Beranda blog Halaman 94

Refleksi Akhir Tahun, Dua Tahun Kepemimpinan Erwin-Gustianto

0

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Tanggal 26 Februari 2020 adalah tanggal bersejarah bagi Erwin Octavian- Gustianto. Pada tanggal itu, keduanya resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Seluma usai dilantik oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Mulai tanggal itu pula, pasangan yang dipercaya masyarakat Seluma ini bekerja. Menuangkan segenap ide dan pemikiran mewujudkan semua program yang ditawarkan pada masyarakat saat kampanye Pemilu.

Redaksi Media Online Warnabengkulu.co.id memberikan sekelumit catatan sebagai refleksi akhir tahun 2022, terhadap kinerja dan program yang dilaksanakan Erwin-Gustianto, kurun waktu 2020-2022. Dengan lima program prioritas yakni Seluma seribu jalan mulus, Seluma mudah berinvestasi, Seluma melayani, Seluma desa maju serta Seluma beragama dan berbudaya.

Berbicara soal program, sudah pasti yang menjadi pertanyaan adalah wujud dan aksi nyatanya. Sebab ini merupakan janji politik yang disampaikan dan ditawarkan kepada masyarakat saat kampanye.

Tidak akan ditagih, tapi akan menjadi tolak ukur masyarakat terhadap pasangan yang mendapat amanah masyarakat ini.
Membangun Kabupaten Seluma bukanlah perkara mudah. Dengan APBD yang masih sangat minim, semua harus terlayani dan diwujudkan.

Erwin-Gustianto harus berpikir keras, sebab dengan anggaran yang tersedia mustahil dapat mewujudkan lima program yang telah digagas. Namun semua dijawab dan dibuktikan oleh Erwin-Gustianto. Lima program tersebut mulai dirasakan oleh masyarakat.

“Kurang dari Rp 200 miliar anggaran yang dapat kita gunakan untuk pembangunan fisik ini di APBD kita. Ini tantangan bagi saya untuk mewujudkan program yang kami gagas,” ujar Erwin.

Menjadi pertanyaan masyarakat setiap minggunya bupati melaksanakan dinas luar (DL). Namun inilah cara mantan eselon 3 Disdukcapil Seluma ini untuk mendongkrak anggaran pembangunan.

Tidak ada lagi kementerian yang tidak didatangi, yang tujuannya mencari program yang dapat dibawa ke Kabupaten Seluma. Di kementerian Erwin bagaikan “pengemis“, tapi ini tak menciutkan nyali bupati yang baru berulang tahun yang ke 40 ini.

“Muka saya telah tebal, yang penting Seluma maju, masyarakat saya sejahtera,” ucapnya.

Program seribu jalan mulus, kini mulai dirasakan oleh masyarakat. Perlahan namun pasti, jalan-jalan kabupaten menuju desa maupun sentra pertanian telah dibangun.

“Untuk jalan yang telah dibangun tolong dijaga, rawat agar terus dapat dimanfaatkan,” pinta Erwin.

Untuk pembangunan fisik ini, harus ada sedikit penekanan pengawasan terhadap kontraktor, agar pembangunan yang dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi, Dinas PUPR harus bekerja keras.

Program Seluma mudah berinvestasi juga harus menjadi perhatian. Sebab ini merupakan salah satu pendongkrak APBD. Namun demikian, mudah berinvestasi bukan harus dimudah-mudahkan. Semua harus sesuai aturan, sesuai yang menjadi kewenangan daerah. Harus ada promosi yang dilakukan, untuk menarik minat investor berinvestasi di Kabupaten Seluma.

Sementara program Seluma melayani masih harus ditekankan lagi. OPD jangan kaku dalam melayani, orang ataupun warga yang datang harus dilayani dengan prima.

Implementasi Seluma desa maju sangat sejalan dengan program seribu jalan mulus. Jalan merupakan sarana pendukung untuk kemajuan desa. Pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait hanya tinggal mendorong melalui program untuk memajukan desa ini.

Sementara itu program Seluma beragama dan berbudaya juga telah dirasakan oleh masyarakat. Beragam kegiatan keagamaan telah dilaksanakan, begitu juga kegiatan kebudayaan. Gedung daerah yang dulunya terkesan angker bagi masyarakat kini telah dibuka lebar. Namun yang menjadi catatan untuk program ini khususnya bidang keagamaan harus digencarkan kembali kegiatan keagamaan ke masyarakat.

