WARNABENGKULU.CO.ID, BENGKULU-Anggota DPD RI/MPR RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M menjadi pembicara dalam Seminar Nasional (Semnas) yang digelar Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu, di GSG Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu 13 Desember 2025.
Di seminar bergengsi ini anggota DPD RI yang familiar dengan panggilan Kerudung putih menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar strategis dalam pembangunan nasional.
Seminar nasional yang diikuti 350 peserta dari berbagai perguruan tinggi ini dibuka Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Daerah, M. Ikhwan.
Destita, Senator yang paling getol turun ke masyarakat ini menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian UMKM tahun 2024, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Baik dalam penyerapan tenaga kerja, penguatan ekonomi kreatif, maupun ketahanan ekonomi di daerah.
“UMKM bukan sekadar sektor pendukung, tetapi fondasi utama perekonomian nasional. Ketika UMKM kuat, ekonomi daerah dan nasional juga akan kuat,” tegas Destita.
Destita menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan nasional, kebijakan pemerintah, dan pengembangan UMKM. Menurut Destita, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausaha dan pencipta lapangan kerja.
Ia mencontohkan sejumlah praktik baik pengembangan UMKM di berbagai daerah seperti Banyuwangi, Jepara, Bali, dan wilayah lainnya yang berhasil melalui pendampingan pendidikan dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui seminar ini, Destita berharap mahasiswa dan generasi muda Bengkulu memiliki perspektif yang lebih luas dalam memandang UMKM sebagai peluang strategis pembangunan.
Destita juga menegaskan, akselerasi pembangunan nasional dapat dicapai melalui penguatan UMKM di daerah yang didukung oleh pendidikan berkualitas dan kebijakan yang berpihak
Sementara itu, Pembina Panitia Semnas, Yanuar Rikardo menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DPR RI, pelaku usaha, serta Bank Indonesia.
Seminar ini juga dirangkai dengan kegiatan sosial donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Bengkulu sebagai bentuk kepedulian sosial civitas akademika.(rls/aba)




