Beranda blog Halaman 10

Sat Intelkam Polres Seluma Datangi Objek Wisata Napal Jungur, Imbau Pengelola dan Pengunjung Waspada Cuaca Ekstrem

0
BERIKAN ARAHAN: Kasat Intelkam Polres Seluma, Iptu Yansi Rully memberikan arahan kepada pengelola objek wisata Napal Jungur untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung Minggu pagi 4 Januari 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Seluma melakukan kunjungan ke objek wisata pemandian Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Intelkam Polres Seluma, Iptu Yansi Rully, atas arahan Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan. Kunjungan ini dilakukan Minggu pagi 4 Januari 2026, saat aktivitas pengunjung mulai ramai di akhir pekan.

Yansi Rully mengatakan, kehadiran Sat Intelkam di lokasi wisata bertujuan untuk memastikan keamanan serta keselamatan para pengunjung yang sedang berlibur bersama keluarga. Selain itu, pihak kepolisian juga ingin memastikan pengelola wisata telah menjalankan standar pengamanan dengan baik.

“Objek wisata merupakan salah satu tempat yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas maupun kecelakaan apabila tidak diawasi dengan baik. Oleh karena itu, kami turun langsung untuk memberikan imbauan dan memastikan semuanya berjalan aman dan tertib,” ungkap Yansi Rully.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Intelkam juga menyampaikan arahan secara langsung kepada para pengunjung agar selalu mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pengelola wisata.

Pengunjung diminta untuk berhati-hati saat berada di area pemandian serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama berada di kawasan wisata. Kepolisian mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan rasa aman, khususnya di tempat umum yang ramai dikunjungi.

Tidak hanya kepada pengunjung, Sat Intelkam Polres Seluma juga memberikan perhatian khusus kepada pengelola objek wisata Napal Jungur. Pengelola diminta untuk terus aktif memberikan imbauan keselamatan kepada pengunjung, terutama mengingat adanya surat edaran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Pengelola kami minta untuk tidak lengah dan selalu mengingatkan pengunjung, terutama terkait kondisi cuaca yang saat ini cukup ekstrem. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama,” kata Yansi Rully.

Kasat Intelkam berharap dengan adanya kegiatan ini, pengelola dan pengunjung objek wisata Napal Jungur dapat lebih meningkatkan kewaspadaan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar tanpa adanya gangguan maupun kejadian yang tidak diinginkan.

“Kita tidak ingin ada lagi kejadian tenggelam di objek wisata ini. Jadi pengelola harus siaga, mengawasi dan memantau semua pengunjung yang datang,” sampai Yansi Rully.(aba)

Seluma Peringkat Pertama CKG Provinsi Bengkulu. Bupati Teddy Rahman: Pelayanan Kesehatan Prioritas Utama

0
PERINGKAT PERTAMA: Kabupaten Seluma meraih peringkat pertama pelayanan CKG se Provinsi Bengkulu tahun 2025 dengan indek capaian sebesar 96,01 persen

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu sukses melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Dari 10 kabupaten/kota, Kabupaten Seluma meraih peringkat pertama se Provinsi Bengkulu. Sesuai rilis yang disampaikan Pemprov Bengkulu 31 Desember 2025 lalu.

Bupati Seluma Teddy Rahman mengungkapkan program CKG merupakan program pemerintah untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dasar secara cuma-cuma kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pemeriksaan tersebut meliputi anak sekolah dan lansia, yang bertujuan untuk deteksi dini penyakit dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yang terintegrasi dengan sistem Satu Sehat Mobile.

“Alhamdulillah, program CKG yang kita laksanakan sejak awal kami dilantik sukses besar. Kita Seluma meraih peringkat pertama se Provinsi Bengkulu dengan kategori pelayanan terbanyak,” terang Teddy Rahman dikonfirmasi Sabtu siang 3 Januari 2026.

Pelayanan CKG merupakan pelayanan utama yang diprioritaskan Pemkab Seluma kata Teddy Rahman. Pelayanan tersebut meliputi deteksi masalah kesehatan sejak dini (faktor risiko, pra-penyakit, penyakit, red).

