Beranda blog Halaman 20

Ketua TP PKK Kaur Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Bertanam Sayuran dan Apotik Hidup

0
PANEN SAYURAN: Terlihat Ketua TP PKK Kabupaten Kaur, Poppy Tatriansi Gusril dan Wakil Popi Anggraini Hamid panes sayuran di kebun milik TP PKK, Rabu 19 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu Poppy Tatriansi Gusril dan Wakil Popi Anggraini Hamid menggelar panen sayur dan mayur di Kebun PKK di  Desa Kasuk Baru, Kecamatan Tetap, Rabu 19 November 2025.

“Kebun PKK ini ditanami berbagai tanaman holtikultura. Ada sayuran dan tanaman obat atau apotik hidup, yang ditanam di ruang terbuka hijau. Ini untuk mendukung ketahanan pangan keluarga,” terang Popy Tatriansi Gusril.

Hasil sayur mayur yang dipanen berupa kangkung, timun, dan sawi hijau kata Ketua TP PKK. Sayur mayur ini, selain ditanam di tanah, sebagian juga di tanam di polybag atau kantong plastik besar.

Ketua TP PKK Kaur menjelaskan bahwa Kebun PKK ini merupakan program ketahanan keluarga. Selain itu kebun PKK ini juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri dan memberikan tambahan gizi serta penghasilan bagi masyarakat.

“Saya ingin program ini diterapkan juga oleh PKK di kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Kaur. Yang diikuti juga oleh semua masyarakat,” kata Poppy Tatriansi.

Kebun PKK ini merupakan salah satu contoh nyata dari program PKK ucap Poppy Tatriansi. Bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pertanian dan lingkungan.

Dengan adanya kebun ini, masyarakat dapat menikmati sayuran segar dan sehat, serta dapat meningkatkan pendapatan mereka melalui penjualan hasil panen.P

oppy Tatriansi Gusril berharap kebun PKK ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan pertanian dengan pemanfaatan lingkungan pekarangan rumah.

“Dengan program ini diharapkan dapat menjadi ketahanan pangan keluarga. Serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat,” sampai Poppy Tatriansi.(Kky/Adv)

Bupati Seluma Hadiri Perayaan HUT ke 52 Desa Bukit Peninjauan 2. Teddy Rahman: Semangat Gotong-Royong Bangun Desa dan Daerah

0
MUTASI PEJABAT: Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM saat menghadiri perayaan HUT ke 52 Desa Bukit Peninjauan 2, Selasa malam 18 November 2025. Bupati menyampaikan usai JPTP Sekda, dirinya akan mulai menggarap mutasi pejabat

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman menghadiri perayaan hari jadi Desa Bukit Peninjauan 2 Kecamatan Sukaraja yang ke 52 tahun 2025, Selasa malam 18 November 2025.

Di momen perayaan hari jadi ke 52, Desa Bukit Peninjauan 2 mengusung tema “Bangkit Bersatu, Sejahtera Bersama”. Yang memiliki makna mendalam yang selalu semangat untuk membangun dan memajukan desa.

Kepala Desa Bukit Peninjauan 2, Tamyiz dalam sambutannya mengatakan Desa Bukit Peninjauan 2 memiliki sejarah panjang hingga sampai saat ini berusia 52 tahun. Berawal dari program transmigrasi pada tahun 1973.

“Desa Bukit Peninjauan 2 ini adalah masyarakat transmigrasi yang datang ke Seluma ini pada tahun 1973. Berawal dari inilah, desa terbentuk dan bisa besar seperti saat ini,” kata Tamyiz.

Tamyiz menyampaikan perayaan ulang tahun ke 52 Desa Bukit Peninjauan 2 tahun 2025 adalah yang paling meriah. Ini bisa terlaksana berkat kekompakan masyarakat yang sangat antusias untuk menyelanggarakan acara yang meriah. Dengan beragam kegiatan dan hiburan masyarakat.

“Anggaran kegiatan ini adalah sumbangan masyarakat. Desa hanya menganggarkan Rp 10 juta, selebihnya adalah sumbangan masyarakat,” ucap Tamyiz.

