Beranda blog Halaman 42

Momen Peringatan Nuzulul Qur’an, Senator RI Destita Khairilisani Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah dan Cinta Al Qur’an

0
Ist/Warnabengkulu.co.id-- Senator RI Apt Destita Khairilisani, S.Farm, M.S.M saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Raya Baitul Izzah Minggu malam (16/3/2025)

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– Anggota DPD RI, Destita Khairilisani, S.Farm, M.S.M menghadiri peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1446 Hijriah di Masjid Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Minggu malam (16/3/2025). Senator RI yang dikenal akrab dengan masyarakat ini membaur bersama ratusan jemaa untuk melaksanakan salat tarawih dan mendengarkan tausiyah penuh makna.

Dalam kesempatan tersebut, Senator RI Destita mengajak masyarakat mendalami makna peringatan Nuzulul Qur’an dengan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sebagai penceramah Ustadz Zunaidi Hamzah, yang menyampaikan tausiyah bertema “Bersama Al-Qur’an Menuju Keberkahan, Kemuliaan dan Solidaritas”. Dalam ceramahnya Ustadz Zunaidi Hamzah menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar umat Islam selalu dalam keberkahan dan persatuan.

Ia juga mengulas sejarah Nuzulul Qur’an, menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap. Pertama dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia yang dikenal sebagai Lailatul Qadar. Lalu kedua secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun.

Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu hadir dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1446 Hijriah ini. Diantaranya Asisten I Khairil Anwar, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Nandar Munadi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H.

Serta beberapa kepala dinas dan tokoh agama setempat. Selain itu, empat jemaah asal Mekkah yang merupakan undangan khusus dari Gubernur Bengkulu juga ikut memeriahkan acara ini.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dalam pesannya berharap agar masyarakat Bengkulu semakin dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. Acara pun diakhiri dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama.(aba)

Kunker Wasev Kodam II SWJ ke Kodim 0407/KB, Tinjau TMMD ke 123

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah-
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) kunjungan kerja ke lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Tahun Anggaran 2025 di Lokasi TMMD di desa Tengah Padang dan Desa Jayakarta Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah pada Senin (17/3/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Katua Tim Wasev TMMD ke 123 Kodim 0407/KB, yakni Kolonel inf Raden Dadang Lesmana,S.I.P.,M.M. didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi unsur Forkompinda Kabupaten Bengkulu Tengah Staf Ahli Bidang Ekonomi Gunawan Setiawan, SE,MM, Waka II DPRD Bengkulu Tengah Romli, Kabag OPS Polres Bengkulu Tengah, Kasi Intel Kejari Bengkulu Tengah dan Kepala Desa Tengah Padang.

Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau dan melihat langsung berbagai kegiatan fisik dan non-fisik yang sedang dilaksanakan proses pembangunan dalam program TMMD. Kegiatan fisik meliputi pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan serta memperkecil waktu tempuh perjalanan untuk masyarakat di wilayah tersebut.

Dansatgas TMMD ke-123 Kodim 0407/KB Kol.Inf Widi Rahman, S.H.M.Si mengatakan seluruh personel Satgas TMMD telah bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan berbagai sasaran fisik maupun non-fisik.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan TMMD ini berjalan sesuai rencana, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Widi.

Terpisah Kolonel inf Raden Dadang Lesmana,S.I.P.,M.M. selaku ketua tim menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi kinerja dari kerja keras Satgas TMMD ke-123 ini. Serta pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam mensukseskan program TMMD ini. Pembangunan berupa pengerasan jalan dan salah satunya RLTH,pembuatan sumur bor, ketahanan pangan dan penanaman pohon.

“Pembangunan fisik ini merupakan wujud kerja sama antara TNI dengan Pemerintah Daerah setempat,” ungkapnya.

Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan akses infrastruktur semakin baik dan kesejahteraan masyarakat di desa meningkat secara signifikan. TNI AD hadir untuk memberikan bantuan. Kemudian dalam pembinaan teritorial membangun, membuat insfratruktur, dalam memenuhi sarana prasarana fasilitas yang dibutuhkan masyarakat. Dalam rangka untuk ketahanan nasional, dikarenakan ketahanan Nasional yang meliputi ketahanan ekonomi yang dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur.

