Beranda blog Halaman 27

Tertimbun Longsor, Akses Jalan Menuju Desa Talang Durian Seluma Bengkulu Putus. BPBD Belum Ada Tindakan

0
GOTONG-ROYONG- Terlihat personil Babinsa Kodim Seluma bersama masyarakat gotong-royong memberihkan material longsor yang menutupi akses jalan menuju Desa Talang Durian, Minggu pagi 14 September 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Seluma dua hari terakhir, berakibat longsor di jalan Kabupaten menuju Desa Talang Durian Kecamata Semidang Alas. Akibatnya akses jalan terputus dan tidak bisa dilalui masyarakat.

Babinsa Kecamatan Semidang Alas-Semidang Alas Maras, Sertu Askan Efendi mengatakan longsor terjadi pada Minggu dinihari 14 September 2025 sekira 00.30WIB. Longsor terjadi akibat hujan yang mengguyur sejak Sabtu 13 September 2025.

“Tengah malam tadi longsor ini terjadi, berasal dari tebing di atas jalan. Material tanah menutupi badan jalan dan akses jalan lumpuh total,” terang Askan Efendi kepada pagi ini 14 September 2025.

Selain memutuskan akses jalan jelas Askan, longsor ini juga memutus aliran listrik PLN. Karena ada tiang yang terdampak akibat longsor yang terjadi ini.

“Selain jalan lumpuh total, jaringan listrik juga terdampak. Listrik padam sejak malam tadi hingga saat ini,” katanya.

Masyarakat saat ini mulai bergotong-royong membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan. Dengan alat seadanya, tanah dan pohon serta bebatuan yang terbawa longsor dibersihkan, agar jalan dapat dilalui kembali.

“Masyarakat sudah bergotong-royong sejak pagi, kami dari Pos Koramil SA-SAM turut membaur membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan,” ungkap Askan Efendi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma belum terlihat di lokasi. Warnabengkulu.co.id mencoba menghubungi, belum didapat jawaban untuk menindaklanjuti musibah tanah longsor ini.(aba)

Pemdes Desa Selasih Kaur, Salurkan BLT-DD Tahap 3 untuk Percepatan Penghapusan Masyarakat Miskin Ekstrim

0
Kekuatan Yulian/WB BLT DD- Pemerintahan Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan, menyerahkan BLT DD tahap 3 kepada KPM Rabu 10 September 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR– Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 3, Rabu 10 September 2025.

Penyaluran BLT-DD tahap 3 ini digelar di Kantor Desa Selasi di pimpin langsung Kepala Desa Selasi, Iskandar Muda dengan disaksikan Pelaksana tugas atau Plt Camat Kaur Selatan, Jhoni Afrizal.

“Penyaluran BLT-DD ini dalam rangka percepatan penghapusan masyarakat miskin ekstrim khususnya yang ada di Desa Selasi,” terang Iskandar Muda.

Dijelaskan Iskandar Muda, BLT-DD ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan. Dengan penyaluran BLT-DD tahap 3, diharapkan masyarakat miskin ekstrim di Desa Selasih dapat memperoleh dukungan finansial yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan kualitas hidup.

Kepala Desa Iskandar Muda menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD tahap 3 ini merupakan komitmen pemerintah desa untuk mendukung program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan membantu mereka keluar dari kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Camat Kaur Selatan, Joni Afrizal, menambahkan bahwa bantuan langsung tunai ini diharapkan dapat dikelola dengan bijak oleh masyarakat. “Kami berharap bantuan ini tidak habis-habis dalam satu hari, tapi bisa diputar untuk modal usaha atau keperluan lain yang lebih bermanfaat dalam jangka panjang,” katanya. Dengan demikian, diharapkan bantuan ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Selasih.

Penyaluran BLT-DD tahap 3 ini diharapkan dapat menjadi langkah penting bagi Desa Selasih dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.(kky/ADV)

Minggu Ini RAPBD Perubahan 2025 Mulai Dibahas DPRD Seluma, KUA PPS Selasa Diserahkan TAPD

0
RAPBDP 2025- Ketua DPRD Seluma April Yones menyampaikan bahwa minggu ini RAPBD Perubahan 2025 mulai di bahas di DPRD Seluma

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Jika tidak ada kendala, pekan depan RAPBD Perubahan 2025 akan mulai dilakukan pembahasan oleh DPRD Seluma. Saat ini DPRD Seluma masih menunggu draf Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) di serahkan TAPD.