Sementara itu Bupati Seluma, Teddy Rahman dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapresiasi perayaan hari ulang tahun Desa Bukit Peninjauan 2 ini. Kekompakan dan kesolidan masyarakat sangat terlihat, yang dibuktikan dengan meriahnya acara.

“Jujur saya sangat terkejut melihat meriahnya acara ini. Ini adalah bukti solid dan kompaknya masyarakat,” kata Teddy.

Bupati Seluma mengajak untuk terus menggalakan budaya gotong-royong ini untuk membangun desa bahkan lebih luas untuk membangun daerah. Karena gotong-royong mencerminkan semangat, kekompakan dan kekeluargaan serta persatuan dan kesatuan.

“Budaya gotong-royong ini harus kita hidupkan kembali. Kita bangun desa dan daerah dengan semangat bergotong-royong,” ajak Bupati Seluma Teddy Rahman.

Teddy menambahkan saling menghargai dan toleransi dengan tidak melupakan jasa para pendahulu harus digalakan. Karena berkat jasa para pendahulu, estafet kepemimpinan dapat terus dilanjutkan untuk membangun dan memajukan daerah.

“Desa Bukit Peninjauan 2 saya lihat menerapkan ini. Para kepala desa hadir dalam acara ini. Ini juga harus kita ikuti dan terapkan, agar rasa kebersamaan dalam membangun desa dan daerah dapat mudah terwujud di Kabupaten Seluma,” sampai Teddy Rahman.(aba)

Kemenag Seluma Batalkan Keberangkatan 130 CJH ke Tanah Suci Tahun 2026, Ini Alasannya!

0
CJH SELUMA BATAL BERANGKAT: Kakan Kemenag Seluma Heriansyah menjelaskan alasan batal berangkatnya CJH Seluma tahun 2026

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA – Sebanyak 130 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Seluma dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Kepastian ini menyusul terbitnya regulasi baru dari Kementerian Haji dan Umrah yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, di mana alokasi kuota haji ditentukan berdasarkan proporsi jumlah daftar tunggu di setiap provinsi.

Kepala Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, Intihan, membenarkan adanya penundaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa daftar tunggu (waiting list) CJH Seluma mengikuti sistem waiting list tingkat provinsi.

“Waiting list CJH Provinsi Bengkulu dimulai sejak 2012 dan 2013. Dampak dari kebijakan baru ini, keberangkatan CJH Seluma tahun 2026 harus ditunda,” jelas Intihan saat berkunjung ke Kantor Kemenag Seluma Selasa 18 November 2025.

Menurutnya, penundaan tersebut tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi juga berlaku secara nasional seiring penerapan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2025. Di Kabupaten Seluma, masa penundaan diperkirakan mencapai tiga tahun ke depan.

“Nantinya, penentuan keberangkatan akan menyesuaikan waiting list paling lama di tingkat kabupaten. Ini juga upaya untuk menekan angka eksodus jamaah, karena setelah ini waiting list akan sama di setiap daerah,” kata Intihan.

Sementara itu Kakan Kemenag Seluma, Heriansyah, mengatakan pihaknya sebenarnya sudah menyelesaikan seluruh persiapan administrasi bagi 130 CJH Seluma. Mulai dari paspor hingga pemeriksaan kesehatan telah dilakukan.

“Secara administrasi 130 CJH kita sudah siap. Namun karena ada regulasi baru, semua harus menyesuaikan kembali,” sampai Heriansyah.