“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan optimalisasi pelaksanaan TMMD agar berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Semoga kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan,” Demikian Lesmana. (Btg)

Polsek Tanjung Kemuning Bubarkan Balap Liar di Jembatan Panjang Padang Guci

0

Warna Bengkulu.co.id//KABUPATEN KAUR-Polsek Tanjung Kemuning melakukan pembubaran terhadap aksi balap liar yang terjadi di Jalan Jembatan Panjang Padang Guci, Desa Padang Lebar, Kecamatan Tanjung Kemuning. Aksi balap liar tersebut telah menyebabkan gangguan terhadap ketertiban lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

Menurut Kapolsek Tanjung Kemuning IPTU Jiwa Bersma Meliala, S. Sos pembubaran aksi balap liar tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” ujar JB Meliala.

Pembubaran aksi balap liar tersebut berlangsung secara kondusif dan tidak menimbulkan insiden apa pun. Polisi berhasil membubarkan para pelaku balap liar dan menghentikan aksi tersebut.

Dengan adanya pembubaran aksi balap liar tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

Polsek Tanjung Kemuning akan terus melakukan upaya untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan masyarakat di wilayah Tanjung Kemuning.

Masyarakat setempat juga sangat mengapresiasi tindakan tegas polisi terhadap aksi balap liar tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada polisi yang telah membubarkan aksi balap liar tersebut,” ujar Sangkut Warga setempat.(Klu)

Pengerasan Jalan Menjadi Sasaran Utama TMMD Ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu, di Desa Tengah Padang

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah-Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu menetapkan pengerasan jalan sepanjang 1780 Meter dan lebar 8 meter ini sebagai sasaran utama program TMMD Ke-123 di Desa Tengah Padang, Minggu (16/3/2025).

Pengerasan jalan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan memperlancar akses transportasi bagi masyarakat Desa Tengah Padang.

Dansatgas TMMD Ke-123,Kolonel Inf Widi Rahman.S.H,.M.Si, mengatakan bahwa pengerasan jalan ini merupakan prioritas utama program TMMD Ke-123 di Desa Tengah padang.

Kita berharap bahwa pengerasan jalan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Tengah Padang dan memperlancar akses transportasi bagi masyarakat,” kata Dansatgas.

Pengerasan jalan ini melibatkan anggota Satgas TMMD Ke-123, masyarakat Desa Tengah Padang, dan pemerintah setempat. Pengerasan jalan ini diharapkan dapat selesai dalam waktu 30 hari.

Masyarakat Desa Tengah Padang menyambut baik pengerasan jalan ini dan berharap bahwa pengerasan jalan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Kita sangat senang sekali dengan pengerasan jalan ini. Kita berharap bahwa pengerasan jalan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup kita,” kata salah satu warga Desa Tengah Padang.(Btg)

Diduga Langgar Tata Ruang, Warga Desa Talang Alai Seluma Surati Bupati, Minta Tutup Kuari CV Tew Central Abadi

0
Yayan Hartono/WB- Warga Desa Talang Alai Kecamatan Air Periukan, surati Bupati Seluma minta tutup kuari CV Tew Central Abadi karena diduga langgar RTRW

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Diduga melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2013 tentang Tata Ruang Tata Wilayah, masyarakat Desa Talang Alai menyurati Bupati Seluma agar melakukan penutupan tambang galian C atau kuari milik CV Tew Central Abadi.

Joharudin warga Desa Talang Alai mengatakan surat tersebut telah dikirimkan ke Bupati Seluma pada 10 Maret 2025 lalu. Sesuai isi surat meminta bupati Seluma segera menutup tambanh Galian C, karena tidak membawa manfaat bagi masyarakat.

“Suratnya sudah kita layangkan ke pak bupati Seluma, harapan dapat segera ditindaklanjuti oleh pak bupati,” kata Joharudin Kamis siang (15/3/2025).

Awal berdiri tahun 2024 lalu jelas Joharudin masyarakat sudah menentang adanya tambang galian C ini. Namun tidak ditanggapi oleh Pemkab Seluma saat itu. Walau saat itu jalan masuk lokasi tambang telah di palang oleh masyarakat.

