Beranda blog Halaman 11

Dijanjikan Lulus PPPK, Honorer Seluma “Ngaku” Setor Uang Puluhan Juta. Kini Ancam Lapor APH

0
Foto: Ilustrasi Google DUGAAN PUNGLI PPPK: Dugaan Pungli di seleksi PPPK Seluma mulai mencuat. Honorer mengaku sudah setor uang puluhan juta ke oknum yang mengaku orang dekat mantan Bupati Seluma 2020-2024

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Imbas tidak terlaksananya seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2, mulai bermunculan pengakuan dari para honorer. Mengaku sudah menyetor uang puluhan juta, agar bisa lolos seleksi PPPK tahap 2.

“Saya sudah setor Rp 35 juta, dijanjikan bisa lulus seleksi PPPK tahap 2. Tapi sekarang gagal semua, uang sudah disetorkan,” curhat salah seorang honorer Seluma kepada Warnabengkulu.co.id pagi ini 27 Desember 2025.

Dijelaskannya saat menyerahkan uang tersebut, oknum yang diketahui orang dekat mantan Bupati Seluma 2020-2024 ini meyakinkan bahwa dirinya bisa membantu meloloskan dirinya di seleksi PPPK tahap 2. Sehingga dirinya tergiur dan menyerahkan uang sesuai dengan yang diminta.

“Saya serahkan uang itu tunai pak. Karena janji oknum itu sangat meyakinkan, saya bisa lolos seleksi PPPK,” katanya.

Saat itu ujarnya, ada tiga honorer menyerahkan uang yang totalnya mencapai Rp 105 juta. Namun tak satupun lolos seleksi PPPK, baik tahap pertama maupun di seleksi tahap ke 2 yang memang tidak dilaksanakan Pemkab Seluma.

“Kami kecewa pak. Karena dulu oknum ini yang menawarkan, meyakinkan kami untuk menyerahkan uang ini,” ucapnya.

Dirinya sudah berusaha menagih uang yang telah diserahkan tersebut ujarnya. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan, hanya dijanjikan siap mengembalikan uang tersebut.

“Janjinya Desember ini uangnya mau dikembalikan. Tapi ini sudah hampir habis tahun, belum juga ada tanda-tandanya,” ujarnya.

Dirinya telah mengatakan kepada oknum tersebut akan membawa perkara ini ke aparat penegak hukum, jika sampai akhir tahun ini uang tersebut tak juga dikembalikan.

“Saya masih tunggu etikad baiknya. Tapi jika sampai akhir tahun, uang saya belum juga dikembalikan. Saya akan bawa perkara ini ke aparat penegak hukum,” sampainya.(aba)

Kejari Seluma Berganti, Eka Nugraha Jabat Kejari Pelalawan, Digantikan Janu Arsianto dari Kejati NTT

0
KEJARI SELUMA BERGANTI: Janu Arsianto, SH, MH, Koordinator Kejati NTT menjabat Kejari Seluma menggantikan Dr. Eka Nugraha, SH, MH yang diamanahi jabatan baru sebagai Kejati Pelalawan, Riau

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma resmi mengalami pergantian pimpinan. Kepala Kejaksaan Negeri Seluma, Eka Nugraha, mendapat tugas baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Provinsi Riau.

Pergantian tersebut dibenarkan oleh Kasi Intel Kejari Seluma, Renaldo Ramadhan, dikonfirmasi Jum’at pagi 26 Desember 2025.

“Iya benar, telah ada pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Seluma,” kata Renaldo.

Eka Nugraha akan digantikan oleh Janu Arsianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT).

Menurut Renaldo, mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan merupakan hal yang lumrah. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari promosi jabatan, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier aparatur kejaksaan.

“Mutasi seperti ini merupakan hal biasa dalam institusi Kejaksaan, sebagai bentuk promosi dan penyegaran serta pengembangan karier,” jelasnya.

Dengan pergantian ini, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan Negeri Seluma dapat terus berjalan optimal serta meningkatkan kinerja penegakan hukum di wilayah Kabupaten Seluma.

