Beranda blog Halaman 76

Masyarakat Ajukan Syarat Jika Ingin Jadi Bupati Seluma, Harus Mampu Atasi Seringnya Listrik Padam

0
Yayan Hartono/Warnabengkulu.co.id--Seringnya mati lampu sangat dikeluhkan oleh masyarakat Seluma. Sehingga masyarakat berharap siapapun yang menjadi bupati Seluma ke depan harus mampu menuntaskan permasalahan ini

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Seringnya listrik padam atau mati lampu sangat dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Dalam sehari, bisa sampai belasan bahkan puluhan kali listrik mengalami pemadaman.

Dikarenakan ini menjadi permasalahan serius, masyarakat menitikan harapan di musim Pilkada serentak 2024 ini. Siapapun nantinya yang terpilih untuk memimpin Kabupaten Seluma, diharapkan mampu menuntaskan permasalahan pemadaman listrik ini.

“Pembangunan dan program yang lain juga wajib. Tapi satu permintaan kami yang harus dipenuhi yaitu jangan pernah lagi ada pemadaman listrik seperti yang terjadi saat ini,” ungkap Hendri Johan, warga Kelurahan Selebar Kecamata Seluma Timur, Kamis siang (25/7/2024).

Pemadaman listrik yang setiap hari terjadi di Seluma menjadi permasalahan serius yang dikeluhkan oleh masyarakat kata Hendri. Semua pekerjaan yang menggunakan listrik sangat terganggu karena seringnya mati lampu ini.

“Kalu sekali atau dua kali sehari kami anggap biasa. Tapi kalau sudah belasan bahkan puluhan kali dalam sehari semalam, ini sudah kejadian luar biasa,” kesal Hendri.

Senada juga di sampaikan Ilham Hafdin warga Kelurahan Masmambang Kecamatan Talo. Ilham juga meminta agar pemimpin Seluma ke depan dapat mengatasi permasalahan seringnya pemadaman lampu ini.

“Sangat luar biasa di Seluma ini, tidak terhitung lagi saking seringnya mati lampu. Kami sangat berharap pemimpin Seluma ke depan, mampu mengatasi permasalahan ini,” kata Ilham.

Karena listrik ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat ucap Ilham, pemerintah daerah harus bisa mengatasi masalah ini. Seringnya mati lampu ini pekerjaan jadi terganggu, bahkan banyak peralatan elektronik rusak milik masyarakat. Serta jaringan internet langsung putus saat listrik padam.

“Jika perlu harus ada perjanjian dengan para kandidat calon bupati Seluma 2024-2029 ini. Kalau terpilih harus bisa mengatasi seringnya mati lampu ini,” usul Ilham.

Hal yang sama juga diungkapkan Wisnu warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Sukaraja. Karena permasalahan mati lampu ini sudah menjadi keluhan massal masyarakat Seluma. Para kandidat calon bupati harus memasukan dalam visi-misi, akan menyelesaikan permasalahan seringnya mati lampu jika terpilih nantinya.

“Sudah berapa periode bupati Seluma permasalahan ini tidak pernah tuntas. Jadi untuk kandidat calon bupati 2024-2029 harus ada perjanjian, harus mampu menuntaskan permasalahan mati lampu ini,” ungkap Wisnu.

Jika para kandidat ini tidak bisa atau tidak mau berjanji untuk menuntaskan permasalahan mati lampu ini, tidak usah dipilih. Karena dari hal kecil saja tidak bisa memikirkan, apalagi untuk program yang besar.

“Tidak salah kami menuntut ini, karena sudah sangat luar biasa mati lampu di Seluma ini. Jadi tolong pikirkan para calon bupati Seluma, anda harus memperjuangkan keluhan kami ini. Jika tidak bisa, mending mundur saja sebagai calon bupati Seluma,” sampai Wisnu.

Sementara sebelumnya Manager ULP Rayon Tais Wahyudi Putra menyampaikan bahwa seringnya pemadaman lampu ini karena ada perbaikan, pembersihan jaringan dan ada kejadian tak terduga. Seperti jaringan ditimpa pohon, hewan mati di atas jaringan listrik dan gangguan lainnya.

“Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan masyarakat Kabupaten Seluma,” jelas Wahyudi Putra.(aba)

Pengurus Masjid Al Hidayah Babatan Ancam Lapor Polisi, Jika Pemilik Akun Apip Nurahman Tidak Minta Maaf

0
Pengurus Masjid Al Hidayah Kelurahan Babatan, Wahidin ancam laporkan ke Polisi pemilik akun Apip Nurahman jika tidak datang dan meminta maaf atas unggahan pada Sabtu malam (20/7/2024)

WARNABENGKULU.CO.ID,  SELUMA– Pengurus masjid Al Hidayah Kelurahan Babatan Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu benar kesal dan tidak terima perbuatan pemilik akun Facebook Apip Nurahman. Yang telah membuat postingan di media sosial pagar Masjid di kunci, pada Sabtu malam (20/7/2024).

Wahidin salah seorang pengurus masjid Al Hidayah mengatakan tidak selayaknya pemilik akun Apip Nurahman mengunggah postingan masjid Al Hidayah yang dikunci. Karena sangat menyinggung dan membuat resah.

“Kami pengurus masjid Al Hidayah minta Apip Nurahman menemui kami dan minta maaf. Kami sangat resah dan marah dengan postingan itu,” terang Wahidin.

Dirinya berharap pemilik akun Apip Nurahman datang menemui pengurus Masjid Al Hidayah Kelurahan Babatan. Jika tidak, maka dengan terpaksa pihaknya akan membawa perkara ini ke jalur hukum.

“Segera datang dan temui kami, lalu minta maaf. Jika tidak, kami akan bawa perkara ini ke pihak yang berwajib,” kata Wahidin.

Perbuatan pemilik akun Apip Nurahman sangatlah menyinggung pengurus masjid dan masyarakat. Sebab itu agar pemilik akun Apip Nurahman segera datang untuk melakukan klarifikasi.

“Temui kami di sini (Babatan, red) kami tunggu,” tegasnya.

Wahidin menceritakan awal masjid Al Hidayah yang terletak di jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera perbatasan Kabupaten Seluma-Kota Bengkulu.

Sebelumnya masjid Al Hidayah tidak pernah di kunci, siang maupun malam. Namun ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, kotak amal dicuri, kaca jendela dipecah, sampah berserakan dan WC serta tempat wudhu kotor.

“Karena ada kejadian ini, kami bermusyawarah bersama masyarakat. Akhirnya disepakati, pagar masjid di kunci sampai saat ini,” ungkap Wahidin.

Dengan adanya kejadian yang dilakukan pemilik akun Apip Nurahman tambah Wahidin, tentu sangat melukai dan menyakitkan. Karena ada alasan masjid Al Hidayah di kunci, bukan melarang tetapi untuk keamanan.

“Masjid mulai kami kunci setelah usai solat isha atau sekira pukul 20.00WIB, inipun jika tidak ada lagi jamaah,” tutup Wahidin.(aba)

Nofi Eriyan Andesca Soroti Dana Bantuan Parpol Seluma Belum Dianggarkan

0
TUTUP SEMENTARA- Anggota DPRD Seluma Novi Eriyan Andesca, S.Sos dikonfirmasi Rabu siang (29/4/2026) menyebut akan mengawal proses penyelidikan pencemaran lingkungan DLH terhadap dugaan pencemaran limbah PT SSL. Nofi juga meminta PT SSL tutup beroperasi sementara selama proses penyelidikan berlangsung

WARNABENGKULU.CO.ID,  SELUMA– Anggaran bantuan partai politik (Banpol) belum dianggarkan membuat Ketua DPRD Seluma Nofi Eriyan Andesca angkat bicara. Nofi mengatakan bahwa anggaran Banpol ini telah dilakukan pembahasan di APBD murni 2024 dan telah dianggarkan.

“Anggaran Banpol ini telah dianggarkan di APBD Murni 2024. Kami telah lakukan pembahasan bersama TAPD,” ungkap Nofi.

Jika anggaran ini tidak ada ucap Nofi, berarti anggaran tersebut digeser atau dipindahkan. Sehingga untuk menganggarkan di APBD Perubahan 2024 , harus diperjelas kemana anggaran yang telah di alokasikan di APBD Murni 2024.