“Setahu kami, sesuai Perda RTRW wilayah Kecamatan Air Periukan ini tidak diperbolehkan untuk tambang galian C. Jadi kami harap bupati Seluma dapat mengkaji lagi keberadaan tambang galian C di Desa Talang Alai ini,” ungkap Joharudin.

Selain dugaan melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2013 tentang tata ruang ucap Joharudin. Perizinan tambang galian C milik CV Tew Central Abadi perlu dipertanyakan lagi karena diduga juga dimanipulasi semua terbit di tanggal yang sama .

“Saya telah banyak mendapat ancaman akibat menentang tambang ini. Tapi saya bersama warga yang masih berpihak ini tetap akan berjuang, agar tambang ini di tutup,” sampai Joharudin.(aba)

Anggota Satgas Finishing Sumur Bor di Desa Tengah Padang dalam Program TMMD Ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu

0

Warnabengkulu co.id//Bengkulu Tengah – program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123. Pada hari ini, Anggota Satgas melaksanakan finishing akhir pembuatan sumur bor di Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah Sabtu (15/03/2025)

Sumur bor ini merupakan salah satu proyek unggulan dalam program TMMD ke-123 yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, warga Desa Tengah Padang tidak lagi kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.

Sertu Rosul menjelaskan bahwa proses Finising ini sangat penting dalam pengerjaan, sumur bor ini juga merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan infrastruktur tersebut, semuga sumur bor ini dapat berfungsi dengan baik dalam jangka panjang,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Mereka menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya kepada Kodim 0407/Kota Bengkulu, yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek sumur bor ini. “Kami sangat bersyukur dengan adanya sumur bor ini. Selama ini, kami sering kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di musim kemarau,” kata salah seorang warga.

Program TMMD ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air bersih yang selama ini dialami oleh warga Desa Tengah Padang.

Kepala Desa Tengah Padang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI atas kontribusinya dalam membangun desa. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0407/Kota Bengkulu, yang telah membantu kami menyelesaikan proyek sumur bor ini. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Dengan diselesaikannya proyek sumur bor ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat Tengah Padang Menyampaikan akun terus mendukung program-program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, sesuai Program TNI Manunggal Membangun Desa. (Btg)

Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

0

Warna Bengkulu.co.id//Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapannya untuk menindak tegas oknum organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam aksi premanisme dan menghambat iklim investasi di Tanah Air. Polri berkomitmen untuk memastikan dunia usaha terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang menyalahgunakan nama ormas demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme yang mengancam investasi dan stabilitas ekonomi nasional.

“Sesuai komitmen Kapolri, Polri akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada oknum yang menggunakan nama ormas untuk melakukan pemerasan, pungutan liar, atau aksi yang merugikan dunia usaha serta menghambat investasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (14/3).

Polri menegaskan bahwa sebelum melakukan penindakan hukum, pihaknya selalu mengedepankan langkah preventif dan pre-emtif. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar ormas tidak terjebak dalam tindakan melawan hukum.

“Selain tindakan represif melalui penegakan hukum, Polri juga melakukan pendekatan preventif dan pre-emtif dengan memberikan pemahaman kepada anggota ormas agar tidak menyalahgunakan keorganisasian nya. Pembinaan ini penting agar mereka bisa berkontribusi secara positif dalam menjaga ketertiban dan mendukung iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.

Selain itu, Polri juga gencar melakukan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait tolak aksi premanisme yang berkedok ormas. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami modus-modus yang digunakan oknum tertentu untuk melakukan pemerasan atau tindakan intimidatif terhadap dunia usaha.

“Kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha agar lebih waspada terhadap aksi premanisme berkedok ormas. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan setiap bentuk gangguan terhadap investasi,” tambahnya.

“Setiap laporan dari pengusaha dan investor akan kami tindaklanjuti dengan serius. Polri tidak akan ragu menindak oknum anggota ormas yang berperilaku preman dan menghambat investasi di Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Trunoyudo.