Mencegah penyakit dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. Serta meningkatkan kualitas hidup dan mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Prestasi ini tak luput dari kerja keras rekan-rekan di Dinkes, rumah sakit dan puskesmas hingga postu,” ujar Bupati Seluma.

Sesuai data yang dirilis Pemprov Bengkulu, jumlah masyarakat Seluma yang mendaftar CKG mencapai 32 ribu lebih, dengan persentase kehadiran pelayanan CKG sebesar 96,01 persen.

Dari jumlah pendaftar tersebut, capaian pelayanan CKG secara keseluruhan mencapai 30,75 persen. Sementara untuk CKG anak sekolah mencapai 39,6 persen.

“Program CKG ini akan terus kita tingkatkan. Terus lakukan sosialisasi ke masyarakat, agar diketahui. Hingga nantinya capaian CKG ini bisa 100 persen dirasakan oleh masyarakat,” sampai Teddy Rahman.(aba)

Bupati dan Wakil Bupati Seluma Teddy Rahman-Gustianto, Kunjungi Korban Kebakaran Pasar Tais. Berikan Bantuan dan Sampaika Belasungkawa

0
BERIKAN BANTUAN: Bupati Seluma Teddy Rahman-Gustianto mengunjungi korban kebakaran di Kelurahan Pasar Tais, Jum'at pagi 2 Januari 2026. Bupati dan Wabup menyampaikan belasungkawa dan bantuan kepada korban dan keluarga

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA- Bupati dan Wakil Bupati Seluma, Teddy Rahman-Gustianto menyambangi korban kebakaran enam ruko di Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma, Jum’at pagi 2 Januari 2026. Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati ini disambut sukacita oleh korban dan masyarakat.

Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan kedatangan dirinya dan wakil bupati untuk memastikan kondisi korban dan keluarga pasca terjadinya kebakaran.

“Kami Pemkab Seluma turut belasungkawa atas kejadian ini. Musibah ini adalah musibah juga bagi kami Pemkab Seluma,” ucap Bupati Seluma kepada korban dan keluarganya.

Bupati dan wakil Bupati Seluma memberikan motivasi dan semangat kepada korban dan keluarga. Untuk menerima musibah dengan ikhlas dan lapang dada, Pemkab Seluma akan selalu hadir untuk mendukung agar semua bisa kembali pulih.

“Hikma besar setelah musibah ini. Pemkab Seluma hadir untuk memberikan dukungan, agar para korban cepat bangkit dari musibah ini,” kata Teddy.

Wakil Bupati Gustianto juga menyampaikan rasa empatinya kepada para korban kebakaran. Dirinya berharap, semua korban bersabar menghadapi cobaan berat ini.

“Insha allah, tuhan akan gantikan dengan yang lebih setelah ini. Selalu bersabar dan istiqoma menghadapi cobaan berat ini,” ucap Wabup Gustianto.

Wabup mengatakan, dirinya dan Bupati juga merasakan kesedihan yang dialami korban dan keluarganya ini. Wabup berharap korban dan keluarga cepat pulih di bangkit dari musibah ini.

Dalam kunjungan ini, Bupati dan Wakil Bupati Seluma memberikan bantuan kepada para korban kebakaran. Bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan masak, pakaian, air bersih, terpal, makanan siap saji serta obat-obatan.(aba)

Hujan Seharian, Bupati Seluma Minta Masyarakat Waspada Banjir dan Longsor, BPBD Siaga Satu

0
TINDAK TEGAS: Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM dikonfirmasi Sabtu siang (2/5/2026) menyampaikan akan menindak tegas perusahaan tidak lengkap perizinan dan pengelolaan limbah tidak sesuai prosedur

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kabupaten Seluma diguyur hujan sejak Jumat pagi 2 Januari 2026 hingga petang ini masih berlangsung. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.

Bupati Seluma, Teddy Rahman meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.

“Hujan turun sejak pagi dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga malam. Kami minta masyarakat berhati-hati, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor,” pesan Teddy Rahman, dikonfirmasi Jum’at petang 2 Januari 2026.

Bupati juga menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan lurah agar terus memantau kondisi wilayah masing-masing. Jika terjadi bencana, aparat di lapangan diminta segera mengambil tindakan awal dan melaporkannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma.

