Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah–
Pemerintah Kecamatan Pagar Jati menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbangcam) dan Rencana Penyusunan RKPD tahun 2027, pada Senin (2/2/2026) berlokasi di Aula Kantor Camat Pagar Jati.
Tema Musrenbangcam pada tahun ini ialah Digitalisasi Pelayanan Publik dan Optimalisasi Kualitas Sektor Strategis Daerah.

Kegiatan di hadiri oleh DPRD Bengkulu Tengah Syaiful Amari, Kabid Bapeda, Kepala Sekolah SMPN 12 Benteng, perwakilan OPD Bengkulu Tengah, Tripika Pagar Jati dan tamu undangan lainnya.
Camat Pagar Jati Dewi Anggraini, S.Pd., M.Si mengatakan Usulan dari desa-desa yang diajukan ini merupakan hasil dari proposal. Jumlah usulan 2026 banyak berupa pembangunan fisik. Melalui forum ini menjadi jalan untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi tentang infrastruktur baik jalan maupun gedung.

” Kita tampung dulu seluruh usulan yang ada dari desa maupun dari Kecamatan ini. Semoga nantinya ada yang dapat direalisasikan,”ungkap Dewi.
Ia menambahkan usulan yang diajukan untuk perbaikan Kantor camat, mulai dari air bersih hingga perbaikan infrastruktur kantor camat. Sedangkan 14 Desa yang ada di Kecamatan Pagar Jati, yakni Pelapis tebing, Rehab kantor desa, jembatan, Rumah Layak Huni, pengembangan pariwisata desa, Bronjong, kabel listrik, tower sinyal, jembatan gantung, balai pertemuan (gedung serba guna), sumur bor, gedung BPD, rehab pam, ambulance desa, jalan aspal, rabat beton, objek wisata gunung bungkuk, perluasan TPU, polindes, drainase, Bibit Sawit unggul, pupuk dan lapangan volly.
“Kita tetap tampung usulan ini karena mengacu pada anggaran mana yang menjadi prioritas nantinya segera di bangun,”Jelasnya.
Sementara Anggota DPRD Syaiful Amari menyampaikan siap mendukung dan meneruskan penyampaian masyarakat ini kepada pihak-pihak terkait misalnya seperti BPJS mandiri yang mengalami penunggakan di wilayahnya akan membantu masyarakat tersebut untuk menemukan solusi, supaya tidak merasa beban sehingga alternatif yang di dapat nantinya bisa meringankan beban dari masyarakat tersebut. Kemudian untuk infrastruktur tetap akan berkolaborasi terhadap unsur Forkompinda dan Tripika untuk progres dan anggaran yang ada di sesuaikan.
“Tetap saya usahakan membantu perpanjangan menyampaikan aspirasi masyarakat diwiliyah saya ini, semoga bisa terealisasi dengan baik,” demikian Syaiful.(Btg)