Majelis taklim, TPQ juga pembinaan keagamaan masyarakat non muslim juga harus diperhatikan. Sementara untuk budaya, tinggal mempromosikan dengan membuat ivent daerah yang dapat menarik minat masyarakat berkunjung ke Kabupaten Seluma.(**)

Penulis: Yayan Hartono

44 Tenaga Kesehatan Kabupaten Kaur Lulus Seleksi PPPK

0

Warnabengkulu co.id//Kabupaten Kaur – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Kabupaten Kaur, telah mengumumkan hasil seleksi PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes).
Sebanyak 44 peserta tes dinyatakan lulus setelah melalui serangkaian seleksi PPPK beberapa waktu yang lalu.

Selanjutnya Nakes yang dinyatakan lulus harus melengkapi berkas sesuai dengan pengumuman.( Rls)

Pendaftaran PPS Diperpanjang, 30 Desember

0

PKPU No 534 Tahun 2022, tentang perpanjangan pendafataran PPS KPU Seluma

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma – Sesuai dengan keputusan KPU Nomor 534 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan KPU Nomor 476 tentang pedoman teknis pembentukan badan adhoc penyelenggara pemilihan umum dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seluma Resmi memperpanjang penerimaan berkas calon Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Sehubungan dengan hal tersebut, KPU Kabupaten Seluma membuka penerimaan pendaftaran bagi calon anggota PPS, sejak tanggal 18 Desember 2022 dan akan berakhir pada tanggal 30 Desember.

“Sebelumnya pendaftaran ini kita tutup pada 28 Desember, tapi karena ada PKPU terbaru pendaftaran kita perpanjang hingga 30 Desember,” sampai Sekretaris KPU Seluma, Rudi Yulianti(aba/prw)

Dukung Tambang Pasir Besi, Puluhan Warga Gelar Orasi

0

Dok//WB

ORASI: Puluhan warga desa penyangga menggelar orasi di lokasi tambang pasir besi PT. FBA, kemarin siang (28/12/2022)

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma– Sekitar 200 an warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan menggelar orasi di lokasi tambang pasir besi milik PT Faminglevto Bakti Abadi (FBA), kemarin (28/12/2022). Massa yang datang sekirang pukul 11.00 WIB tersebut menggelar orasi mendukung keberadaan perusahaan tambang pasir besi yang hingga saat ini masih menuai komplik. Ratusan warga ini mendesak agar perusahaan segera melakukan aktivitas penambangan sesuai dengan izin yang ada.

Kordinator aksi, Tarmizi menyampaikan bahwa tidak seluruh warga Desa Pasar Seluma dan desa penyangga lainnya menolak keberadaan tambang pasir besi ini. Ia juga meminta agar pemerintah daerah tidak mempersulit dan meminta PT. FBA segera melakukan aktivitas.

“Banyak peluang kerja jika tambang ini telah jalan. Kita di Seluma ini masih banyak yang membutuhkan pekerjaan ini,” kata Tarmizi.

Tarmizi juga meminta pihak kepolisian bisa bertindak tegas terhadap oknum yang menghambat dengan mengatasnamakan warga ini. Sebab perbuatan tersebut sangat merugikan selain menghambat iklim investasi yang dicanangkan pemerintah.

“Tidak ada yang dirugikan jika tambang ini beroperasi. Lokasi tambang ini jauh dari pemukiman, banyak peluang yang akan didapat masyarakat dengan adanya tambang ini,” ungkap Tarmizi.

Aksi ataupun orasi warga ini berlangsung hampir satu jaman ini digelar tepat di depan  gerbang masuk lokasi tambang. Hujan yang mengguyur, tidak menyurutkan warga menyampaikan orasinya. Aksi ini dikawal langsung pihak kepolisian dari Polres Seluma.

“Ini bentuk dukungan kami terhadap tambang ini. Jangan takut untuk melakukan aktivitas karena saat ini perizinanya sudah lengkap,”  sampai Tarmizi kepada wartawan.

Terpisah, Humas PT FBA, Daddy yang menemui warga tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada PT. FBA. Daddy mengatakan PT FBA siap berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat khusus desa penyangga melalui program program nantinya.

“Perusahan berkomitmen memenuhi semua kewajiban, termasuk CSR untuk warga juga penyerapan tenaga kerja,” ucap Daddy.

Untuk diketahui, PT Faminglevto Bakti Abadi, sudah mengantongi izin lengkap di wilayah Kuasa Pertambangan (KP) serta tidak masuk ke kawasan Cagar Alam(CA) dengan mengacu kepada titik titik koordinat dan peta yang dikeluarkan BKSDA Lampung.