Ketua DPRD Seluma April Yones mengatakan KUA PPAS ini menjadi dasar untuk pembahasan RAPBD Perubahan 2025. Agar anggaran yang akan dialokasikan di APBD Perubahan tepat sesuai skala prioritas dan sesuai dengan ketersedian anggaran yang ada.

“Kami masih tunggu KUA PPAS nya, mungkin minggu depan kita akan jadwalkan pembahasan RAPBD Perubahan 2025 ini,” terang April Yones dikonfirmasi Warnabengkulu.co.id petang ini 31 Agustus 2025.

Mengingat waktu, Ketua DPRD berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD dapat segera menyampaikan draf KUA PPAS ke DPRD Seluma. Sebab setelah APBD Perubahan 2025 disahkan, akan langsung dilanjutkan dengan pembahasan RAPBD 2026.

“Waktunya sudah cukup mepet ini, jadi kami harap pembahasan RAPBD Perubahan 2025 ini bisa dipercepat. Karena setelah ini kita akan langsung bahas RAPBD Murni 2026,” kata politisi PPP ini.

Terpisah Ketua TPAD Seluma Deddy Ramdhani membenarkan jika KUA PPAS RAPBD 2025 belum diserahkan ke DPRD Seluma. Dirinya memastikan Selasa 2 September 2025 KUA PPAS akan disampaikan ke DPRD Seluma.

“Iya bro, belum kami sampaikan. Insha Allah Selasa KUA PPAS RAPBD Perubahan 2025 kita serahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan,” sampai Deddy Ramdhani.(aba)

PWNU Bengkulu Imbau Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi Pasca Demo DPRD

0
MINTA MASYARAKAT TENANG- Ketua PWNU Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. KH. Khairuddin Wahid, M.Ag menghimbau dan meminta masyarakat tenang dan tidak terprovokasi pasca aksi demo DPR

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. KH. Khairuddin Wahid, M.Ag menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi menyikapi perkembangan situasi yang terjadi saat ini. Hal ini disampaikan pasca demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang kemudian disusul oleh insiden meninggalnya salah seorang warga, Afan Kurniawan.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Bengkulu, saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Afan Kurniawan. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Khairuddin,  kemarin 29 Agustus 2025.

Ia mengajak seluruh jamaah Nahdlatul Ulama maupun masyarakat umum di Provinsi Bengkulu untuk tetap berpikir jernih, menjaga ketenangan, serta mengutamakan keamanan dan ketertiban. Dengan tidak terprovokasi oleh isu maupun informasi yang berpotensi memicu anarkisme

“Dalam situasi ini, yang kita butuhkan adalah kejernihan pikiran dan kesabaran. Mari menjaga ketertiban, saling menenangkan, serta tidak terhasut oleh provokasi yang hanya merugikan kita semua.” tutup Khairudin.(rls/aba)

Peserta BUMDes Ikuti Pelatihan Budidaya Ikan Nila dan Tanaman Jagung Di Desa Pondok Kelapa

0

Bengkulu Tengah – Peserta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, mengikuti pelatihan budidaya ikan nila dan tanaman jagung, pada Kamis (28/8/2025).

Kegiatan diikuti oleh seluruh peserta BUMDes dan dihadiri Camat Pondok Kelapa Lismawati,S.IP Narasumber dari Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah DR. Firman Halwa, M.H, Kasat Binmas Polres Bengkulu Tengah, perwakilan Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, perwakilan Dinas PMD Bengkulu Tengah, Balai Benih Ikan

Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan pemeliharaan bibit ikan yang baik sehingga bisa menghasilkan, mendorong roda ekonomi desa, membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Menurut Kepala Desa Alamsyah mengatakan pelatihan ini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan bagi peserta BUMDes yang akan berkecimpung dalam pemilihan bibit, pemeliharaan, serta hasil dari budidaya ikan nila dan tanaman jagung.

“Supaya kedepan BUMDES Desa Pondok Kelapa dapat menghasilkan PADdes untuk Desa. Jika berhasil dapat menjadi contoh untuk BUMDES lainnya,”ungkap Alamsyah.

Sementara itu menurut Camat Pondok Kelapa Lismawati, S.IP mengatakan Dengan pelatihan ini diharapkan peserta mampu selektif dan optimal dalam penerapan budidaya ikan nila yang bisa menghasilkan.

“Semoga ilmu yang diberikan diharapkan mampu diterapkan dengan baik,”ujar Lismawati.

Dalam pelatihan ini pentingnya peran BUMDes sebagai wadah untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.