“Rotasi dan mutasi dijajaran Kejaksaan ini sesuai dengan Surat Keputusan Kejaksaan Agung RI Nomor Kep-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025,” sampai Renaldo.(aba)

Empat Perwira Polres Seluma Berganti. Kapolsek Sukaraja Jabat Kasatlantas Polres Bengkulu Tengah

0
MUTASI: Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasi Humas Iptu Desty Sukarlia Sari menjelaskan perihal mutasi empat perwira Polres Seluma, Kamis 25 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA-Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah di jajarannya. Kali ini, sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Seluma resmi mengalami pergantian jabatan.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Bengkulu Nomor ST/344/XII/KEP/2025 dan ST/345/XII/KEP/2025 tertanggal 22 Desember 2025. Tercatat, empat perwira Polres Seluma yang mengalami pergantian jabatan, yakni Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Sukaraja, dan Kapolsek Semidang Alas (SA).

Kasat Reskrim Polres Seluma AKP Prengki Sirait mendapat promosi jabatan dan dimutasi ke Ditreskrimum Polda Bengkulu. Posisi Kasat Reskrim Polres Seluma selanjutnya diemban oleh AKP Panji Nugraha yang sebelumnya bertugas di Ditreskrimsus Polda Bengkulu.

Sementara itu, Iptu Hengki Noprianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Seluma, diangkat dalam jabatan baru sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Bengkulu. Jabatan Kasat Resnarkoba kini dipercayakan kepada Iptu Trio Hendra Saputra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pagar Jati.

Untuk jabatan Kapolsek Sukaraja, Iptu Catur Teguh Susanto dimutasi sebagai Kasat Lantas Polres Bengkulu Tengah. Posisinya kini diisi oleh Iptu Wulan Rachmawati yang sebelumnya bertugas di Satlantas Polresta Bengkulu.

Sedangkan Iptu Anwar Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Semidang Alas, dipindahtugaskan ke Bag Ops Polres Seluma. Jabatan Kapolsek Semidang Alas kini diemban oleh Ipda Abdul Aziz Ash-Shiddiq, yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Seluma.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, melalui Kasi Humas Iptu Desty Sukarlia Sari, membenarkan adanya mutasi tersebut. Ia menegaskan, rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pembinaan karier personel.

“Mutasi ini merupakan kebijakan pimpinan dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan efektivitas kinerja. Diharapkan pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kinerja di wilayah tugas masing-masing,” ungkap Desty.

Melalui Kasi Humas, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas, serta mengajak seluruh personel untuk mendukung pejabat baru dalam menjalankan amanah.

Dengan adanya rotasi ini, Polres Seluma berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukum Polres Seluma.

“Untuk pelaksanaan sertijab masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” sampai Desty.(aba)

Korem 041/Gamas Melaksanakan Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahap II

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu – Korem 041/Gamas menggelar Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan prajurit TNI AD khususnya jajaran Korem 041/Gamas dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Provinsi Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan di seluruh Kodim Jajaran yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing dan untuk Kodim 0407/Kota Bengkulu dengan materi Bencana alam banjir yang posko penanggulangan bencana alam dipusatkan di Lapangan Kwatir Cabang 0704 Kota Bengkulu, Kamis (24/12/2025).

Kegiatan latihan ini merupakan kaji ulang dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya dan diharapkan hal-hal yang menjadi evaluasi sebelumnya bisa menjadi lebih baik serta memantapkan dan memastikan kesiapan baik personel dan materiil dalam penanggulangan bencana alam di Provinsi Bengkulu.

Skenario latihan mencakup beberapa tahapan mulai dari Danrem menerima laporan terjadi bencana alam dari Dandim jajaran dan untuk Kodim 0407/KB bencana alam banjir terjadi di Danau Dendam, kemudian Danrem memerintah para Dandim mendirikan posko penanggulangan bencana alam yang terdiri dari tenda pengungsian, tenda kesehatan, tenda logistik, tenda komunikasi, tenda administrasi,tenda trauma healing dan dapur lapangan, kemudian para Dandim mengerahkan personel dan perlengkapan untuk mencari, menyelamatkan dan mengevakuasi hingga dengan penanganan korban serta pendistribusian logistik untuk korban bencana alam.

Untuk Kegiatan Latihan kali ini melibatkan anak-anak Pramuka yang diharapkan bila terjadi bencana anak-anak tersebut bisa membantu dan menambah wawasan tentang penanggulangan bencana alam.