Pihak Kemenag Seluma akan terus melakukan pendampingan serta memberikan informasi perkembangan terbaru terkait penundaan keberangkatan ini kepada seluruh CJH yang tertunda keberangkatannya.(aba)

Hadiri HUT Ke 57 Provinsi Bengkulu, Anggota DPD RI Destita Khairilisani Dorong Percepatan Pembangunan Bengkulu

0
HUT PROVINSI BENGKULU: Anggota DPD RI, Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM menghadiri peringatan HUT 57 Provinsi Bengkulu, Selasa 18 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– nggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyampaikan harapan besar agar berbagai program pembangunan yang dipaparkan dalam Paripurna HUT ke-57 Provinsi Bengkulu dapat terealisasi secara optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai mengikuti sidang paripurna, Destita menegaskan bahwa momentum Hari Jadi Provinsi Bengkulu harus menjadi dorongan untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

“Dalam paripurna tadi disampaikan beberapa capaian dan rencana besar untuk Bengkulu. Harapan kita semua program tersebut bisa direalisasikan, terutama pembangunan jalan, kesehatan, pendidikan, serta program-program presiden seperti Koperasi Desa Merah Putih dan makan bergizi gratis,” ujar Destita.

Senator juga menyoroti isu pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Namun ia menilai Pemerintah Provinsi Bengkulu mampu melakukan penyesuaian dengan mengoptimalkan peluang pendapatan lain.

“Memang ada pemotongan TKD, tapi pemerintah daerah harus kreatif mencari alternatif. Syukurlah Bengkulu mendapatkan tambahan pendapatan hampir Rp2 triliun di luar TKD. Ini peluang yang harus dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan,” imbuhnya.

Destita juga menegaskan pentingnya rencana pembangunan Rumah Sakit Rujukan Provinsi sebagai salah satu prioritas yang harus dikawal bersama.

“Pembangunan rumah sakit rujukan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Kita berharap ini dapat segera terealisasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga semangat kebersamaan sesuai tema HUT ke-57 Provinsi Bengkulu: “Dengan Semangat Merah Putih Bersama Bantu Rakyat.”

“Usia 57 tahun ini harus menjadi energi baru. Mari kita kawal pembangunan bersama, agar seluruh kebijakan benar-benar berpihak dan berguna bagi masyarakat Bengkulu,” tutupnya.

Sementara itu dalam amanatnya di upacara peringatan HUT, di halaman kantor Gubernur, Gubernur Bengkulu Hemi Hasan menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan selalu hadir di tengah persoalan masyarakat, terutama dalam mengatasi kemiskinan, pengangguran, serta penyelesaian pembangunan infrastruktur.

Helmi menyampaikan ekonomi Bengkulu menunjukkan tren membaik. Pada triwulan II tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp901,61 miliar, tumbuh 12,26 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Investasi non-modal, khususnya sektor industri makanan, menjadi pendorong utama peningkatan tersebut.

“Mari tingkatkan sinergi dalam pelayanan perizinan kepada investor, tanpa mengabaikan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” ujar gubernur.

Dijelaskan pertumbuhan ekonomi Bengkulu naik dari 4,70 persen (2024) menjadi 4,99 persen (2025). Selain itu tingkat kemiskinan turun dari 13,56 persen menjadi 12,08 persen.

Gini ratio stabil di 0,343, tingkat pengangguran terbuka berada pada 3,24 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia pada 2024 mencapai 74,91.

Selain itu Pemprov Bengkulu pada 2025 mengalokasikan APBD untuk memperkuat layanan publik dan pembangunan daerah, di antaranya:

Rp606 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan di kabupaten/kota (Rp516 miliar rekonstruksi/rehabilitasi jalan dan Rp90 miliar infrastruktur perkantoran).

Juga Rp38,8 miliar untuk pengadaan 130 unit ambulance gratis, dan Rp44,4 miliar untuk mendukung BPJS gratis, serta Rp6,4 miliar untuk pengadaan kendaraan kebersihan (arm roll dan bak arm roll).

Ada pula Rp3 miliar untuk pembukaan jalan cetak sawah 6,9 km di Enggano, maupun Rp2,5 miliar untuk jaringan perpipaan cetak sawah di Rejang Lebong.

Selain itu, dana APBN juga berhasil diperjuangkan, antara lain Rp82 miliar per bulan untuk program peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, Rp200 miliar untuk pembangunan SMA Unggul Garuda di Rejang Lebong, Rp156 miliar untuk survei dan desain cetak sawah seluas 2.200 ha.