“Jangan menunggu parah. Begitu ada tanda-tanda banjir atau longsor, segera laporkan ke BPBD agar bisa ditangani dengan cepat,” tegas Teddy.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Bupati Seluma menetapkan status siaga satu bagi BPBD Seluma. Seluruh personel diminta siap siaga penuh dan segera turun ke lokasi jika terjadi bencana.

“BPBD kami minta siaga satu, siap 24 jam. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Teddy Rahman.

Pantauan Warnabengkulu.co.id hujan yang turun sejak Jumat pagi menyebabkan debit air sungai di sejumlah wilayah mulai meningkat dan air tampak keruh.

Di Desa Air Latak, air sungai sudah merendam area persawahan milik warga. Sementara itu, di Desa Air Periukan dan wilayah Kecamatan Seluma Selatan, air sungai mulai meluap dan menggenangi perkebunan masyarakat.
Jika hujan terus berlanjut hingga malam, air berpotensi masuk ke jalan raya dan pemukiman masyarakat.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap memantau kondisi sekitar, mengamankan barang-barang berharga dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika kondisi memburuk.(aba)

Pemkab Seluma Gelar Penanaman Pohon di DAS Desa Taba Lubuk Puding, Wabup Gustianto: Se Kabupaten Disiapkan 1.000 Pohon

0
TANAM POHON: Tampak Wakil Bupati Seluma, Drs.H. Gustianto menanam pohon di DAS Desa Taba Lubuk Puding, Selasa pagi 30 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma menggelar kegiatan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan, Selasa pagi 30 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur kecamatan dan desa, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seluma.

Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak penanaman pohon se-Provinsi Bengkulu yang dilaunching langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Daerah Aliran Sungai yang memiliki peran penting sebagai penyangga ekosistem sungai.

“Penanaman pohon ini adalah bagian dari pencanangan gerakan penyelamatan DAS. Sungai merupakan sumber kehidupan, sehingga kawasan penyangganya harus kita jaga bersama,” jelas Gustianto.

Menurutnya, Pemkab Seluma telah menyiapkan sebanyak 1.000 bibit pohon yang akan ditanam secara bertahap di seluruh wilayah DAS yang ada di Kabupaten Seluma.

“Tidak hanya di Desa Taba Lubuk Puding, tapi seluruh DAS di Kabupaten Seluma akan kita lakukan penghijauan. Totalnya ada sekitar 1.000 pohon yang kita siapkan,” ujarnya.

Gustianto menjelaskan, penanaman pohon ini bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi, banjir, serta kerusakan lingkungan akibat berkurangnya tutupan vegetasi di sepanjang aliran sungai.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi DAS yang kritis. Dengan adanya penanaman pohon ini, resapan air bisa terjaga dan risiko bencana dapat diminimalisir,” ucap Wabup.

Lebih lanjut, Pemkab Seluma juga menggandeng sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan DAS yang ada di wilayah perusahaan.

“Kita libatkan perusahaan agar bersama-sama bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” kata Gustianto.

Wabup Gustianto juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Menanam saja tidak cukup, harus kita rawat bersama. Kalau pohon ini tumbuh dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita nanti,” sampai Wabup Gustianto.(aba)

Puluhan Miliar Anggaran di DPRD Seluma Tak Tersentuh Efesiensi Tahun 2026, TAPD Sisir Anggaran OPD dan Setda

0
RAPAT BANGGAR: Rapat Banggar DPRD Seluma, Selasa siang 30 Desember 2025 membahasa hasil evaluasi gubernur terhadap APBD Tahun 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pemerintah kabupaten Seluma terus berbenah dalam manajemen keuangan daerah. Evaluasi gubernur terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 telah diterima, namun tidak mengalami perubahan secara signifikan. Total belanja daerah di APBD 2026 Rp 996.098.653.665.

“Insha Allah devisit Rp 16 Miliar ini bisa tertutupi dengan silpa tahun 2025,” ujar Sekretaris Daerah Deddy Ramdhani saat rapat Banggar DPRD Seluma, Selasa 30 Desember 2025.

Dijelaskan Deddy, mengacu hasil evaluasi gubernur yang menitik beratkan dilakukannya efesiensi, maka pihaknya akan segera melaksanakan. Efesiensi akan dilakukan pada kegiatan inti di OPD yang lebih besar dari kegiatan penunjang.

