Beranda blog Halaman 15

Panitia Natal Oikumene, Salurkan 250 Paket Sembako Untuk Warga Kecamatan Sukaraja dan Air Periukan

0
PAKET SEMBAKO: Terlihat Panitia Natal Oikumene Provinsi Bengkulu menyalurkan 250 paket sembako bagi masyarakat di aula Kecamatan Sukaraja, Rabu siang 10 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID ,SELUMA- Panitia Natal Oikumene Provinsi Bengkulu salurkan 250 paket sembako bagi masyarakat Seluma, khususnya di Kecamatan Sukaraja dan Riak Siabun, Rabu 10 Desember 2025. Aksi sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Natal Oikumene tahun 2025 yang puncaknya akan digelar pada Januari 2026.

Kegiatan berbagi kasih itu sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Natal Oikumene Provinsi Bengkulu Tahun 2025, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H.,M.H. serta Camat Sukaraja, Nurlin, S.T.,M.M.

Dalam sambutannya, Victor Antonius menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kasih terhadap sesama tanpa membeda-bedakan asal usulnya. Ia berharap, aksi sosial itu bisa memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa dan warga negara.

“Mungkin yang kami sampaikan ini belum ada apa-apanya, tetapi niat kami adalah berbagi kasih bersama bapak dan ibu sekalian karena natal ini tidak hanya untuk kami tetapi untuk kita semua,” sampai Victor.

Victor juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang menyediakan waktunya untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Termasuk kepada Pemerintah Kabupaten Seluma yang sudah mendukung.

Victor juga mengajak warga Seluma untuk mendoakan saudara sebangsa yang menjadi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Semoga mereka diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran,” ucap Victor.

Diketahui, paket sembako yang disalurkan bagi warga Sukaraja dan Riak Siabun ada sebanyak 250 paket. Bantuan berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 lt, dan gula 1 kg, ini dibagikan merata kepada 50 persen umat Nasrani serta 50 persen masyarakat umum, sebagai wujud kepedulian lintas iman dan kemanusiaan.

Koordinator Aksi Sosial Panitia Natal Oikoumene, Pendeta Walman Simamora, S.P, menjelaskan bahwa pendataan penerima dilakukan dengan memastikan bantuan menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.

enurutnya, aksi sosial ini bukan sekadar penyaluran sembako, tetapi menjadi bagian dari semangat Natal yang selalu mengedepankan ketulusan dan kepedulian kepada sesama.

Sementara itu Plt. Camat Sukaraja, Nurlin, ST.MM, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah.

“Kami berterima kasih atas perhatian Panitia Natal Oikoumene. Bantuan ini meringankan beban warga dan memperlihatkan bahwa nilai kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui aksi sederhana namun sarat makna ini, warga Kecamatan Sukaraja dan Riak Siabun kembali merasakan bahwa kebhinekaan bukan hanya slogan, melainkan praktik hidup yang nyata, bahwa dalam satu wilayah yang dihuni banyak latar keyakinan, kepedulian adalah bahasa yang paling mudah dimengerti. Ini menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar Indonesia selalu tumbuh dari solidaritas yang saling menguatkan.(aba)

IRT Warga Desa Talang Benuang Seluma Bengkulu Meninggal Dunia, Korban Tabrak Lari

0
TABRAK LARI: Satlantas Polres Seluma, melakukan olah TKP IRT warga Desa Talang Benuang meninggal dunia akibat tabrak lari, Jum'at malam 5 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA- Nasib naas dialami Desak Ayu Kompiang Rai, warga Desa Talang Benuang Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. IRT berusia 28 tahun ini menjadi korban tabrak lari, Jum’at 5 Desember 2025 lalu.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasatlantas Iptu Arief Abdullah dikonfirmasi Minggu petang 7 Desember 2025 membenarkan insiden ini. Bahkan akibat tabrak lari tersebut, korban tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

“Iya, benar ada kecelakaan tabrak lari itu. Kejadiannya Jum’at petang 5 Desember 2025 lalu sekira pukul 15.30WIB,” terang Arief Abdullah Minggu petang 7 Desember 2025.

Dijelaskan Arief, insiden lakalantas tabrak lari ini bermula saat korban ingin ke Bank BRI di Kelurahan Sukaraja. Korban dari rumahnya mengendarai sepeda motor Honda Supra X BD 3279 FB.

Tiba di TKP, tepatnya di jalan nasional lintas sumatera depan Kantor Cabang BRI Kelurahan Sukaraja. Korban bermaksud menyeberangkan sepeda motornya menuju halaman BRI.