“Terhadap program-program ini, mari kita awasi bersama agar pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat,” tambah Helmi.

Upacara HUT ke-57 juga dirangkai dengan penyerahan berbagai penghargaan, mulai dari Satyalancana Karya Satya, prestasi pemerintah daerah, PON XVII KORPRI 2025, Adiwiyata Provinsi Bengkulu, GTK Hebat Tingkat Nasional, hingga penghargaan internasional Kangaroo Mathematics Contest.

Hadiah Lomba Satkamling Merah Putih, reward atlet berprestasi, serta penyerahan baju batik untuk kepala desa se-Provinsi Bengkulu turut diberikan secara simbolis oleh gubernur. Acara ditutup dengan demonstrasi bela diri oleh Tim Karate Dojo Merah Putih Satpol PP Provinsi Bengkulu.(aba)

Pengadaan Bibit Ikan Wajib Memiliki SKAI, Guna Dukung Program Ketahanan Pangan

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yakni, kebun, kolam, kandang, lingkungan. Pengadaan bibit benih ikan diminta membeli benih yang telah bersertifikat.
Dinas PMD dan Dinas Perikanan Kelautan memberikan saran Untuk meningkatkan produksi dan produktivitas dalam mencapai hasil panen yang berkualitas. Benih yang baik akan menghasilkan ketahanan pangan yang berkualitas.

Adapun himbauan dari pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), agar pembudidaya ikan membeli bibit dari balai benih atau unit produksi yang bersertifikat untuk mendukung program ketahanan pangan.

Kadis PMD Bengkulu Tengah Marhalim mengatakan untuk 2024 pihaknya sosialisasi diawal tahun tentang prioritas dan tata cara pengelolaan dan belanja desa untuk tahun 2025 dinas pmd tidak melakukan sosialisasi.

“Setiap ada momen dan pertemuan desa selau diberikan arahan secara lisan bagaimana proses pengelolan ketahanan pangan yg baik,
mulai dari pemilihan bibit, lokasi lahan perawatan dan agar dalam proses pengelolaan ketahanan pangan di dampingi oleh tenaga penyuluh di bidang masing masing,” Ungkapnya.

Sementara Kabid perikanan budidaya Herlina Jamali.S.Pi menjelaskan Terkait dengan kegiatan ketahanan pangan yang ada didesa khususnya untuk kegiatan budidaya /pembesaran ikan kami selalu menyarankan untuk tetap koordinasi dan minta pendampingan ke pihak dinas perikanan maupun ke penyuluh perikanan yang ada di setiap wilayah kecamatan di Bengkulu tengah.
Selain potensi ketersediaan air yg tersedia di setiap desa pemilihan benih ikan yg baik juga menjadi salah satu penyebab keberhasilan suatu budidaya ikan.
Kwalitas benih ikan yang bagus adalah pilihan yang tepat untuk para pembudidaya yang biasanya disertai dengan SKAI atau surat Keterangan Asal Ikan dari tempat dimana benih berasal.

“Setiap musrenbangcam pun kami selalu menginformasikan ke pihak kecamatan maupun desa bahwa untuk ketahanan pangan budidaya ikan mas,nila,bisa ke BBI Pagar jati yang merupakan Balai benih satu satu nya di Bengkulu Tengah yg mempunyai benih ikan yg dijamin berkualitas bagus,” Terangnya.

Untuk diketahui benih ikan dari BBI merupakan hasil dari indukan yg terjamin dari BPBAT sungai gelam Jambi. SKAI di diperoleh / dikeluarkan dari asal membeli benih/bibit ikan yaitu Balai Benih Ikan (BBI) / Unit Pembenihan Rakyat yg berbadan hukum.(End)

Wakapolres Kaur Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Nala 2025

0

Warnabengkulu.co.id//KAUR – Wakapolres Kaur, Kompol Yosril Radiansyah, S.H., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Nala 2025 di Lapangan Satya Haprabu Mako Polres Kaur, Senin (17/11/2025). Apel ini diikuti oleh berbagai pejabat dari instansi terkait, termasuk Asisten I Pemda Kaur, Kasi Pidum Kejari Kaur, dan Kepala Dinas Perhubungan Kab. Kaur.