Semua tahapan latihan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. (Penrem041)

Membanggakan! Bupati Teddy Rahman Sukses Nobatkan Seluma sebagai Kabupaten Ter-Informatif se-Bengkulu

0
MEMBANGGAKAN: Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM bersama Kadis Kominfosantik menunjukan piagam penghargaan KIP Bengkulu yang menobatkan Seluma sebagai Kabupaten ter-informatif dengan keterbukaan publik se Provinsi Bengkulu, Selasa 23 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– Bupati Seluma Teddy Rahman bersama Wakil H. Gustianto, sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi Bengkulu. Kabupaten Seluma berhasil meraih predikat “Informatif”.

Kategori ini adalah yang tertinggi dalam ajang Penganugerahan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Bengkulu.

Dengan capaian prestasi tersebut, Kabupaten Seluma dinobatkan sebagai kabupaten ter-informatif dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Penganugerahan berlangsung Selasa 23 Desember 2025 bertempat di Gedung Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Seluma Teddy Rahman, didampingi Kepala Dinas Kominfosantik, Cahyo Duo Nenda.

Acara puncak Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Bengkulu Tahun 2025 tersebut turut dihadiri Gubernur Bengkulu yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, para Bupati/Wali Kota, serta PPID Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Rahman menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Kominfo Kabupaten Seluma, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka dan akuntabel.

“Alhamdulillah, predikat Kabupaten Ter-Informatif ini adalah bukti komitmen kita bersama. Sejak awal saya menegaskan tidak boleh ada sekat informasi antara pemerintah dan masyarakat. Transparansi adalah kunci membangun kepercayaan publik menuju Seluma Emas Berlian,” sampai Teddy Rahman.

Ia juga berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Seluma terus meningkatkan sistem dan kualitas layanan informasi publik agar semakin mudah diakses dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Seluma.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni dalam menyampaikan apresiasi kepada Komisi Informasi Provinsi Bengkulu atas konsistensinya dalam mendorong keterbukaan informasi publik di daerah.

“Dengan kegiatan ini, mudah-mudahan semakin meningkatkan peran kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam keterbukaan informasi publik,” ucap Herwan Antoni.(aba)

Senator Destita Kagumi Inovasi Embek Community, Limbah Kambing Disulap Jadi Kompos Bernilai Ekonomi

0
EMBEK COMUNITY: Anggota DPD RI/MPR RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M mengunjungi Embek Community di Desa Suku Menanti IV, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu 20 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, REJANG LEBONG – Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mengaku kagum atas kemandirian dan inovasi Komunitas Embek atau Embek Community yang berada di Desa Suku Menanti IV, Kabupaten Rejang Lebong.

Komunitas yang diketuai Sumanto tersebut dinilai berhasil mengelola limbah peternakan kambing menjadi produk pupuk kompos yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus ramah lingkungan.

Limbah kotoran kambing diolah dengan cara dicampur bersama limbah kulit biji kopi, kemudian difermentasi hingga menghasilkan pupuk kompos yang tidak berbau dan siap digunakan untuk pertanian.

Menurut Senator Destita, inovasi yang dilakukan Embek Community merupakan contoh nyata penerapan ekonomi sirkular berbasis desa. Selain mampu mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahan limbah tersebut juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah inovasi luar biasa dari desa. Limbah yang sebelumnya tidak bernilai kini bisa menjadi produk unggulan yang mendukung pertanian dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Destita.

Ia menambahkan, pupuk kompos hasil fermentasi Embek Community terbukti mampu menyuburkan tanaman sayuran dan komoditas hortikultura, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen petani.

Destita pun berharap inovasi ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Provinsi Bengkulu dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Ketua Komunitas Embek, Sumanto, menjelaskan bahwa pupuk kompos produksi kelompoknya saat ini telah dipasarkan hingga ke luar Kabupaten Rejang Lebong, bahkan menjangkau Kabupaten Seluma sebagai wilayah pemasaran terjauh.

“Dalam satu bulan, kami bisa memproduksi sekitar 500 karung pupuk kompos dengan berat antara 35 hingga 45 kilogram per karung,” jelas Sumanto.

Ia menambahkan, pupuk kompos tersebut dijual dengan harga sekitar Rp45 ribu per karung dan mendapat respons positif dari para petani karena kualitasnya yang baik serta ramah lingkungan. (aba)

 

Jalan Bungamas–Pasar Sembayat Seluma Bengkulu Ditutup untuk Kendaraan Roda Empat

0
DITUTUP: Satlantas Polres Seluma menutup akses Jalan Kelurahan Bungamas-Pasar Sembayat untuk kendaraan roda empat mulai hari ini Selasa 23 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seluma menutup akses jalan Bungamas–Pasar Sembayat untuk kendaraan roda empat atau mobil. Penutupan dilakukan karena kondisi jalan yang mengalami amblas dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasatlantas Polres Seluma, Iptu Arief Abdullah mengatakan, penutupan tersebut terpaksa dilakukan lantaran kondisi titik jalan yang amblas semakin parah dan tidak lagi aman dilintasi kendaraan roda empat.