“Kita berinvestasi tidak asal aslaan. Seluruh dokumen perizinan dan UKL UPL juga sudah ada termasuk kajian ilmiahnya,” tegas Daddy.(aba)

Awasi PT BIL, Dewan Seluma Jangan Cuma Gertak “Sambal”

0

Dok//WB

MASIH BERAKTIVITAS: Inilah jalan masuk ke area penambangan PT BIL di Desa Sekuang Jaya yang masih terlihat aktivitas pengangkutan batubara yang dikamuflase kegiatan proyek

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seluma memastikan akan mengawasi proses reklamasi lahan tambang milik PT. Bara Indah Lestari (BIL) di Desa Sengkuang Jaya, Kecamatan Seluma Barat.

Statemen ini telah disampaikan Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca, sejak sebulan lalu. Namun hingga saat ini belum ada aksi yang dilakukan, sementara aktivitas di PT BIL hingga saat ini terus berlangsung. DPRD Seluma jangan cuma gertak sambal.

“Masih kita jadwalkan, kemarin-kemarin kita masih sibuk bahas APBD 2023,” terang Nofi.

Ketegasan DPRD Seluma sangat diharapkan untuk mengawasi aktivitas PT BIL pasca melaporkan menutup kegiatan penambangan pada Juli lalu. DPRD Seluma yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan ini, harus bersikap tegas. Bukan hanya memastikan proses reklamasi, tetapi juga aktivitas yang hingga saat ini masih berlangsung harus benar dipastikan.

“Aktivitas yang berlangsung saat ini juga akan menjadi perhatian serius kami, selain reklamasi,” ujar Nofi.

Untuk aktivitas yang ada saat ini ucap Nofi, jika masih dilakukan PT BIL sudah sangat menyalahi, sudah masuk kategori pencurian atau ilegal mining. Hal ini dapat diproses pidana sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

“Jika terbukti nantinya masih melakukan aktivitas, kita akan rekomendasikan ke APH untuk memprosesnya,” sampai Nofi.

Ditambahkannya untuk reklamasi sesuai dengan Permen ESDM Nomor 07 Tahun 2014, wajib dilakukan oleh PT BIL. Proses reklamasi ini harus dilaksanakan, lahan yang sebelumnya digunakan sebagai area penambangan harus di hijaukan kembali.

“Untuk reklamasi ini, kita akan berkoordinasi ke ESDM Provinsi Bengkulu. Namun yang pastinya kita akan cek dulu ke lapangan untuk memastikan semuanya,” demikian Nofi.(aba)

2023, Seluma Kembali Dapat Bantuan RTLH

0

Bupati Seluma, Erwin Octavian, SE

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Bupati Seluma, Erwin Octavian terus berupaya memajukan Kabupaten Seluma, khususnya untuk mengentaskan kemiskinan. Tahun depan Kabupaten Seluma kembali mendapat bantuan rehab rumah tak layak huni (RTLH). Kali ini bantuan anggota Komisi 8 DPR RI, M. Soleh.

“Alhamdulillah, tahun 2023 kita dapat bantuan RTLH lagi. Kali ini dari pak M. Soleh, anggota Komisi 8 DPR RI yang merupakan dana aspirasi beliau,” terang Erwin.

Erwin mengatakan Dinas Perkim saat ini tengah melakukan verifikasi penerima RTLH tahun 2023 ini. Dirinya berharap penerima ini nantinya benar layak, sesuai dengan kategori. Sehingga bantuan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Harus tepat sasaran. Dinas Perkim segera lakukan verifikasi untuk penerima RTLH ini,” sampai Bupati.

Terpisah Anggota DPR RI Komisi 8, M. Soleh membenarkan jika di tahun 2023 dirinya menggelontorkan bantuan RTLH melalui dana aspirasinya di DPR RI. Namun untuk jumlah, belum dapat disampaikan, namun penerima nantinya akan menerima Rp 20 juta untuk RTLH ini.