Dalam amanatnya, Kompol Yosril Radiansyah menekankan pentingnya operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan. “Operasi Zebra Nala 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 17 sampai dengan 30 November 2025, dengan fokus pada penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Operasi ini akan menindak pelanggaran seperti pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, pengemudi kendaraan menggunakan ponsel, dan pengendara R2 berboncengan lebih dari 2 orang. “Kami imbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tambah Kompol Yosril Radiansyah.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Nala 2025 Polres Kaur selesai pukul 08.15 WIB, dengan situasi kondusif dan terkendali. Dengan adanya operasi ini, Polres Kaur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kaur.(Kky)

Polres Seluma Amankan Kunjungan Mendes PDTT. Kabag Ops Harto Suyitno: Polri Dukung Program Pemerintah Bangun Desa

0
APEL PASUKAN: Kabag Ops Polres Seluma, AKP Harto Suyitno memimpin apel pasukan pengamanan kunjungan Mendes PDTT, Yandri Susanto di Desa BP 1 Minggu siang 16 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Polres Seluma melaksanakan pengamanan kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Mendes PDTT RI) ke Kabupaten Seluma, Minggu 16 November 2025. Kunjungan Mendes PDTT ini untuk melaksanakan konsolidasi pemberdayaan masyarakat dalam rangka gotong royong membangun Desa.

Pengamanan dilakukan secara ketat dan berlapis di sepanjang jalur yang dilalui oleh Mendes PDTT RI dan rombongan. Mulai dari titik kedatangan hingga lokasi acara konsolidasi di lapangan sepak bola Desa Bukit Peninjauan 1 Kecamatan Sukaraja.

Personel Polres Seluma juga ditempatkan dan di sebar di lokasi acara untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.H.,M.I.K. melalui Kabag Ops AKP Harto Suyitno, SH menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam membangun Desa.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengamanan yang maksimal selama kunjungan Bapak Menteri Desa PDTT RI di Kabupaten Seluma,” kata Kabag Ops.

Kegiatan konsolidasi pemberdayaan masyarakat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan dari pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Mendes PDTT RI menyampaikan pentingnya gotong royong dalam membangun desa. Mendes juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam berbagai program pembangunan desa yang telah dilaksanakan.

Dengan adanya pengamanan yang dilakukan Polres Seluma, kegiatan kunjungan Mendes PDTT RI berjalan dan terlaksana dengan aman dan lancar. Ini menunjukkan sinergitas antara Polri dan pemerintah dalam mendukung pembangunan desa di seluruh Indonesia.(rls/aba)

Dampingi Mendes PDT Ground Breaking Pembangunan KDMP di Seluma, Destita Khairilisani Dukung Desa Miliki Pusat Ekonomi Mandiri

0
GROUNDBREAKING: Anggota DPD RI, Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM ikut melakukan Groundbreaking KDMP mendampingi Mendes PDT Yandri Susanto di Desa BP 1 Seluma, Minggu petang 16 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bukit Peninjauan I, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Minggu 16 November 2025.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan pusat ekonomi desa yang digagas untuk memperkuat kemandirian masyarakat. KDMP dirancang menjadi pusat layanan ekonomi terpadu yang mampu menjawab beragam kebutuhan masyarakat.

Mulai dari distribusi bahan pangan hingga layanan dasar lainnya. Menteri Yandri di sela grand breaking optimis KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

“Insyaallah koperasi ini akan menjadi pusat perekonomian di desa yang bisa menjawab persoalan dari hulu ke hilir, mulai dari kebutuhan hukum, gas dan BBM, sembako, dan lain-lain. Dengan peletakan batu pertama ini, insyaallah pembangunannya berjalan baik dan tuntas dalam waktu dekat,” ungkap Yandri.