“BUMDes diharapkan dapat dikelola secara maksimal agar program ketahanan pangan yang dijalankan dapat memperoleh hasil yang maksimal,” demikian DR. Firman Halwa, S.H. M.H selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.(End/Adv)

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, Pemdes Tanjung Iman 2 Kaur Bengkulu Fokus Laksanakan Program Strategis

0
Keky Yulian/WB BANGUN INFRASTRUKTUR- Pemdes Tanjung Iman 2 melaksanakan titik nol peningkatan jalan sentra pertanian masyarakat. Tahun 2026 Pemdes Tanjung Iman 2 akan melaksanakan serangkaian program strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR- Meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Iman 2, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Kepala Desa Tanjung Iman 2, Irias Manto mengatakan untuk mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat tersebut. Pemdes Tanjung Iman 2 akan melaksanakan serangkaian program strategis. Masyarakat menjadi objek pelayanan yang menjadi skala prioritas.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga Desa Tanjung Iman 2 dengan melaksanakan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Iris Manto ditemui Warnabengkulu.co.id, Kamis 28 Agustus 2025.

Dalam rangka perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan jelas Iris Manto, Pemerintah Desa Tanjung Iman 2 saat ini tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPdes tahun anggaran 2026.

RKPDes ini dirancang dan disusun dengan memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Program ini dilaksanakan secara merata dan berkeadilan.

“Peningkatan infrastruktur desa menjadi prioritas utama, karena memang dibutuhkan oleh masyarakat. Jalan-jalan sentra pertanian dan perkebunan menjadi prioritas untuk dibangun dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, Desa Tanjung Iman 2 juga menggelar rembuk stunting yang melibatkan berbagai elemen. Mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu dan masyarakat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, kami optmis Desa Tanjung Iman 2 dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Yang muaranya, semata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sampai Iris Manto.(kky/Adv)

Pemkab Seluma Selewengkan Uang Iuran BPJS PNS Tahun 2023, Totalnya Mencapai Rp 500 Juta 

0
BPJS PNS- Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM menjelaskan terkait BPJS PNS Seluma tahun 2023 yang hingga saat ini belum dibayarkan

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bobroknya sistem pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu di era kepemimpinan bupati periode 2020-2025, satu persatu mulai terkuak.

Sebelumnya diketahui ada pengalihan anggaran DAK dan DAU tahun 2024 sebesar Rp 37 Miliar. Baru-baru ini diketahui bahwa iuran BPJS Kesehatan PNS tahun 2023 juga diselewengkan sebesar Rp 500 juta.

“Itu ada surat pengakuan hutangnya, bukti kalau iuran BPJS PNS itu belum dibayarkan oleh Pemkab Seluma saat itu,” terang Bupati Seluma Teddy Rahman.

Menurut Teddy, tidak dibayarnya iuran BPJS kesehatan PNS Seluma tahun 2023 ini jelas sengaja dilakukan. Sebab anggaran BPJS PNS ini bersumber dari gaji yang dipotong 5 persen setiap bulannya.

“Nilailah sendiri dengan masyarakat. Terpenting fokus saya saat ini, di masa kepemimpinan saya dengan pak Gustianto hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” kata Teddy.

Di sisi lain, mantan Anggota DPRD Seluma Burman Siswadi membenarkan jika BPJS PNS tahun 2023 ini belum dibayarkan oleh Pemkab Seluma. Hal ini pernah dibahas di DPRD Seluma, saat dirinya masih menjabat.

“Memang belum dibayarkan ini, saya ingat. Besarannya Rp 500 juta. Saya pernah memanggil Kepala BKD saat itu mempertanyakan ini,” jelas Burman.

Diceritakan Burman, dirinya bersama anggota DPRD lainya saat itu tidak mau menganggarkan anggaran untuk membayar BPJS PNS ini. Karena anggaran BPJS PNS ini telah tersedia dari potongan gaji masing-masing PNS sebesar 5 persen setiap bulannya.

“Hampir dulu kami kecolongan, oleh BKD dibayarkan melalui anggaran BPJS masyarakat. Untung kami cepat tahu, jadi langsung kami minta pihak BPJS untuk mangalihkan. Sehingga akhirnya timbulah surat pengakuan hutang tersebut,” sampai Burman.

