Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah – Dugaan pungutan dan pemotongan bantuan sosial tanpa dasar yang jelas dialami warga penerima bantuan di Desa Genting Kecamatan Bang Haji.
Bantuan tersebut adalah 2 karung kecil beras dan mintak 4 bungkus/kilo.
Namun, untuk saat mendapatkan bantuan, warga di potong mintak 1 bungkus/kilo, dan juga dimintai tambahan biaya Rp 10 ribu per warga oleh perangkat desa setempat. Untuk pemotongan bahkan pungutan biaya transport, apakah memang perintah atau hanya akal-akalan oknum perangkat desa setempat. Bahkan, dalih biaya transportasi berlangsung sudah lama, setiap kali ada bantuan beras turun, warga dimintai biaya transportasi.
“Ada yang di jelaskan, ada yang tidak,” ujar warga.
Sementara itu, Kepala Desa (kades) Desa Genting yang coba dikonfirmasi belum bisa di hubungi. Melalui Sekretaris desa (sekdes) , Rispikal dikonfirmasi via HP mengakui bahwa memang ada bantuan yang datang untuk warga desa. Namun, teknis pembagian, sekdes mengaku tidak ikut karena ada halangan yakni anggota keluarganya sedang sakit dan berada di Kota Bengkulu. Dan yang membagikan, juga langsung oleh perangkat desa.(TES)