Mendes mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan KDMP dapat diselesaikan pada akhir Desember. Mendes Yandri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur daerah yang mendukung percepatan pembangunan.

“Targetnya Desember selesai, ya Pak Dandim?” ujarnya sambil memastikan kesiapan unsur daerah yang terlibat dalam pembangunan KDMP di Kabupaten Seluma ini.

Sementara itu Senator Apt Destita Khairilisani menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan KDMP, yang menurutnya menjadi bukti nyata penguatan ekonomi desa hanya dapat terwujud melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

“Pendirian KDMP ini sangat penting karena memberikan ruang bagi desa untuk mandiri secara ekonomi. Kami di DPD RI tentu mendukung penuh langkah konkret seperti ini. Koperasi ini tidak hanya soal bangunan, tetapi soal kemandirian warga dan peningkatan kesejahteraan,” jelas Destita.

Sementara itu Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan dengan dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, desa memiliki instrumen ekonomi yang kuat, mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Serta menjadi pusat penguatan ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Proses pembangunan KDMP melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim Seluma, Pemerintah Kabupaten Seluma, Pemerintah Desa Bukit Peninjauan I, serta tokoh masyarakat setempat.(aba)

Anggota DPD RI Destita Khairilisani Dukung Program Kemendes PDT dan BNN, Jadikan Desa Mandiri Garda Terdepan Perangi Narkoba

0
DEKLARASI: Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM bersama Mendes PDT Yandri Susanto dan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan saat deklarasi Desa Bersinar di lapangan Desa BP 1 Seluma, Minggu siang 16 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, MSM, menyuarakan pentingnya gerakan bersama memerangi narkoba. Hal ini disampaikan Destita saat Deklarasi Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Desa Bukit Peninjauan 1 Kecamatan Sukaraja Minggu siang 16 November 2025.

Kegiatan yang juga dirangkai dengan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dan Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat ini dihadiri Mendes PDT Yandri Susanto, Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Tantan Sulistyana, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Bupati Seluma Teddy Rahman, serta para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu.

Senator Destita menegaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melalui program Desa Bersinar adalah langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kepada Kemendes PDT dan BNN, serta teman-teman di kabupaten, ini langkah yang baik. Kabupaten Seluma semakin paham dan desanya didukung oleh Kementerian Desa serta program Desa Bersinar,” kata Destita.

Apoteker lulusan Universitas Indonesia itu menilai Kabupaten Seluma telah menunjukkan kemajuan dalam memperkuat dukungan terhadap program pemberantasan narkoba.

Anggota DPD RI Dapil Bengkulu yang paling aktif turun ke masyarakat ini berharap semangat kolaborasi dan gotong royong membangun desa dapat ditiru oleh pemerintah desa lainnya, terutama dalam mewujudkan kemandirian daerah sebagaimana telah dibuktikan Desa Bukit Peninjauan I.

“Harapannya kita semua bersama-sama menolak adanya narkoba, mencegah penyalahgunaannya. Insyaallah generasi muda yang baik adalah generasi yang bersih dari narkoba,” tambahnya.

Deklarasi Desa Bersinar menjadi momentum penting ketika masyarakat menyatakan perang terhadap narkoba. Dalam pembacaan ikrar, seluruh elemen bangsa yang hadir menyampaikan lima komitmen, mulai dari menolak penyalahgunaan narkoba hingga menggerakkan seluruh potensi desa untuk mewujudkan lingkungan bebas narkoba.

Dalam sambutannya, Mendes Yandri menyampaikan bahwa Desa Bukit Peninjauan I dipilih sebagai lokasi deklarasi karena merupakan salah satu desa mandiri di Bengkulu dan layak menjadi contoh penguatan gotong royong. Ia menegaskan pentingnya desa menjadi garda terdepan dalam mencegah peredaran narkoba.

“Narkoba hari ini adalah musuh bangsa. Kami bersama BNN mendorong program Desa Bersinar, karena jika desa bergerak, persoalan bangsa dapat kita atasi,” ujar Mendes Yandri.

Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Tantan Sulistyana menambahkan bahwa Desa Bersinar adalah pendekatan terpadu yang mencakup pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan desa sebagai fondasi ketahanan bangsa.

Festival Bangun Desa Bangun Indonesia 2025. Festival ini menjadi wadah apresiasi dan perayaan terhadap berbagai capaian inovatif yang lahir dari desa-desa di seluruh Indonesia.

Selain itu Festival Bangun Desa Bangun Indonesia menjadi penegasan bahwa perang terhadap narkoba harus dimulai dari desa melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Pemerintah menetapkan dua desa dari 182 desa di Kabupaten Seluma sebagai Desa Mandiri. Dua desa tersebut yakni Desa Cahaya Negeri dan Desa Bukit Peninjauan I di Kecamatan Sukaraja.

Status tersebut didukung indikator pelayanan dasar yang baik, infrastruktur memadai, kemandirian ekonomi, serta ketahanan sosial dan lingkungan.

Desa Bukit Peninjauan I membuktikannya melalui program ketahanan pangan, fasilitas desa, dan BUMDes yang lebih unggul dibanding desa lainnya di Seluma.(aba)

Bupati Seluma Gotong-Royong Bersama Masyarakat, Perbaiki Jalan Amblas Desa Talang Rami. Teddy Rahman: Besok Saya Kirim Alat Berat

0
GOTONG-ROYONG: Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM ikut bergotong-royong bersama masyarakat perbaiki jalan amblas Desa Talang Rami, Minggu pagi 16 November 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman Gotong-Royong bersama warga, perbaiki jalan amblas menuju Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara, Minggu pagi 16 November 2025.

Bupati Seluma membaur bersama masyarakat, memperbaiki jalan amblas di Tebing Air Mangaran yang amblas akhir Oktober lalu. Bupati turun membersihkan meterial lumpur untuk mengalirkan air yang mengikis badan jalan.

“Saya merasakan kesulitan masyarakat dengan amblasnya jalan ini. Saya hadir untuk memberi semangat masyarakat yang hadir mengikuti Gotong-Royong,” terang Teddy Rahman kepada Warnabengkulu.co id, Minggu 16 November 2025.

Bupati menyampaikan permintaan maaf, karena belum bisa memenuhi harapan masyarakat untuk membangun kembali jalan amblas ini. Sehingga masyarakat harus bergotong-royong, agar jalan tetap dapat dilalui.

“Rencananya jalan ini kemarin akan diperbaiki dengan dana BTT. Tapi setelah dilakukan kajian, belum memenuhi syarat. Jadi atas pribadi dan Pemkab Seluma, saya sampaikan permohonan maaf,” kata Teddy Rahman.

Untuk memaksimalkan Gotong-Royong ini ujar Bupati, dirinya akan menurunkan alat berat. Alat berat telah siap dan segera di mobilisasi ke lokasi jalan amblas.

“Besok, saya akan kirim alat berat. Kita sudah punya alat berat saat ini. Jadi kita gunakan untuk sepenuhnya kepentingan masyarakat,” ungkap Teddy Rahman.

Lanjut Teddy, dirinya memastikan akan memprioritaskan perbaikan jalan menuju Desa Talang Rami ini. Jika anggaran telah tersedia, maka akan langsung dialokasikan untuk memperbaiki akses jalan ini.

“Saya akan prioritaskan pembangunan jalan ini. Jika anggaran telah tersedia, saya akan langsung anggarkan untuk perbaikannya,” ucap Teddy Rahman.

Pembangunan infrastruktur akan jadi prioritas utama kata Bupati Seluma. Namun karena anggaran yang belum mencukupi, pembangunan belum dapat dimaksimalkan. Anggaran yang ada digunakan untuk program BPJS Kesehatan juga di bidang pendidikan.

“Jadi mohon pengertiannya untuk masyarakat Seluma. Karena anggaran belum tersedia, kita fokus benahi birokrasi dan pelayanan. Jika nanti anggaran telah ada, kita maksimalkan program pembangunan infrastruktur ini,” sampai Teddy Rahman.(aba)