“Mungkin dalam waktu dekat, kita akan panggil dulu TAPD untuk memastikan ini. Karena tidak mungkin anggaran Banpol ini dianggarkan dua kali,” kata Nofi.

Seharusnya lanjut Nofi, jika ada pergeseran harus disampaikan dan dibahas lagi di DPRD Seluma. Agar semua jelas dan diketahui alasan adanya pergeseran yang dilakukan, karena jika telah diketuk palu APBD sah menjadi Perda.

“Kami wajib dan harus mengetahui jika ada pergeseran anggaran. Karena kewajiban kami melakukan pengawasan terhadap semua program yang dilaksanakan termasuk anggaran ini,” bener Nofi.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Kesbangpol Seluma Dadang Kosasi mengatakan bahwa dana Banpol belum tersedia, sehingga akan diusulkan di APBD perubahan 2024 sebesar Rp 1 Miliar.

“Belum ada anggaran Banpol ini di APBD murni 2024, jadi akan kami usulkan di APBD Perubahan 2024 yang sebentar lagi akan dilakukan pembahasan,” jelas Dadang.(aba)

Kelurahan Sidomulyo Gelar Penyuluhan Tentang Keamanan dan Bahaya Narkotika

0

warnabengkulu.co.id||Seluma – Tingkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini atas penyebaran dan penyalahgunaan Narkotika dikalangan masyarakat, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, adakan Penyuluhan Tentang Keamanan dan Bahaya Narkotika.

Dihadapan RT/RW, LPM dan masyarakat yang hadir. Anti Zulika, S.IP, Lurah Kelurahan Sidomulyo, mengatakan dalam mencegah dan memerangi penyebaran dan penyalahgunaan Narkotika di Kelurahan Sidomulyo, dibutuhkan pengawasan peran aktif seluruh kalangan, sebab tidak akan bisa memerangi narkotika kalau hal tersebut tak dilakukan.

“selain masyarakat itu sendiri, pengawasan penyalahgunaan Narkotika tentunya butuh peran serta semuanya, terutama peran aktif RT, RW dan LPM sebab mereka (red,RT/RW, LPM) yang bersentuhan langsung dengan warga,” singkatnya.

Senada dengan Lurah Kelurahan Sidomulyo, Camat Kecamatan Seluma Selatan, Miri Arianto, S.E, juga berharap banyak dengan peran serta pengawasan dari masyarakat, karena menurut camat Seluma Selatan, selain orang tua tentunya RT/RW, adalah orang yang berada dilingkungan masyarakat secara langsung.

“RT/RW dapat membantu memonitor setiap hari. Jika ada warga yang terindikasi menyalahgunakan atau ada ada dugaan peredaran narkoba maka segera laporkan ke kelurahan atau kepada pihak Kepolisian sektor terdekat,” tuturnya.

Sementara itu, Pelda Rolis Setiawan, selaku moderator, AKP. Sukari, SE, Kapolsek Seluma Timur, yang bertindak selaku Narasumber, Penyuluhan Tentang Keamanan dan Bahaya Narkotika Kelurahan Sidomulyo, dibantu Aiptu. Ngatimin, S.M, Kanit Binmas dan Aiptu Sumitro, Kanit Propam Polsek Seluma Timur, secara luas dan panjang lebar menyampaikan serta memaparkan sesuai dengan materi.

Berkaitan dengan keamanan, ungkap Sukari, bisa dilihat dan dimulai darimana, namun seyogyanya rasa aman itu dimulai dari diri sendiri, tingkat keluarga, dan seterusnya sampai jenjang kelurahan. Sebab keamanan ada beberapa aspek, dari aspek sosial, aspek kemasyarakatan dan aspek budaya.

“karena kita diajarkan hidup saling berdampingan dan saling mengajari, kalau tingkat diri sendiri dan keluarga sudah aman, dengan sendirinya juga tingkat RT/RW aman. kalau hal tersebut aman, Sudah bisa dipastikan tingkat Kelurahan juga aman,” sampainya.

