WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Pemerintah Kabupaten Seluma dan Polda Bengkulu melakukan serahterima rumah orang tua dan kakek Balita terinfeksi cacing gelang Aprilia dan Nur Khaira Sabrina, Rabu pagi 19 November 2025. Serah terima dilakukan Wakil Bupati Seluma H. Gustianto dan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono.
Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sudah menjadi untuk melakukan rehab atau perbaikan rumah tak layan huni (RTLH). Hal ini tertuang dalam Perda Nomor 6 Tahun 2023 serta Perbup Seluma Nomor 16 Tahun 2024 mengenai perumahan dan kawasan permukiman.
“Pemkab Seluma berperan aktif dalam upaya pencegahan rumah tidak layak huni. Kami telah berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di Kabupaten Seluma ini,” jelas Gustianto.
Wabup mengatakankolaborasi antar lembaga sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan rehab RTLH. Kolaborasi ini mampu mempercepat pembangunan, penyusunan strategi dan sinkronisasi kegiatan dalam upaya pengentasan rumah tidak layak huni.
“Pemkab Seluma terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang sehat melalui berbagai program pembangunan dan rehabilitasi,” ungkap Wabup Gustianto.
Sementara itu Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah orang tua dan kakek Aprilia dan Nur Khaira Sabrina. Rumah ini mulai di bangun sejak dua bulan lalu, telah selesai dan siap dihuni.
“Kami juga bersyukur, ananda Aprilia dan Nur Khaira Sabrina yang sebelumnya membutuhkan perawatan intensif, kini sudah pulih dan sehat,”* ucap Kapolda Bengkulu.
Dikatakan Kapolda, rumah orang tua dan kakek Aprilia dan Nur Khaira Sabrina ini merupakan rumah ke-61 yang di bangun dan diresmikan melalui program bedah rumah Polda Bengkulu.
“Program ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga memberikan kenyamanan, semangat baru dan hunian yang lebih layak bagi penerimanya,” kata Mardiyono.
Mardiyono mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan rumah Malik dan Frengky, kakek dan orang tua Aprilia dan Nur Khaira Sabrina di Desa Sungai Petai ini. Pihak yang terlibat mulai dari UPZ Polda Bengkulu, Baznas, REI Bengkulu, Pemkab Seluma dan juga para donatur.
“Seluruh pihak yang telah memberikan tenaga, pikiran dan bantuan secara ikhlas kami sampaikan terimakasih yang mendalam. Semua ini terwujud karena sinergi kita bersama,” tukas Kapolda Bengkulu.
Kapolda menambahkan nilai kemanusiaan sebagai semangat utama untuk melaksanakan program bedah dan rehab RTLH ini. Semangat ini harus selalu dijaga agar semua saling menguatkan.
“Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga Bapak Malik dan keluarga Aprilia dan Nur Khaira Sabrina. Semoga Aprilia dan Khaira Nur Sabrina btumbuh menjadi anak yang salihah, sehat, cerdas, dan membanggakan kedua orang tua,” tutup Mardiyono.(aba)