“Iya, tahun depan saya bantu RTLH untuk Kabupaten Seluma. Dana aspirasi saya di DPR RI saya alokasikan ke Kabupaten Seluma,” tandasnya.(aba)

IKJPP, Siap Berkolaborasi Wujudkan Seluma Alap

0

Dok//WB

DIKUKUHKAN: Ketua Umum IKJPP, M. Soleh, SE menyerahkan pataka kepada Ketua IKJPP Seluma, Hardiansyah tanda dikukuhkannya pengurus IKJPP Seluma, Senin pagi ini (26/12/2022)

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Anggota Komisi 8, Dewan Perwakilan Rakyat  (DPR) RI M. Soleh mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Jang Pat Petulai (IKJPP) Kabupaten Seluma pagi ini (26/12/2022). Acara yang bertempat di taman wisata kota (TWK) Simpang 6 Kelurahan Talang Saling ini dihadiri langsung Bupati Seluma, Erwin Octavian, Wabup, Gustianto, Forkopimda serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Seluma.

“IKJPP ini merupakan wadah bagi masyarakat suku Rejang khususnya di Kabupaten Seluma untuk menuangkan seluruh ide dan pemikiran untuk memajukan daerah khususnya Kabupaten Seluma,” sampai M. Soleh yang juga merupakan Ketua Umum IKJPP Bengkulu ini.

Dengan terbentuknya IKJPP Kabupaten Seluma ini kata M.Soleh pengurus silahkan membentuk program kerja. IKJPP ini selain wadah silaturahmi, juga sebagai wadah untuk mendukung program yang dilaksanakan Pemkab Seluma.

“Silahkan rancang program, segera konsolidasi ke Pemkab Seluma untuk menyelaraskan program dengan yang dilaksanakan Pemkab Seluma,” kata M. Soleh.

IKJPP ini adalah organisasi masyarakat bukan organisasi politik, tegas M. Soleh. Kami berharap nantinya IKJPP ini mampu berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat Seluma. Dengan beragam program yang nantinya akan dilaksanakan IKJPP.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Rejang, kami mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan hingga terbentuknya IKJPP Seluma ini. Kepada pengurus yang baru terbentuk, saya ucapkan selamat bertugas dan berkolaborasi dengan Pemkab Seluma untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” sampai M. Soleh.

Sementara itu Bupati Seluma, Erwin Octavian dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung kehadiran IKJPP di Kabupaten Seluma. Erwin meyakini IKJPP akan berpengaruh terhadap kemajuan Kabupaten Seluma. Pemkab Seluma ucap Erwin, siap menyambut dan juga mendukung program yang akan dilaksanakan IKJPP Seluma.

“Satu arah satu tujuan. Kehadiran IKJPP ini merupakan perwujudan dari program Seluma beragama dan berbudaya. Kami Pemkab Seluma sangat mensuport dan mendukung,” ucap Bupati yang juga dewan pembina IKJPP Seluma ini.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus IKJPP Seluma ini ditandai dengan penyerahan pataka oleh Ketua Umum, M. Soleh kepada Ketua IKJPP Seluma, Hardiansyah.(aba)

Proyek Jalan Simpang Leban Bunut Tinggi Seluma, Diduga Dikorupsi

0

Dok//WB

ASAL JADI: Terlihat pekerja sedang mengerjakan jalan sentra produksi Simpang Leban. Dari foto terlihat jika jalan tersebut dikerjakan asal jadi (foto diambil saat pengerjaan jalan beberapa bulan lalu)

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Pembangunan jalan sentra produksi Simpang Leban, Desa Bunut Tinggi, Kecamatan Talo, diduga sarat korupsi. Jalan yang dianggarkan sebesar Rp 170 juta lebih melalui APBDes tahun 2022 tersebut, pembangunannya tidak sesuai spesifikasi. Selain itu diduga pembelian material juga banyak di mark up, bahkan ada beberapa item material jumlah yang dibeli tidak sesuai dengan jumlah yang tertulis dalam RAB.

Ketua BPD Desa Bunut Tinggi, Eki Rekenli yang berhasil ditemui Warnabengkulu.co.id menuturkan selain proses pengerjaan yang terkesan asal jadi, tidak semua anggaran terserap. Dari anggaran Rp 170 juta lebih tersebut, hanya Rp 90 juta yang terpakai untuk pembangunan jalan sepanjang 325 meter tersebut.

“Oleh pak kades, pekerjaan jalan ini di borongkan Rp 90 juta. Jadi sisa Rp 80 juta sekian itu tidak jelas penggunaannya untuk apa. Mirisnya lagi uang Rp 90 juta yang diborongkan masih dipotong 7 juta oleh pak kades,” jelas Eki, Rabu siang (21/12/2022).