“Namun namanya hidup pasti ada permasalahan, tetapi tergantung bagaimana cara kita menyikapi. Intinya menciptakan rasa aman dimulai dari diri sendiri, tingkat keluarga dan tingkat lingkungan, sebab rasa aman itu sangat mahal, makanya rasa aman dimulai dari diri sendiri” tandasnya.

Selanjutnya berkenaan akan bahayanya penyalahgunaan Narkotika, Polsek Seluma Timur yang bertindak selaku narasumber, secara bergantian memaparkan mulai dari jenis Narkotika dan dampak penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang tergolong maupun yang termasuk dalam golongan narkotika.

Seperti dikutip dari penjelasan AKP. Sukari dan dilanjutkan oleh Aiptu Ngatimin, Kanit Binmas Polsek Seluma Timur, kepada RT/RW, LPM dan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut, pada intinya dari beberapa jenis narkoba digunakan untuk kebutuhan medis, namun sayangnya disalahgunakan dan dikonsumsi secara berlebihan.

“jadi kalau digunakan dengan peruntukannya sangat membantu kita, contoh seperti pada operasi, untuk menghilangkan rasa kesadaran, sehingga pasien yang dibedah tidak merasa sakit,” jelasnya.

Namun bahaya penyalahgunaan narkoba dampaknya sangat luar biasa bahaya, apabila dikonsumsi, secara instan akan menyerang sel-sel dan otak secara signifikan dan bisa berujung kematian karena kerusakan otak dan syaraf.

“tolong setelah ini (red, kegiatan penyuluhan) Bapak/Ibu RT/RW, LPM dan Warga yang hadir untuk mengabarkan kepada semuanya betapa bahayanya dampak mengkonsumsi Narkoba ini, jangan sampai orang yang kita sayangi, orang terdekat kita menjadi korban ganasnya penyalahgunaan narkoba,” tutupnya, sembari menyapa peserta yang hadir, dan selanjutnya menyerahkan acara kepada pemandu kegiatan untuk dilanjutkan ke acara diskusi dan tanya jawab tentang keamanan dan bahaya Narkotika. (***).

Pembangunan Jalan Di Desa Pekik Nyaring Dikeluhkan Warga

0

Warnabengkulu//Bengkulu Tengah –Pembangunan jalan di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa yang diharapkan menjadi kebanggaan, masih menyisakan keluhan dari warga.

Waka I DPRD Benteng Peri Haryadi menerima keluhan warga terkait pembangunan jalan di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa

Hal ini terungkap dalam dengar pendapat warga bersama DPRD Kabupaten Benteng dalam kegiatan Reses masa sidang ke II tahun 2024 di Desa Pekik Nyaring. Waka I DPRD Kabupaten Benteng yang hadir langsung pun mendengarkan keluh kesah warga untuk selanjutnya menjadi bahan koordinasi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Benteng.

“Kami akan menyampaikan hal ini kepada pihak terkait,” katanya.

Dijelaskannya, untuk pembangunan jalan tersebut antara lain jalan ke lokasi pariwisata, jalan simpang kantor pos dan jalan kabupaten.

Namun, berdasarkan keluhan masyarakat, jalan semakin di bangun juga terasa semakin menyempit. Karena kondisi badan jalan yang tidak di lengkapi dengan berem atau bahu jalan.

Akibat dari kondisi badan jalan yang tinggi, menyebabkan kendaraan yang berpapasan tidak bisa leluasa lewat, karena badan jalan tidak cukup.

“Karena saya juga menikmati, semenjak jalan dibangun jalannya semakin kecil,” demikian Peri.(ATA)

Taati dan Lengkapi Atribut Berkendara, Tilang Etle Telah Berlaku di Seluma

0
Kasatlantas Polres Seluma Iptu Gema Pipi Arizon menyampaikan bahwa saat ini Satlantas Polres Seluma telah memberlakukan tilang elektronik atau ETLE

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Ini perhatian bagi masyarakat Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Khususnya yang menggunakan kendaraan bermotor baik itu mobil maupun sepeda motor.

Selalu lengkapi dan taati atribut berkendara saat menggunakan kendaraan di jalan raya, sebab saat ini Satlantas Polres Seluma telah memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE.