“Saat menyeberang itulah, tiba-tiba sepeda motor korban ditabrak dari arah belakang oleh mobil yang belum diketahui identitasnya,” terang Kasatlantas.

Saat itu lanjut Kasatlantas, korban oleh warga langsung dilarikan ke RSMY Bengkulu untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun naas, akibat benturan keras di kepalanya korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

“Korban mengalami benturan keras diKepala bagian belakang. Korban sempat dilarikan ke RSMY, tapi tidak terselamatkan lagi,” kata Arief.

Saat ini lanjut Arief, pihaknya tengah menyelidiki mobil yang menabrak korban. Olah TKP telah dilakukan, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang ada di TKP.

“Mobil pelaku tabrak lari sedang kita selidiki. Olah TKP telah kami lakukan, termasuk memeriksa rekaman CCTV untuk melacak mobil yang menabrak korban ini,” sampai Arief Abdullah.(aba)

Dinsos Seluma Minta Kades Berdayakan Operator Desa untuk Validasi Data Penerima Bansos

0

WARNABENGKULU.COM, SELUMA– Banyaknya keluhan terkait bantuan sosial (Bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran di Kabupaten Seluma membuat Dinas Sosial (Dinsos) Seluma mengambil langkah tegas. Kepala Dinas Sosial Seluma, Elian Suadi, meminta para kepala desa untuk lebih memberdayakan operator desa dalam proses validasi dan perbaikan data penerima Bansos.

Elian menegaskan bahwa masyarakat dipersilakan menyampaikan sanggahan apabila menemukan ketidaktepatan data penerima bantuan. Namun, ia menekankan bahwa proses sanggahan harus disampaikan melalui operator desa, kepala desa atau melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).

“Sebenarnya, sanggahan warga sangat diharapkan oleh Kemensos. Karena Kemensos berharap pemutakhiran data terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran,” jelas Elian dikonfirmasi Minggu 7 Desember 2025.

Elian juga mengakui bahwa kebutuhan perbaikan data penerima Bansos saat ini sangat mendesak. Ia menyebut masih ditemukan perangkat desa yang menerima bantuan, sementara sejumlah warga yang lebih layak justru belum terdata sebagai penerima.

“Kalau tidak tepat sasaran, tolong bisa ditindaklanjuti oleh operator desa dan kepala desa, dengan didukung dokumen Musdes dan dokumen lainnya,” ujarnya.

Saat ini, Dinsos Seluma juga tengah melakukan proses validasi data Bansos bekerja sama dengan pendamping sosial Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Kementerian Sosial.

Para pendamping ini ditugaskan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi penerima sesuai dengan data yang terdaftar.

TKSK akan memantau calon penerima manfaat di tingkat desa maupun kelurahan. Hasil pemantauan tersebut kemudian diverifikasi dan disinkronkan dengan data induk di Dinsos Seluma.

Langkah ini diyakini penting agar penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan penerima yang dianggap tidak layak dapat segera dikeluarkan dari data.

“Musdes dan Muskel itulah yang menjadi dasar pembaruan data, karena mereka yang paling mengetahui kondisi sosial ekonomi warga setempat. TKSK hanya memantau calon penerima saja,” sampai Elian Suandi.(aba)

Anggota DPD RI Destita Khairilisani Ingatkan Masyarakat Bengkulu, Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Bibit Siklon

0
INGATKAN MASYARAKAT: Anggota DPD RI, Apt Destita Khairilisani, S.Farm, MSM mengingatkan masyarakat Bengkulu untuk waspada cuaca ekstrem terhadap kemungkinan potensi bencana hingga Februari 2026 mendatang

WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU– Anggota DPD/MPR RI Dapil Bengkulu, apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M, mengimbau masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Sebab saat ini cuaca masih ekstrem dengan curah hujan tinggi, ditambah lagi ancaman bencana hidrometeorologi pada Desember hingga Februari mendatang.

Peringatan ini disampaikan Destita merespons paparan resmi Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 1 Desember 2025.

Dalam paparannya, Kepala BMKG menjelaskan bahwa wilayah selatan Indonesia, termasuk Bengkulu, berada dalam fase rawan terbentuknya bibit siklon tropis.

Menurut Kepala BMKG, periode November–Februari menjadi fase yang perlu dicermati secara serius. Sebab masuk bulan Desember ini ada ancaman terbangkitnya bibit siklon di perairan selatan Indonesia.