Mark up material yang terlihat jelas lanjut Eki, ada di pembelian semen. Di RAB sebanyak 645 sak, namun kenyataannya hanya 312 sak. Selain itu upah pekerja yang dianggarkan Rp 50,6 juta hanya dibayarkan Rp 27,5 juta.

“Di RAB itu ada upah tukang dan mandor yang jumlahnya mencapai Rp 34 juta tidak dibayarkan sama sekali,” katanya.

Perkara ini kata Eki, pernah dirinya tanya langsung ke kepala desa terkait anggaran pembangunan jalan ini, namun beragam alasan disampaikan kepala desa. Untuk setoran ke dinas, setoran ke sana, kesitu yang intinya untuk mengamankan DD/ADD Desa Bunut Tinggi. Bahkan perkara ini pernah disampaikan ke pihak Kecamatan Talo. Pihak kecamatan menyarankan agar segera diselesaikan di intern desa.

“Tidak ada itikad baik dari kepala desa untuk menyelesaikan ini. Bahkan pak kades nantang kami, kalau mau lapor ke APH silahkan,” sampai Eki.

Eki berharap APH segera memproses laporan yang telah disampaikan. Sehingga kebobrokan pemerintahan Desa Bunut Tinggi dapat terungkap. Sehingga ke depan, pembangunan dan program yang direncanakan dapat berjalan sesuai dengan aturan dan anggaran yang ada.

Sementara itu Kepala Desa Bunut Tinggi, Sarjansah belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. Pesan WhatsApp yang dikirim, belum mendapat jawaban hingga berita ini dipublish.(aba)

Awasi Reklamasi Lahan Tambang PT BIL Seluma

0

Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca, S.Sos

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Perusahaan tambang batubara PT Bara Indah Lestari (BIL) di Desa Sengkuang Jaya, Kecamatan Seluma Barat telah resmi menutup kegiatan ekplorasi. Namun, walau telah menyatakan menghentikan kegiatan penambangan. PT BIL masih memiliki kewajiban di area lahan penambangan, yakni melaksanakan reklamasi. Sebagaimana diatur dalam Permen ESDM Nomor 07 Tahun 2014.

Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca mengatakan proses reklamasi ini akan menjadi perhatian serius pihaknya. Karena ini merupakan kewajiban akhir perusahaan yang harus dipenuhi sebelum menutup seluruh aktivitas di lokasi tambang.

“Reklamasi ini akan menjadi perhatian serius kami. Kami akan awasi dan pantau pelaksanaannya,” tegas Nofi.

Pihaknya kata Nofi, akan berkoordinasi ke Dinas ESDM Provinsi Bengkulu untuk memantau proses reklamasi lahan tambang PT BIL ini. Karena ada dua teknis proses pelaksanaan reklamasi ini. Pertama dilaksanakan langsung oleh pihak perusahaan dan atau dilaksanakan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu.

“Karena reklamasi ini wajib, jadi sebelum memulai aktivitas penambangan. Pihak perusahaan wajib menyetor uang jaminan reklamasi. Uang jaminan reklamasi ini yang dapat digunakan Dinas ESDM, jika pihak perusahaan tidak melaksanakan reklamasi,” ungkap politisi PDIP Seluma ini.

Dalam waktu dekat ini tambah Nofi, pihaknya akan turun melihat langsung lahan tambang PT BIL ini. Sebab didapat informasi, masih ada aktivitas penambangan yang dilakukan. Jika memang ini masih ada, berarti penambangan yang dilakukan adalah ilegal dan masuk kategori pencurian aset sumber daya alam milik Kabupaten Seluma.

“Banyak yang akan kita awasi. Jadi kami akan jadwalkan segera untuk mengecek lokasi tambang PT BIL ini. Dalam waktu dekat kami akan turun langsung bersama OPD terkait,” demikian Nofi.(aba)

KPU Seluma Buka Rekrutmen PPS Pemilu 2024

0

Warnabengkulu.co.id//Kabupaten Seluma-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seluma kembali membuka kesempatan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Seluma untuk berpartisipasi mensukseskan pemilihan umum 2024 mendatang. Partisipasi dengan menjadi panitia pemungutan suara (PPS), total ada 606 PPS yang dibutuhkan dengan alokasi 3 PPS per desa/kelurahan se Kabupaten Seluma. Pendaftaran PPS ini mulai dibuka KPU Seluma 18-27 Desember ini, melalui aplikasi Siakba. Ayo buruan daftar, keterangan lengkap datang dan hubungi Sekretariat KPU Seluma, di jam kerja. (aba/prw)