“Termasuk pengadaan alat tulis kantor yang masih terbilang tinggi di OPD, juga akan kita lakukan penyisiran untuk dilakukan efesiensi,” terang Deddy.

Namun anehnya, efesiensi yang akan dilakukan ini tidak berlaku untuk sekretariat DPRD Seluma. Anggaran di DPRD Seluma tidak dilakukan efesiensi satu item pun. Efesiensi hanya akan dilakukan oleh TAPD untuk kegiatan di Sekretariat daerah dan OPD.

“Kita sudah lakukan pergeseran dan pembahasan bersama DPRD Seluma. Sehingga tinggal merealisasikan kegiatannya saja lagi,” sampai Deddy.

Diketahui, pendapatan daerah tahun 2026 sebesar Rp 979.495.202.611. Pendapatan ini bersumber dari pendapatan transfer pemerintah Pusat  Rp890.402.682.000.  Kemudian pendapatan transfer antar daerah Rp 28.482.466.327. Kemudian lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan Rp15.937.920.000.

Sedangkan dari sektor  Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 44.672.134.284. Yang terdiri dari pajak daerah sebesar Rp 30.469.694.210. Kemudian Retribusi Daerah     Rp1.437.244.335. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp 1.555.817.895. Lain-lain PAD yang sah Rp11.209.377.844.(aba)

Lusa, Kontrak KNMP Desa Penago 1 Berakhir, Kontraktor Di Adendum dan Bayar Denda Per Hari

0

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kontrak pekerjaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Penago 1, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, berakhir lusa atau 31 Desember 2025. Namun hingga saat ini, progres pembangunan proyek bernilai Rp 22,1 miliar tersebut baru mencapai sekitar 70 persen.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Seluma, Ali Sadikin, mengatakan setelah masa kontrak berakhir, kontraktor pelaksana yakni PT Karsa Prabala masih diberikan kesempatan tambahan waktu selama 50 hari untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

“Kontraknya berakhir 31 Desember 2025. Setelah itu masih ada tambahan waktu 50 hari untuk penyelesaian pekerjaan,” kata Ali Sadikin, Senin 29 Desember 2025.

Meski diberikan perpanjangan waktu, Ali menegaskan bahwa pihak kontraktor tetap dikenakan denda keterlambatan sesuai ketentuan kontrak yang berlaku.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp 22,1 miliar, PT Karsa Prabala diwajibkan membayar denda sebesar 1.000 per mil per hari, atau sekitar Rp 220 juta per hari selama masa keterlambatan pekerjaan.

“Dendanya tetap berjalan sesuai aturan kontrak,” tegas Ali Sadikin.

Sementara itu, Kontraktor Pelaksana PT Karsa Prabala, Dimy, membenarkan adanya perpanjangan waktu pengerjaan proyek KNMP di Desa Penago 1 tersebut. Ia menyebutkan bahwa perpanjangan waktu tersebut disertai dengan adendum kontrak yang harus dipatuhi.

“Kita kena adendum. Namun apa pun konsekuensinya akan kami ikuti sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap pekerjaan yang telah disepakati ini,” ujar Dimy.(aba)

Jembatan Gantung Desa Simpang Seluma Dibangun Tahun 2026, Gunakan Dana CSR Pertamina

0
JEMBATAN SIMPANG: Kadis PUPR Seluma, M. Saipullah, ST,MT dikonfirmasi Senin siang 29 Desember 2025 menjelaskan bahwa jembatan gantung Desa Simpang akan dibangun tahun 2026 menggunakan dana CSR PT Pertamina

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Kabar baik untuk masyarakat Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Jembatan gantung yang selama ini menjadi akses vital warga dipastikan akan kembali dibangun pada tahun 2026 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M. Saipullah, saat dikonfirmasi Senin pagi 29 Desember 2025.

Menurut Saipullah, pembangunan jembatan gantung Desa Simpang akan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina dengan total anggaran mencapai Rp 350 juta.

