terdapat 625 kasus perkawinan anak di bawah usia 19 tahun. Dalam kasus ini Kabupaten Seluma mencatat 158 kasus, disusul Bengkulu Utara dengan 104 kasus. Kemudian Kabupaten Kepahiang sebanyak 79 kasus dan Kota Bengkulu sebanyak 72 kasus.

Ironisnya, meskipun Seluma telah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) tentang pencegahan perkawinan anak, angka pernikahan bawah umur masih tetap tinggi. Sehingga senator Destita mendorong adanya sosialisi masif dan perubahan kebijakan.

“Ini membuktikan keberadaan regulasi belum cukup tanpa implementasi serius. Kami di DPD RI akan mendorong penguatan sinergi lintas sektor agar kebijakan bisa berjalan efektif di lapangan,” tegasnya.

Destita juga mengapresiasi adanya regulasi di tingkat provinsi, namun menilai perlu revisi agar lebih aplikatif dan berdampak. Ia berharap momentum revisi ini bisa dimanfaatkan untuk mendorong seluruh kabupaten di Bengkulu agar membuat kebijakan serupa secara kolektif.

“Kalau bisa serentak, atensi dan inisiasi akan lebih kuat. Kita mulai pelan-pelan, karena ini tidak bisa instan. Tapi perjuangan mengurangi perkawinan anak harus dimulai dari sekarang,” imbuhnya.

Senator asal Bengkulu ini juga mengusulkan agar komunitas perempuan dan stakeholder lainnya menyusun roadmap atau milestone dengan target terukur, guna memperkuat advokasi dan memastikan isu ini tetap menjadi perhatian publik.

“Minimal tahun ini harus ada sosialisasi masif. Kita ingin masyarakat sadar bahwa perkawinan anak bukan solusi. Justru menambah masalah, salah satunya adalah stunting,” tutupnya.(aba)

Pemdes Talang Pauh Salurkan Bantuan Langsung Tunai Tahap II

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah
Pemerintah Desa Talang Pauh Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT) Tahun 2025 pada Kamis (15/05/2025) berlokasi di Kantor Desa Talang Pauh.

Pembagian BLT ini diberikan kepada 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar melalui proses seleksi sesuai dengan aturan yang ada yakni salah satunya tergolong miskin ekstrim.

Adapun BLT tahap dua disalurkan untuk dua bulan sekaligus. Yaitu untuk priode April dan Mei. Sehingga masing-masing KPM mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu.

Kades Talang Pauh, Idil Fitri, S.Ag berharap, bantuan yang sudah mereka serahkan kepada KPM dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari -hari yang sifatnya konsumtif dan sangat-sangat dibutuhkan, bukan untuk dibelikan yang lainya.

“Alhamdulillah BLT masih dapat disalurkan untuk tahap kedua ini. Ini sebagai upaya kita untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Dan warga yang benar -benar membutuhkan dalam kategori lansia yang mempunyai Kepala Keluarga (KK) tunggal. Semoga apa yang sudah dilaksanakan pemerintah desa hari ini bisa bermanfaat untuk masyarakat penerima BLT ” Ucapnya.

Terpisah, Menurut Lismawati, S.IP Camat Pondok Kelapa mengatakan penyaluran bantuan ini sudah melalui proses yang selektif dari para pemerintah Desa Talang Pauh ini.

“Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan bisa membantu untuk meningkatkan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” demikian Lismawati. (Btg/Adv)

DBH Rp 17,6 Miliar Tidak Bisa Untuk Bayar Hutang 2024. Bupati Seluma Teddy Rahman: Ini DBH TA 2025

0
DANA BAGI HASIL- Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM menjelaskan terkait DBH yang telah diterima dari Pemrov Bengkulu sebesar Rp 17,6 Miliar yang merupakan DBH tahun anggaran 2025, bukan DBH TA 2024 Rabu (14/5/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma telah menerima dana bagi hasil atau DBH dari Pemrov Bengkulu sebesar Rp 17,6 miliar tahun anggaran 2025. Jika tidak ada perubahan hari ini (14/5/2025) DBH ini masuk ke kas daerah Pemkab Seluma.

Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan dana bagi hasil yang diterima ini adalah untuk DBH tahun anggaran 2025. Sehingga peruntukannya sesuai dengan perencanaan di tahun 2025 ini.

“Jika tidak ada perubahan DBH Rp 17,6 Miliar ini, hari ini di transfer oleh Pemprov Bengkulu. Ini adalah DBH untuk tahun anggaran 2025,” terang Teddy Rahman siang ini (14/5/2025).

Dijelaskan Bupati, DBH yang diterima ini tidak bisa digunakan untuk membayar hutang tahun 2024. Sebab DBH yang diberikan ini adalah DBH tahun anggaran 2025, yang peruntukannya sudah jelas sesuai dengan arahan yang disampaikan Gubernur Bengkulu.

“DBH yang kita terima ini DBH 2025, tidak bisa kita gunakan untuk bayar hutang 2024. Peruntukannya sudah jelas, sesuai dengan yang disampaikan pak Gubernur saat saya menerima simbolis DBH ini, salah satunya untuk membayar BPJS,” jelas Teddy Rahman.

Lanjut Bupati, untuk DBH tahun anggaran 2024 saat ini masih menunggu. Sehingga pihak ketiga yang saat ini masih tertunda bayar untuk bersabar, sampai DBH 2024 ini diterima.

“Untuk pembayaran hutang 2024, kita tunggu DBH tahun anggaran 2024. Jika telah diterima, akan langsung diproses,” ucap Teddy.(aba) 

Berikut rincian DBH tahun anggaran 2025 yang diterima Pemkab Seluma dari Pemprov Bengkulu sebesar Rp 17,6 Miliar:

-DBH Beacukai rokok sebesar Rp 12.906.441.755 Miliar.

-DBH PKB dan BBNKB Rp 961. 652. 155

-DBH PKB TW 2 Rp 1.556.589.425

-DBH PKB TW 3 Rp 2.144.818.750

-DBH AP Rp 69.495.503

-DBH PBB Rp 4.732.555.833