Menanggapi ini Kepala BPJS Seluma Rizky Hidayatullah belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon, belum didapat jawaban hingga berita ini dipublish.(aba)

Waspada Aksi Begal Sepeda Motor Sasar Anak Bawa Umur, Warga Sumur Dewa Kota Bengkulu Jadi Korban di Seluma

0
WASPADA BEGAL- Inilah jalan Dusun Perluasan Kelurahan Sukaraja, lokasi MA (14) korban perampasan sepeda motor warga Kelurahan Sumur Dewa Kota Bengkulu diturunkan paksa oleh pelaku tadi malam 22 Agustus 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Ini harus menjadi perhatian bagi para orang tua, khususnya yang telah memberi keleluasaan bagi anak membawa sepeda motor. Tadi malam 22 Agustus 2025 sekira pukul 21.00WIB ada insiden begal, korbannya MA (14) warga Kelurahan Sumur Dewa Kota Bengkulu.

Seperti diceritakan ibu korban Kosmala Densi (41), peristiwa begal ini bermula saat anaknya MA mengantar nasi untuk dirinya yang berjualan ikan di Pasar Lingkar Timur sekira pukul 19.00WIB.

“Jadi sewaktu ngantar nasi itu, sepeda motor yang dipakai anak saya ini habis minyak. Jadi saya pinjamkan motor saya untuk beli BBM eceran,” terang Kosmala Densi saat membuat laporan ke SPKT Polsek Sukaraja Sabtu siang 23 Agustus 2025.

Saat pergi mencari BBM eceran itulah MA anaknya bertemu pelaku ucap Kosmala Densi. Pelaku berjumlah tiga orang, meminta tolong pada anaknya untuk mengantar ke Simpang SLB Kota Bengkulu. Pelaku dengan sedikit memaksa langsung menaiki sepeda motor Yamaha Mio M3 BD 6450 HF.

“Pelaku itu tiga orang, dua sudah dewasa satu masih bawah umur. Saat bertemu anak saya itu, pelaku ini minta antar ke Simpang SLB, belum sempat dijawab oleh anak saya pelaku langsung naik motor. Anak saya di tarok di tengah, pelaku yang membawa motor saya itu,” beber Kosmala Densi.

Lanjut ibu korban, anaknya MA sempat minta diturunkan kepada pelaku karena saat itu telah lewat dari Simpang SLB. Namun pelaku terus memacu sepeda motor mengarah ke Kabupaten Seluma.

“Sampai di Sukaraja, sepeda motor diarahkan ke pelaku ke Dusun Perluasan. Tidak jauh dari SMPN 23, anak saya diturunkan paksa dan sepeda motor langsung dibawa kabur oleh ketiga pelaku,” kata Kosmala Densi.

Beruntung ucap Kosmala Densi, lokasi anaknya diturunkan paksa tersebut tidak jauh dari rumah warga. Sehingga MA langsung menuju rumah warga minta pertolongan.

“Malam tadi anak saya langsung diantar oleh pak polisi dari Polsek Sukaraja. Alhamdulillah tidak ada bekas kekerasan dialami anak saya, pelaku cuma membawa kabur sepeda motor saja,” imbuhnya.

Ditambahkan Kosmala Densi, ciri pelaku yang masih diingat MA anaknya adalah logat bahasa ketiga pelaku yaitu (maaf, red) berlogat bahasa daerah Kabupaten lintang 4 Lawang Provinsi Sumatera Selatan.

“Keterangan anak saya, pelaku ini logatnya bahasa lintang 4 lawang. Berjumlah tiga orang, dua dewasa dan satu masih seumuran anak saya ini,” ucap Kosmala Densi.

Terpisah Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kapolsek Sukaraja Iptu Catur Teguh membenarkan telah menerima laporan peristiwa perampasan atau begal sepeda motor warga Sumur Dewa Kota Bengkulu ini.

“Iya, sudah kami terima laporannya. Saat ini masih kami dalami untuk mengungkap pelaku yang membawa kabur sepeda motor korban ini,” sampai Kapolsek Sukaraja.

Kapolsek menghimbau agar insiden ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi para orang tua. Tidak lagi memberikan sepeda motor untuk anak yang masih di bawah umur. Untuk menghindari modus pelaku curanmor yang dialami warga Sumur Dewa Kota Bengkulu.