Mulai dari Bengkulu, Sumatera bagian selatan, selatan Pulau Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua Tengah dan Papua Selatan.

Daerah-daerah ini rawan bibit siklon yang dapat berkembang menjadi siklon tropis dan memicu curah hujan tinggi, bencana hidrometeorologi, serta gelombang tinggi.

Menanggapi ini, anggota DPD RI Komite III, Apt Destita Khairilisani menegaskan peringatan dari BMKG tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret di tingkat daerah.

Apalagi BMKG merinci bahwa Indonesia memiliki rekam jejak kejadian siklon tropis yang berdampak besar, seperti Siklon Cempaka (2017) di selatan Jawa, Siklon Roja (2021) di perairan NTT, dan Siklon Senyar (2025) yang muncul di Selat Malaka setelah 24 tahun tidak terjadi di wilayah tersebut.

“Peringatan ini bukan hal sepele. Bengkulu menjadi salah satu daerah yang masuk zona rawan bibit siklon. Pemerintah daerah, BPBD, hingga perangkat desa harus meningkatkan kesiapsiagaan.

“Masyarakat juga perlu memperbarui informasi cuaca dan menghindari aktivitas berisiko di wilayah pesisir maupun aliran sungai,” beber senator yang akrab di sapa Kerudung Putih ini.

Apoteker lulusan Universitas Indonesia itu menambahkan, dengan kemungkinan munculnya siklon kategori lebih kuat di wilayah padat penduduk, mitigasi dini sangat krusial.

“Kesiapsiagaan harus disiapkan mulai sekarang. Pastikan jalur evakuasi, kesiapan logistik, hingga sistem peringatan dini berjalan baik. Kita tidak boleh terlambat ketika potensi ancaman sudah diperingatkan,” pesan Destita.

Destita juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta memastikan informasi diperoleh dari sumber resmi seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah setempat.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Dengan kewaspadaan dan kesiapan sejak dini, kita bisa meminimalkan risiko saat cuaca ekstrem terjadi,” tutupnya.(rls/aba)

Danrem 041/Gamas Melepas Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan ke wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol

0

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu — Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han secara resmi melepas pemberangkatan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, bertempat di Makorem 041/Gamas, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan pelepasan bantuan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD melalui Korem 041/Gamas Kodam XXI/Radin Inten dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus bentuk implementasi perintah pimpinan TNI AD untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.

Dalam sambutannya, Danrem 041/Gamas menyampaikan bahwa bantuan yang diberangkatkan hari ini merupakan bantuan dari prajurit TNI AD jajaran Korem 041/Gamas dan keluarga serta para mitra atau donatur yang peduli terhadap kondisi masyarakat di wilayah Kodam XX/TIB. “Bantuan ini kita kirimkan sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana. Semoga apa yang kita salurkan hari ini dapat meringankan beban mereka,” jelas Danrem.

Selain itu, Danrem juga menegaskan bahwa Korem 041/Gamas berkomitmen untuk terus hadir di tengah kesulitan masyarakat guna memberikan manfaat nyata, serta memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai situasi darurat di seluruh wilayah termasuk Kodam XX/TIB.

Adapun bantuan yang diberangkatkan meliputi bahan kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, air mineral dan pakaian layak pakai serta perlengkapan darurat lainnya. Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan kendaraan truk Korem 041/Gamas dan siap didistribusikan ke lokasi terdampak melalui satuan jajaran Kodam XX/TIB.

Pemberangkatan bantuan ini ditutup dengan doa bersama agar proses distribusi berjalan lancar dan para korban bencana diberikan kesehatan, kekuatan dan segera membaik.(Rls)

Pertanyakan DBH 2024, Bupati Seluma Bengkulu Kunjungi DjPK Kemenkeu di Jakarta

0
TANYAKAN DBH: Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM di dampingi Pj Sekda Deddy Ramdhani, SE, M.SE, MA, Plt Kepala BKD, Herman Suyadi, Kabag Prokompim Ade Atriandi mengunjungi DjPK Kemenkeu, Kamis siang 4 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, JAKARTA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu Teddy Rahman mengunjungi Dirjen Perimbangan Keuangan (DjPK) Kementerian Keuangan, Kamis siang 4 Desember 2025.

Kunjungan ini untuk berkoordinasi dan memastikan dana bagi hasil (DBH) tahun 2024 yang hingga saat ini belum disalurkan oleh Kementerian Keuangan RI.