Kapolres Seluma AKBP Arief Eko Prasetyo melalui Kasatlantas Iptu Gema Pipih Arizon mengatakan tilang elektronik atau ETLE ini dilakukan secara mobile oleh personil Satlantas Polres Seluma.

“Untuk diketahui, saat ini kami dari Satlantas Polres Seluma telah memberlakukan tilang ETLE. Jadi taati dan lengkapi atribut berkendara saat menggunakan kendaraan di jalan raya,” jelas Kasatlantas.

Dijelaskan Kasatlantas, tilang ETLE merupakan sistem penegakan hukum dan tata tertib lalu lintas secara digital. Berbeda dengan tilang manual, pelanggar lalu lintas dapat dikenakan tilang tanpa ditangkap langsung oleh petugas.

“Jadi secara mobil anggota kita memaksakan patroli, jika ditemui ada kendaraan yang melanggar langsung di foto dan masuk dalam sistem ETLE,” terang Kasatlantas.

Lanjutnya dengan diberlakukan tilang elektronik ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin tinggi. Sehingga selalu mematuhi dan mentaati atribut serta tata tertib berlalu lintas.

“Selalu taati dan lengkapi atribut, selain untuk keselamatan juga untuk kenyamanan selama berkendara di jalan raya,” ucap Kasatlantas.

Ia menambahkan tilang manual juga masih dilakukan. Terutama saat giat razia yang digelar Satlantas Polres Seluma. Namun untuk tilang ETLE selalu diberlakukan ketika ditemui kendaraan atau pengendara yang melanggar.

“Kami ingin semua tertib berlalu lintas. Jika semua telah patuh dan taat ini berdampak untuk menekan angka lakalantas yang saat ini Kabupaten Seluma menduduki peringkat ke 3 se Bengkulu,” tutup Kasatlantas.(aba)

Bupati Seluma Erwin Octavian, Ajak Pemdes dan Kecamatan Giatkan Kembali Gotong Royong 

0
Bupati Seluma Erwin Octavian, SE mengajak Kecamatan dan pemerintahan desa untuk kembali menggalakan dan menggiatkan budaya gotong-royong untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Budaya gotong-royong mulai terlupakan oleh masyarakat Seluma. Tak ingin ini tergerus Bupati Seluma Erwin Octavian mengajak pemerintahan desa dan kecamatan untuk mengaktifkan dan menggalakan lagi kegiatan gotong-royong.

Ini sebagai bentuk dukungan terhadap program yang dilaksanakan oleh Pemkab Seluma. Dengan gotong-royong program pembangunan yang telah dilaksanakan dapat terjaga dan terawat.

“Saya perhatikan kegiatan gotong-royong ini sudah mulai redup. Ayo sekarang galakan lagi, gotong-royong untuk mendukung program yang telah kita laksanakan,” jelas Erwin.

Dicontohkan Erwin, seperti pemeliharaan jalan yang telah dibangun Pemkab Seluma. Dirinya perhatikan, telah banyak badan jalan yang rimbun dengan semak. Sehingga membuat sempit badan jalan yang tentunya mengganggu saat melalui jalan tersebut.

“Untuk membersihkan ini bisa dilakukan dengan bergotong-royong, jadi camat, kades ayo ajak masyarakat bergotong-royong. Mulai dari membersihkan lingkungan desa, sampai akses jalan ini,” kata Bupati.

Bupati mengajak untuk bersama menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan. Agar bangunan yang telah dibangun tersebut tetap awet dan dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintahan desa dan kecamatan lebih paham dan menguasai wilayahnya. Jangan semua mengandalkan pemerintah daerah, jika bisa dilaksanakan oleh desa dan kecamatan lakukan segera dengan bergotong-royong ini,” ungkap Erwin.

Pihak kecamatan dan desa harus peka dan kreatif ujar Erwin. Masyarakat hanya membutuhkan penggerak untuk berbuat atau melaksanakan gotong-royong. Pihak kecamatan dan desa harus menjadi motor yang menggerakan masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga program pembangunan.