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan gantung Desa Simpang sudah dipastikan terealisasi tahun 2026. Anggarannya berasal dari CSR Pertamina sebesar Rp 350 juta,” kata M. Saipullah.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut dinilai mencukupi untuk melakukan perbaikan sekaligus pembangunan kembali jembatan gantung yang selama ini kondisinya memprihatinkan dan sangat dibutuhkan masyarakat.

“Dengan anggaran yang ada, kami pastikan jembatan gantung ini bisa kembali difungsikan dengan aman. Ini memang kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk aktivitas sehari-hari,” jelas M. Saipullah.

Selama ini, jembatan gantung Desa Simpang menjadi akses utama warga untuk menuju lahan pertanian, sekolah, serta aktivitas ekonomi lainnya. Kerusakan jembatan kerap dikeluhkan warga karena membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat.

Selain pembangunan jembatan gantung, Dinas PUPR Seluma juga telah mengusulkan pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan Kelurahan Selebar dengan Desa Simpang kepada Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan (BPJN).

“Untuk jembatan permanen, kami sudah mengusulkan ke BPJN dengan anggaran sekitar Rp 3,4 miliar dan alhamdulillah sudah mendapat lampu hijau,” ungkap M. Saipullah.

Namun demikian, karena kondisi jembatan gantung yang saat ini dinilai sangat mendesak dan menyangkut keselamatan warga, pembangunan jembatan gantung diputuskan untuk didahulukan.

“Jembatan gantung ini sifatnya darurat dan sangat dibutuhkan masyarakat sekarang. Sementara untuk anggaran dari BPJN, nantinya akan direalisasikan untuk pembangunan jembatan permanen di jalan link kabupaten,” tambahnya.

M. Saipullah berharap, dengan dibangunnya jembatan gantung pada tahun 2026, aktivitas masyarakat Desa Simpang dan sekitarnya dapat kembali berjalan normal sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen.

“Harapan kita, jembatan gantung ini bisa menjadi solusi sementara yang aman dan layak bagi masyarakat, sebelum jembatan permanen dibangun,” tutup M. Saipullah.(aba)

Awal Tahun 2026, Bupati Seluma Teddy Rahman Akan Mutasi Pejabat. Ini Skemanya! 

0
MUTASI PEJABAT: Sekretaris daerah Seluma, Deddy Ramdhani, SE, M. SE, MA dikonfirmasi Senin 29 Desember 2025 menjelaskan rencana mutasi dan rotasi pejabat Seluma yang direncanakan digelar awal tahun 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA-Pemerintah Kabupaten Seluma memastikan akan melakukan rotasi besar-besaran terhadap pejabat eselon II pada awal tahun 2026. Kebijakan ini merupakan langkah awal Bupati Seluma Teddy Rahman bersama Wakil Bupati dalam melakukan penataan birokrasi dan penyegaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Namun demikian, dari rotasi yang akan dilakukan tersebut, dipastikan sebanyak 10 jabatan kepala OPD akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Penunjukan Plt ini dilakukan sambil menunggu pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang direncanakan berlangsung pada Februari 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, mengatakan rotasi pejabat eselon II akan menjadi prioritas pertama yang dilaksanakan pemerintah daerah pada Januari 2026. Proses rotasi ini mengacu pada hasil uji kompetensi (uji kom) yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Untuk rotasi jabatan, tahap awal kita lakukan terhadap pejabat eselon II terlebih dahulu pada Januari. Dasarnya adalah hasil uji kompetensi yang sudah dilakukan,” terang Deddy Ramdhani dikonfirmasi Senin 29 Desember 2025.

Setelah rotasi eselon II rampung, lanjut Deddy, barulah akan melanjutkan untuk mutasi dan rotasi jabatan eselon III. Namun, proses tersebut baru akan dilakukan setelah pejabat eselon II yang baru dilantik mulai bekerja dan menyusun tim kerja di masing-masing OPD.

“Tahap awal eselon II, setelah itu baru dilanjutkan ke eselon III. Jadi pejabat eselon II yang baru dilantik akan kita minta langsung bekerja, menyusun personel yang memang benar-benar mampu mendukung program OPD,” jelas Deddy.

Menurut Deddy, kebijakan ini bertujuan agar setiap OPD diisi oleh aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten, profesional, dan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Seluma di bawah kepemimpinan kepala daerah yang baru.