Bupati Seluma Teddy Rahman melalui Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Herman Suyadi mengatakan hingga saat ini Kemenkeu belum mengalokasikan DBH tahun anggaran 2024 tersebut.

“Pak bupati memimpin langsung kunjungan kerja ini. Kita mempertanyakan DBH tahun 2024 yang hingga saat ini belum direalisasikan oleh Kemenkeu,” terang Herman dikonfirmasi malam ini 4 Desember 2025.

Dijelaskan Herman, dana bagi hasil tahun 2024 tersebut diperuntukkan membayar proyek terhutang yang pengerjaannya di tahun 2024 lalu. Sebelum Teddy Rahman menjabat Bupati Seluma.

“Uang DBH ini, untuk membayar hutang proyek tahun 2024 lalu. Jadi kita pertanyakan kepastiannya ke DjPK Kemenkeu,” ucap Herman.

Besaran dana bagi hasil yang belum dibayarkan ini kata Herman, mencapai lebih dari Rp 30 Miliar. Yang kegunaannya telah disepakati melalui LO Kejari Seluma untuk membayar proyek terhutang tahun 2024.

“Untuk hasil dari pertemuan ini, nanti bisa tanya langsung dengan pak bupati. Karena itu kewenangan beliau untuk menyampaikan,” kata Herman Suyadi.

Turut serta dalam kunjungan ini, Penjabat Sekda Seluma, Deddy Ramdhani, Plt Kepala BKD, Herman Suyadi serta Kabag Prokompim Setda, Ade Atriandi Burhan.(aba)

Jembatan Bandar Kaur Selatan Dibangun. Anggota DPRD Riochandra Optimis Tingkatkan Produktivitas Pertanian

0
DIBANGUN: Jembatan di Kelurahan Bandar Kecamatan Kaur Selatan dibangun. Foto sewaktu titik nol pembangunan bersama anggota DPRD Kaur, Riochandra, SH

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur terus bersinergi dan mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kaur. Bentuk dukungan tersebut diwujdukan dengan dilaksanakannya pembangunan jembatan di Kelurahan Bandar Kecamatan Kaur Selatan yang merupakan jembatan vital sentra produksi pertanian. Pembangunan jembatan ini dianggarkan sebesar Rp 592 juta.

Anggota DPRD Kabupaten Kaur, Riochandra mengatakan jembatan di Kelurahan Bandar ini sangat krusial dan dibutuhkan oleh masyarakat. Karena merupakan akses utama untuk mengangkut hasil pertanian seperti Kelapa sawit dan buah kelapa.

“Kondisi jembatan sudah rusak parah, menyulitkan masyarakat untuk mengangkut hasil kebun. Jadi jembatan ini kita bangun untuk memudahkan masyarakat mengangkut hasil pertaniannya,” terang Riochandra.

Riochandra optimis, dengan dibangunnya jembatan ini dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat. Yang muaranya dapat menghidupkan perekonomian masyarakat setempat.

“Pembangunan jembatan kelurahan Bandar ini merupakan bentuk dukungan kami DPRD kepada masyarakat untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah ini,” ungkap Riochandra.

Saat ini progres pembangunan jembatan sudah mencapai 60 persen dan berjalan lancar tanpa hambatan. Ditargetkan sebelum pergantian tahun, pembangunan jembatan ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.(kky)

Polres Kaur Amankan Warga Selika I dan Jembatan II, Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

0
DIAMANKAN: Satresnarkoba Polres Kaur mengamankan Ai (24) warga Desa Selika I, Kecamatan Tanjung Kemuning dan DS (21) warga Desa Jembatan II, Kecamatan Kaur Selatan terlihat penyalahgunaan Narkotika, Senin malam 1 Desember 2025

WARNABENGKULU.CO.ID, KAUR – Satres Narkoba Polres Kaur berhasil mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu di wilayah Kecamatan Kaur Selatan Senin malam 1 Desember 2025 sekira pukul 21.20 WIB.

Dua tersangka yang berhasil diamankan yaitu ADP alias Ai (24) warga Desa Selika I, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, dan DS (21) warga Desa Jembatan II, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 paket narkotika jenis sabu dalam plastik klip bening, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy Nomor Plat B 5732 KBK, dan 1 unit handphone Oppo A53.

Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda melalui Kasat Resnarkoba Polres Kaur AKP Nanuk Irawan menyatakan bahwa Polres Kaur berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Kaur.

“Kami akan terus melakukan upaya penindakan dan pencegahan terhadap peredaran narkotika di Kabupaten Kaur. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika demi menjaga situasi kamtibmas yang aman, sehat, dan bebas narkoba,” jelas Nanuk Irawan.