“Kalau itu untuk kebaikan bersama, saya yakin masyarakat akan ikut dan mendukung. Jadi ayo berkolaborasi dengan kembali menggalakan gotong-royong ini bersama masyarakat,” tukas Erwin.(aba)

ASN, TNI/Polri Hingga Perangkat Desa Jadi Objek Pengawasan Bawaslu Seluma Pilkada Serentak 2024

0
Yayan Hartono/Warnabengkulu.co.id-- Komisioner Bawaslu Seluma Dahlian menanggapi beredarnya video dan rekaman suara Kades BP 2 dan Air Petai ikut kampanyekan Paslon Bupati 02. Dahlian mengatakan akan menggali dan mendalami rekaman video dan suara tersebut

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu saat ini telah mulai melakukan pengawasan Pilkada serentak 2024. Ini untuk menciptakan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) jujur, bersih dan adil (Jurdil) khususnya di wilayah Kabupaten Seluma.

Komisioner Bawaslu Seluma Dahlian mengatakan ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), honorer, TNI/Polri, perangkat desa menjadi objek pengawasan Bawaslu Seluma. Ini terkait netralitas sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

“Mulai dari ASN, honorer, PPPK, TNI/Polri, kepala desa dan perangkat hingga BPD menjadi lokus pengawasan kami. Semua harus menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis di hajatan Pilkada ini,” jelas Dahlian, kemarin (22/7/2024).

Selain bidang atau institusi tersebut kata Dahlian, pengawasan juga dilakukan terhadap pasangan calon kepala daerah baik gubernur dan bupati Seluma. Seperti pengawasan saat kampanye dan sosialisasi di masyarakat, pemasangan alat peraga kampanye hingga indikasi politik uang atau money politic.

“Sanksi tegas pasti akan kita terapkan jika didapati ada yang melanggar. Jadi mohon ini menjadi perhatian,” tegas Dahlian.

Lanjutnya media sosial juga tak luput dari pengawasan Bawaslu Seluma. Postingan di media sosial akan dipantau dan diawasi dengan melibatkan tim siber yang telah dibentuk. Postingan yang memicu perpecahan dan SARA akan langsung ditindak dengan sanksi sesuai undang-undang ITE yang berlaku.

“Ini tak kalah penting untuk diperhatikan, jaga dan hati-hati saat membuat postingan di medsos. Ntah itu Facebook, instagram, whatsapp dan lainnya. Tim siber kita akan intens melakukan patroli medsos, jika memenuhi unsur akan langsung ditindak tegas sesuai ITE yang berlaku,” ungkap Dahlian.

Ia menambahkan terkait alat peraga kampanye juga tak luput dari pengawasan. Mulai dari ukuran, lokasi pemasangan akan diperhatikan. Semua harus taat dan mematuhi aturan yang ditetapkan.

“Ada tempat-tempat yang tidak diperbolehkan memasang APK, tolong diperhatikan. Jangan sampai baliho yang dipasang kami bongkar, jadi tolong perhatikan untuk lokasi pemasangan APK ini,” sampai Dahlian.(aba)

Silaturahmi dan Berpamitan, SB Mendapatkan Dukungan Mantan Kapolda Bengkulu

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah – Bakal Calon Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), H.Sri Budiman SE terus melaksanakan kegiatan silaturahmi ke tokoh-tokoh Bengkulu menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Benteng.

Terbaru, Sri Budiman yang akrab dengan nama SB ini, bersilaturahmi ke Mantan Kapolda Bengkulu Irjen Pol (Purn) Supratman.

Dalam kunjungan ini, SB didampingi unsur pimpinan DPRD Kabupaten Benteng, Peri Haryadi S.Sos, M.Si.

Terkait kunjungan ini, SB menyampaikan bahwa selain berpamitan kepada salah seorang tokoh di Provinsi Bengkulu, juga karena memang masih ada hubungan keluarga.

“Dalam kunjungan silaturahmi ini, kami mendapatkan dukungan dan pesan-pesan penting selama mengikuti proses tahapan pilkada Benteng,” terangnya.

Selain itu, SB juga menyampaikan mendapatkan dukungan moril. Hal ini penting karena tujuan mengikuti Pilkada Benteng tahun 2024 ini, tentunya ingin membawa Kabupaten Benteng lebih baik lagi kedepannya.

SB sendiri saat ini juga sudah siap untuk mendaftar setelah mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Hanura.(ATA)