“Untuk sementara jalan Bungamas–Pasar Sembayat kami tutup bagi kendaraan roda empat karena kondisinya membahayakan. Titik amblasnya semakin melebar di bawah badan jalan,” ujar Iptu Arief Abdullah, Selasa petang 23 Desember 2025.

Meski demikian, lanjut Arief, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas dengan catatan harus ekstra hati-hati. Pihaknya telah memasang barier pembatas di lokasi jalan amblas yang hanya menyisakan ruang sempit bagi sepeda motor.

“Untuk sepeda motor masih bisa lewat, namun kami imbau pengendara tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut,” jelasnya.

Satlantas Polres Seluma juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma agar jalan yang amblas tersebut dapat segera ditangani dan diperbaiki.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Seluma supaya segera dilakukan perbaikan, karena jalan ini merupakan akses vital masyarakat,” tambah Arief.

Penutupan jalan bagi kendaraan roda empat ini mulai diberlakukan sejak hari ini dan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan, atau sampai kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilalui kembali.

“Penutupan berlaku sampai jalan diperbaiki dan benar-benar aman untuk dilewati kendaraan roda empat,” sampai Arief.

Satlantas Polres Seluma mengimbau masyarakat untuk sementara mencari jalur alternatif dan selalu mematuhi rambu serta arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Selagi jalan ini ditutup, pengendara bisa menggunakan jalan nasional untuk ke Pasar Sembayat,” tutup Arief Abdullah.(aba)

Desa Pasar Seluma Bengkulu Diusulkan ke KKP, Jadi Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026

0
KNMP: Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Seluma, Ali Sadikin saat berkoordinasi ke Pemdes Desa Pasar Seluma terkait usulan KNMP tahun 2026, kemarin 22 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Dinas Perikanan Kabupaten Seluma mengusulkan Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, sebagai calon penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.

Usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI karena Desa Pasar Seluma dinilai layak secara administrasi serta telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan, termasuk kesiapan lahan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, Ali Sadikin, mengatakan Desa Pasar Seluma memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, mengingat keberadaan Pelabuhan Perikanan yang berada di wilayah tersebut.

“Desa Pasar Seluma sangat strategis karena memiliki Pelabuhan Perikanan. KNMP ini nantinya akan menjadi penunjang utama sehingga diyakini mampu tumbuh dan berkembang serta menggerakkan perekonomian masyarakat nelayan,” jelas Ali dikonfirmasi Selasa siang 23 Desember 2025.

Ali menjelaskan, seluruh berkas administrasi usulan telah dikirimkan ke KKP dan saat ini tinggal menunggu tahapan verifikasi dari kementerian. Pihaknya pun optimistis Desa Pasar Seluma akan lolos sebagai penerima program KNMP Tahun 2026.

“Berkas sudah kita sampaikan, sekarang menunggu proses verifikasi. Secara kesiapan, Desa Pasar Seluma sangat siap,” kata Ali Sadikin.

Dengan adanya program Kampung Nelayan Merah Putih ucap Ali, kesejahteraan nelayan dan masyarakat Desa Pasar Seluma dapat meningkat serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir Kabupaten Seluma.

“Kita sama berusaha dan berjuang untuk mewujudkan ini. Kami akan berusaha keras Desa Pasar Seluma dibangun KNMP tahun 2026,” semangat Ali Sadikin

Sementara itu, Kepala Desa Pasar Seluma, Yus Sukardi, menyatakan pihak desa siap menerima dan mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih tersebut.

Ia mengungkapkan, seluruh persyaratan yang diminta oleh pemerintah pusat telah dipenuhi, termasuk kesiapan lahan seluas 1 hektare yang telah dihibahkan untuk lokasi pembangunan KNMP.