Kedua tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.(kky)

Bupati Seluma Pastikan Mutasi Kadis dan ASN “Tidur”. Teddy Rahman: Saya Butuh Yang Mau Kerja, Bukan Pintar Ngisi E Kinerja

0
MUTASI ASN: Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM menyampaikan akan memutasi pejabat dan ASN yang keseringan tidur. Bupati menyebut sudah mendata ASN dan pejabat yang hanya pintar ngisi E Kinerja tapi malas kerja nyata

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu, Teddy Rahman memastikan akan mutasi besar-besaran pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Seluma. Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ASN, terutama para kepala OPD.

Selama 10 bulan terakhir, Bupati Teddy menilai langsung kerja para pejabat dan ASN Seluma ini. Mulai dari eksekusi program, inovasi kebijakan, hingga kemampuan mencari peluang pembangunan. Dan hasilnya, Bupati terang-terangan menyebut ada kepala OPD yang hanya “tidur” dan tidak mau bekerja.

“Kepala OPD yang hanya tidur itu sudah saya petakan. Saya tidak butuh pejatan seperti ini,” tegas Teddy.

Bupati juga mengungkapkan bahwa ia sudah memerintahkan para kepala OPD untuk melakukan mediasi dan penjajakan ke kementerian demi menghadirkan program pusat untuk Seluma. Namun, tidak semua bergerak dan melaksanakan.

“Saya sudah mengetahui siapa yang benar mau kerja dan siapa yang tidak mau bergerak untuk memajukan Seluma,” ungkap Teddy.

Karena itu, mutasi 2026 nanti akan menempatkan pejabat berdasarkan kompetensi nyata, bukan sekadar pergeseran posisi. Langkah tegas ini disebut sebagai upaya reformasi birokrasi dan strategi jangka panjang agar Seluma bisa lepas dari status daerah tertinggal.

“Yang punya kompetensi pasti kita akan pertahankan dan berikan amanah. Saya ingin semua pejabat dan ASN yang benar mau kerja. Bukan yang pintar ngisi E Kinerja, tapi kerja nyatanya nol besar,” pungkas Teddy Rahman.(aba)

Aksi Kapolres Bungo Turun ke SPBU Tertibkan Pengunjal BBM Subsidi, Tuai Pujian Masyarakat

0
TERTIBKAN PENGUNJAL: Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono turun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban Pengunjal atau pelangsir BBM Subsidi tuai pujian masyarakat

WARNABENGKULU.CO.ID, BUNGO – Kemacetan panjang terjadi di jalan lintas depan SPBU Pal 3, Muara Bungo, kemarin 3 Desember 2025. Hal ini diakibatkan padatnya antrian dan adanya dugaan praktik kecurangan oleh sejumlah pelansir atau Pengunjal BBM Subsidi. Situasi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono turun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban. Saat melintas, Kapolres sempat terjebak dalam kemacetan sehingga memutuskan turun dari kendaraan dan segera mengurai kondisi di lapangan.

Dalam penertiban itu, Kapolres bersama personel Samapta memeriksa satu per satu kendaraan yang mengantre. Sejumlah kendaraan terjaring melakukan kecurangan, mulai dari penggunaan barcode MyPertamina yang tidak sesuai dengan nomor polisi, tangki kendaraan yang telah dimodifikasi, hingga tidak adanya kelengkapan surat kendaraan.

Beberapa pelansir bahkan nekat meninggalkan kendaraan mereka ketika mengetahui akan diperiksa. Petugas kemudian mengamankan kendaraan-kendaraan tersebut dan membawanya ke Polres Bungo untuk diproses lebih lanjut. Total, sebanyak 10 kendaraan diamankan dalam penertiban tersebut.

Selain melakukan penindakan terhadap kendaraan pelanggar, Kapolres juga memberikan teguran tegas kepada pihak pengelola SPBU Pal 3 agar tidak melayani pengisian BBM bersubsidi kepada kendaraan yang tidak sesuai data maupun tidak memenuhi syarat.

Kapolres menekankan pentingnya pengawasan ketat agar BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

Aksi Kapolres Bungo ini menuai pujian dari masyarakat dan netizen. Jika ini dilakukan oleh semua Kapolres, maka para Pengunjal BBM Subsidi dan petugas SPBU nakal dapat ditindak. Sehingga BBM subsidi dapat tersalurkan ke masyarakat dan antrean di SPBU dapat terurai. (rls/aba)