Polri mengimbau seluruh pengusaha dan masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau gangguan terhadap investasi yang dilakukan oleh oknum anggota ormas tertentu.

“Kami menjamin perlindungan bagi pelapor dan akan menindaklanjuti setiap laporan secara profesional. Jangan takut untuk melapor jika merasa dirugikan oleh praktik premanisme oknum anggota ormas, masyarakat dan pengusaha dapat melaporkan melalui hotline layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan tindak premanisme,” tegasnya.

Dengan kombinasi pendekatan preventif, pre-emtif, edukasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum yang tegas, Polri berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih aman, kondusif, dan bebas dari gangguan oknum anggota ormas yang merugikan dunia usaha serta perekonomian nasional.(Rls)

Pacu Pembangunan RTLH, Satgas TMMD Kodim 0407/Kota Bengkulu Lembur Hingga Malam

0

Warna Bengkulu co.id//Bengkulu Tengah – Demi memastikan seluruh sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 selesai tepat waktu, Satgas TMMD Kodim 0407/Kota Bengkulu bekerja hingga malam hari dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (14/03/2025).

Pembangunan RTLH menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD kali ini, mengingat pentingnya hunian yang layak bagi masyarakat. Untuk itu, Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong menyelesaikan berbagai tahap pengerjaan.

Komandan Satgas TMMD Kolonel Inf Widi Rahman,S.H.,M.Si menyampaikan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan agar semua program dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Kami berupaya maksimal agar seluruh pembangunan, termasuk RTLH, selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan warga, pembangunan RTLH terus dikebut, diharapkan hasilnya dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi penerima manfaat di wilayah TMMD.(Btv)

Polres Kaur Berbagi Takjil Bersama Media, Pereratkan Hubungan dengan Masyarakat

0

Warnabengkulu.co.id//KABUPATEN KAUR-Polres Kaur Polda Bengkulu bagi-bagi takjil kepada pengendara jalan raya di Kecamatan Kaur Selatan, Kamis (13/3/2025). Bagi-bagi takjil dipimpin Kapolres Kaur, AKBP Yuriko Fernanda, SH, S. IK, MH didampingi PJU, Kasat, Kasie Dan personel Polres Kaur.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan membagikan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini juga sejalan dengan kegiatan silaturahmi dan tarawih keliling yang telah dilakukan oleh Polres Kaur sebelumnya.

Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda berharap kegiatan ini bisa meningkatkan keharmonisan antara Polres Kaur dengan masyarakat dan media. Ia juga berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi lainnya untuk melakukan kegiatan serupa.

Kegiatan berbagi takjil ini juga merupakan wujud kepedulian Polres Kaur terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini bisa membantu meningkatkan kebersamaan dan kepedulian antara Polres Kaur dengan masyarakat.

Kegiatan berbagi takjil ini diikuti oleh banyak pihak, termasuk media, masyarakat, dan anggota Polres Kaur. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Polres Kaur dengan masyarakat dan media.

Kegiatan berbagi takjil ini akan dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini bisa menjadi tradisi yang positif dan membantu meningkatkan kebersamaan dan kepedulian antara Polres Kaur dengan masyarakat.(kky)

Pembuatan Sumur Bor Di Masjid Nurul Ihsan Oleh Satgas TMMD Ke – 123 Kodim 0407/Kota Bengkulu

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Satgas TMMD melaksanakan pengerjaan sumur bor di titik ke-2, yang berada di area Masjid Nurul Ihsan, Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (13/03/2025).

Pembuatan sumur bor ini bertujuan untuk menyediakan sumber air bersih bagi jamaah masjid serta masyarakat sekitar.

“Sumur bor ini tidak hanya untuk kebutuhan masjid, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh warga yang tinggal di sekitarnya, terutama saat musim kemarau,” ujar Serma Eko Purwanto Babinsa Tengah Padang.

Warga setempat menyambut baik pembangunan sumur bor ini karena selama ini mereka sering mengalami keterbatasan air bersih.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD, karena dengan adanya sumur ini, kebutuhan air di masjid dan desa kami bisa terpenuhi dengan lebih baik,” ungkap Sarif salah satu warga Tengah Padang..((Btg)