WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Bupati Seluma Provinsi Bengkulu, Teddy Rahman menggandeng satuan tugas penertiban kawasan hutan (Satgas PKH) untuk menertibkan perusahaan nakal, tak taat perizinan yang berinvestasi di Kabupaten Seluma.
Kepastian akan menggandeng Satgas PKH ini disampaikan langsung Bupati Seluma, di dikonfirmasi Selasa siang 25 November 2025.
Teddy mengatakan dirinya menggandeng Satgas PKH, untuk memastikan semua perusahaan perkebunan dan tambang yang berinvestasi di Kabupaten Seluma taat dan patuh terhadap semua perizinan yang diwajibkan.
“Saya sudah berkoordinasi ke Satgas PKH ini. Jadi saya akan gandeng Satgas PKH, untuk memastikan semua perusahaan di Seluma taat dan patuh perizinan,” sampai Teddy Rahman.
Ditegaskan Bupati Seluma, semua perusahaan harus taat dan tertib administrasi perizinan dan lainnya. Termasuk kewajiban terhadap daerah, juga harus di penuhi oleh perusahaan yang menanamkan modal di Kabupaten Seluma.
“Kita akan tertibkan semua administrasi yang diwajibkan. Jadi semua perusahaan harus taat dan patuh, tidak ada lagi yang bermain apalagi mengakali,” tegas Teddy Rahman.
Dirinya ucap Teddy, telah banyak menerima laporan masyarakat, terkait perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Seluma. Data-data yang disampaikan oleh masyarakat inilah nantinya menjadi pedoman dan akan diserahkan ke Satgas PKH.
“Termasuk soal HGU. Data yang saya dapat banyak bermasalah. Ini nanti saya akan minta ke Satgas PKH untuk ditertibkan,” ucap Teddy.
Bupati menyebut telah banyak perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Seluma ini. Namun tidak berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma. Sehingga hal ini menimbulkan tanda tanya besar.
“Perusahaan banyak, tapi PAD kita segitu gitu saja. Artinya ada yang salah di sini, ini nanti yang kita minta kepada Satgas PKH untuk menelusurinya,” kata Teddy.(aba)