“Jika program KNMP ini kami dapatkan, saya optimistis Desa Pasar Seluma akan semakin maju. Kami sudah memiliki aset Pelabuhan Perikanan, sehingga KNMP akan menjadi penunjang yang sangat penting,” sampai Yus Sukardi.(aba)

Honor Nakes 2024 Siap Dibayarkan, BKD Seluma Minta Dinkes Segera Ajukan Usulan Pencairan

0
HONOR NAKES: Plt Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi menyampaikan bahwa pihaknya siap membayar Honor Nakes terhutang tahun 2024. Dinkes Seluma diminta ajukan usulan

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA-Pemerintah Kabupaten Seluma berencana melunasi utang honor tenaga kesehatan (nakes) tahun 2024 yang hingga kini belum terbayarkan.

Menjelang akhir tahun 2025, anggaran pembayaran honor tersebut telah tersedia di kas daerah. Namun demikian, Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma belum dapat memproses pencairan lantaran belum menerima usulan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi, mengatakan meskipun sudah ada perintah langsung dari bupati untuk melakukan pembayaran, pihaknya tetap harus mengikuti prosedur dan tahapan administrasi yang berlaku.

“Sekalipun sudah ada perintah membayar dari bupati, kami tetap harus menunggu proses dan tahapan usulan dari OPD teknis,” ujar Herman saat dikonfirmasi, Selasa 23 Desember 2025.

Herman menjelaskan, sebelumnya terdapat sekitar 800 tenaga kesehatan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Seluma yang honor tahun 2024-nya belum terbayarkan.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seluma telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025.

“Anggaran sudah tersedia di APBD Perubahan 2025. Sampai sekarang kami masih menunggu usulan dari OPD terlebih dahulu agar bisa diproses,” tambahnya.

Selain pembayaran honor nakes PTT, Pemkab Seluma juga akan melakukan pembayaran terhadap sejumlah proyek fisik yang juga terhutang tahun 2024. Pembayaran pekerjaan fisik tersebut akan dilakukan sebesar 30 persen dari nilai kontrak masing-masing pekerjaan.

“Untuk pekerjaan fisik yang terhutang tahun 2024, pembayarannya juga kita lakukan secara dicicil sebesar 30 persen untuk setiap item pekerjaannya,” pungkas Herman.(aba)

BMA Seluma Akhirnya Buka Suara, Tanggapi Marak ASN Digrebek Kasus Asusila

0
TERAPKAN SANKSI ADAT: Sekretaris BMA Seluma, Marwan Suparsi dikonfirmasi Selasa siang 23 Desember 2025 menegaskan agar pengurus adat kecamatan, desa dan kelurahan untuk tegas terapkan sanksi adat

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, meminta pengurus adat di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan untuk bersikap tegas dalam menegakkan norma serta sanksi adat terhadap setiap pelanggaran yang terjadi di tengah masyarakat.

Sekretaris BMA Seluma, Marwan Suparsi menegaskan bahwa aturan adat merupakan aturan yang mengikat dan tidak boleh diabaikan, termasuk jika pelanggaran dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN).

“Norma dan aturan adat harus diterapkan sesuai fungsinya. Siapa pun yang melanggar wajib diberikan sanksi adat, tanpa pandang bulu,” ucap Marwan dikonfirmasi Selasa siang 23 Desember 2025.

Ia menyebutkan, pengurus adat di tingkat desa dan kelurahan harus berani mengambil peran dalam menyikapi setiap pelanggaran adat yang terjadi di wilayahnya.

“Jika ada pelanggaran, pengurus adat desa dan kelurahan harus bertindak. Pelanggar wajib dikenakan sanksi sesuai dengan bentuk pelanggaran yang dilakukan,” ucap Marwan.

Marwan juga menyoroti maraknya pelanggaran norma adat yang melibatkan ASN di Kabupaten Seluma. Menurutnya, sebagai pelayan publik, ASN seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Sebagai aparatur sipil negara, ASN harus menjadi teladan. Jangan sampai justru melanggar norma adat yang berlaku di masyarakat,” kata Marwan.

Jika pengurus adat di tingkat desa dan kelurahan mengalami kendala dalam penanganan pelanggaran adat, Marwan meminta agar segera berkoordinasi dengan pengurus adat kecamatan.

“Pengurus adat kecamatan wajib melakukan pendampingan dan supervisi agar penegakan adat berjalan maksimal,” jelasnya.

Ke depan, BMA Seluma akan menggencarkan sosialisasi adat kepada masyarakat dan ASN agar tidak lagi terjadi perbuatan yang bertentangan dengan norma adat.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi agar ke depan tidak ada lagi perilaku tidak senonoh yang melanggar adat,” tutup Marwan.(aba)