“Mohon bagi para orang tua, khususnya ini di Kabupaten Seluma. Jangan berikan dulu sepeda motor untuk anak yang masih bawah umur. Jangan sampai apa yang dialami korban ini terjadi lagi ke depannya,” pesan Catur Teguh.(aba)

Warga Pasar Talo Seluma, Protes Program Penggemukan Sapi Ketahanan Pangan Bumdes. Sapi Tak Sesuai Spek

0
DIPROTES WARGA- Inilah sapi yang di beli oleh Bumdes Desa Pasar Talo untuk program ketahanan pangan diprotes warga lantaran tidak sesuai spesifikasi dan anggaran

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Program ketahanan pangan penggemukan Sapi yang dilaksanakan Badan usaha milik desa (Bumdes) Desa Pasar Talo Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu diprotes warga. Protes ini lantaran Sapi yang dibeli oleh Bumdes tidak sesuai dengan spesifikasi telah dianggarkan.

Samsul Bahri, salah seorang warga mengatakan protes telah disampaikan ke Bumdes. Namun Bumdes tetap bersikukuh, mempertahankan argumen bahwa pengadaan Sapi program ketahanan pangan tersebut telah sesuai dengan spek dan anggaranya.

“Sapinya itu kecil, tidak sesuai dengan spek dan anggaran yang ada. Jadi kami protes, tidak mau menerima sapi itu untuk digemukan,” terang Samsul Bahri dikonfirmasi Warnabengkulu.co.id Sabtu 23 Agustus 2025.

Dijelaskannya, selain kurus tidak sesuai spesifikasi, Sapi yang dibeli Bumdes, ada yang betina. Karena program Bumdes adalah penggemukan bukan pengembangbiakan, maka sapi betina tidak tepat untuk digemukan.

“Kami warga Pasar Talo ini tidak buta dengan sapi. Jadi soal harga dan spek sapi kami sudah sangat paham,” ucapnya.

Lanjutnya anggaran yang dialokasikan dari Dana Desa untuk pembelian sapi ini sebesar Rp 144 juta lebih. Sapi yang dibeli oleh Bumdes hanya sebanyak 8 ekor, yang umurnya diperkirakan baru 3 atau 4 bulan.

“Harga sapi yang di beli Bumdes ini paling Rp 6-7 juta. Tidak sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan,” kata Samsul Bahri.

Dibeberkan Samsul, terkait protes ini pihak Bumdes telah menggelar rapat dengan masyarakat penerima program. Saat rapat pertama, pihak Bumdes menyanggupi akan mengganti. Namun setelah diganti, speknya pun sama bahkan ada satu sapi yang betina.

“Kemarin kami rapat lagi, mungkin Senin kami akan bawa perkara ini ke Inspektorat Seluma,” tukasnya.

Terpisah Sekretaris Desa Pasar Talo, Hasril Tasaong membenarkan jika ada warga protes program ketahanan pangan penggemukan sapi yang dikelola oleh Bumdes. Namun karena program ini adalah program Bumdes, maka Pemdes belum bisa ikut campur lebih jauh.

“Kami harap pengurus Bumdes bisa menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan ini. Kami pihak desa belum bisa ikut campur, karena program ini adalah program Bumdes,” sampai Hasril.

Menanggapi ini Ketua Bumdes Pasar Talo, Ari Baim belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan. Dihubungi melalaui WhatsApp, belum di dapat jawaban hingga berita ini dipublish.(aba)

Wakapolda Bengkulu Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2025, Ini Amanatnya

0
PIMPIN UPACARA- Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani memimpin langsung upacara Peringatan Hari Juang Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2025 di Lapangan Anton Soedjarwo Mapolda Bengkulu kemarin 21 Agustus 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Juang Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2025 kemarin 21 Agustus 2025 pukul 08.00WIB. Upacara digelar di Lapangan Anton Soedjarwo Mapolda Bengkulu.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri pejabat Forkopimda Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah mewakili Gubernur Bengkulu, Ketua DPRD, Danrem diwakili Kasi Log, Kajati diwakili Asisten Intelijen, Kabinda diwakili Korwil, Kepala BNN diwakili Plt Kabag Umum, Dandenpom, Danlanal beserta para Pejabat Utama Polda Bengkulu.

Dalam amanatnya, Wakapolda Bengkulu menyampaikan bahwa peringatan Hari Juang Kepolisian merupakan momentum untuk mengenang kembali sejarah pengabdian dan perjuangan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui peringatan ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya semangat juang, dedikasi, serta pengabdian setiap insan Bhayangkara agar senantiasa bekerja dengan tulus, ikhlas, profesional, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” sampai Wakapolda.

Rangkaian upacara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan sejarah singkat juang Polri, pembacaan Naskah Proklamasi Polisi, menyanyikan lagu Mars Polri, Andhika Bhayangkari, serta Hymne Polri, hingga doa penutup.(rls/aba)