“Pejabat eselon II harus bisa membawa orang-orang yang memang siap bekerja untuk membangun Seluma, bukan sekadar mengisi jabatan,” tegasnya.

Terkait 10 OPD yang akan dijabat oleh Pelaksana tugas, Deddy mengungkapkan bahwa kekosongan jabatan tersebut akan diisi secara definitif melalui seleksi terbuka JPT yang nantinya akan digelar. Seleksi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun OPD yang dipastikan akan dijabat Plt di antaranya adalah Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), DPMPTSP, Bappeda, BKPSDM, serta beberapa OPD lainnya.

“Nanti kita laksanakan seleksi JPT untuk mengisi 10 jabatan eselon II yang dijabat Pelaksana tugas ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Deddy juga mengakui bahwa rencana rotasi dan mutasi ini menimbulkan keresahan di kalangan ASN Pemkab Seluma. Pasalnya, sejak Bupati dan Wakil Bupati Seluma dilantik, belum pernah dilakukan rotasi dan mutasi dalam skala besar.

“Perlu kami tegaskan, mutasi dan rotasi yang akan dilakukan ini secara prosedural dan sesuai aturan. Kita tidak ingin menyalahi ketentuan yang ada,” sampai Deddy Ramdhani.

Deddy menegaskan bahwa seluruh proses rotasi, mutasi, dan seleksi jabatan akan dilakukan secara transparan dan profesional demi menciptakan birokrasi yang lebih efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.(aba)

Mahasiswi Asal Jakarta Barat Alami Laka di Seluma Bengkulu, TKP Sawangan Desa Padang Pelasan

0
LAKALANTAS: Inilah penampakan kendaraan yang terlibat Lakalantas di Sawangan Desa Padang Pelasan, Minggu pagi 28 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Nasional Lintas Barat Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi, 28 Desember 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa kecelakaan ini tepatnya terjadi di sawangan Desa Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan, yang dikenal sebagai salah satu titik jalan dengan kondisi lurus namun cukup ramai dilalui kendaraan dari dan menuju Kota Bengkulu.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasatlantas Polres Seluma, Iptu Arief Abdullah, membeberkan kronologi lakalantas yang sempat membuat macet lalulintas ini.

Arief menjelaskan, kecelakaan melibatkan kendaraan roda empat, yakni mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B 2653 BYF dan Toyota Avanza bernomor polisi BD 1329 PQ.

Toyota Innova dikemudikan oleh Niace Fitri (32), seorang mahasiswi asal Kampung Banjir Kanal, Jakarta Barat. Sementara Toyota Avanza dikemudikan oleh Sutrisno (38), warga Desa Purbosari, Kecamatan Seluma Barat.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal para saksi, kendaraan Toyota Innova melaju dari arah Kota Bengkulu. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut terlalu melebar ke kanan sehingga masuk ke jalur berlawanan,” jelas Arief Abdullah.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Avanza yang dikemudikan Sutrisno. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan dan samping mobil. Puing-puing kendaraan sempat berserakan di badan jalan sehingga arus lalu lintas di lokasi kejadian mengalami perlambatan.

Untuk kondisi para korban, sopir Toyota Innova, Niace Fitri, tidak mengalami luka fisik. Namun mengalami trauma akibat peristiwa kecelakaan tersebut.

Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza, Sutrisno, mengalami luka di bagian wajah. Selain itu, salah satu penumpang Toyota Avanza, Putri Wulandari (4), mengalami luka di bagian kepala serta luka robek di wajah. Seorang penumpang lainnya, Eni Supriati mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Satlantas Polres Seluma yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi terhadap para korban serta mengamankan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

“Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis, dan kendaraan yang terlibat kecelakaan telah kami amankan ke Mako Polres Seluma untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasatlantas.

Kasatlantas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah Kabupaten Seluma agar senantiasa berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama di ruas Jalan Nasional Lintas Barat Sumatera di Kabupaten Seluma.

“Pengendara diminta untuk selalu mematuhi marka jalan dan rambu lalu lintas. Di beberapa titik jalan masih terdapat kondisi berlubang dan bergelombang. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat demi keselamatan bersama,” pesan Arief Abdullah.(aba)