Waspada Aksi Begal Sepeda Motor Sasar Anak Bawa Umur, Warga Sumur Dewa Kota Bengkulu Jadi Korban di Seluma

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Ini harus menjadi perhatian bagi para orang tua, khususnya yang telah memberi keleluasaan bagi anak membawa sepeda motor. Tadi malam 22 Agustus 2025 sekira pukul 21.00WIB ada insiden begal, korbannya MA (14) warga Kelurahan Sumur Dewa Kota Bengkulu.

Seperti diceritakan ibu korban Kosmala Densi (41), peristiwa begal ini bermula saat anaknya MA mengantar nasi untuk dirinya yang berjualan ikan di Pasar Lingkar Timur sekira pukul 19.00WIB.

“Jadi sewaktu ngantar nasi itu, sepeda motor yang dipakai anak saya ini habis minyak. Jadi saya pinjamkan motor saya untuk beli BBM eceran,” terang Kosmala Densi saat membuat laporan ke SPKT Polsek Sukaraja Sabtu siang 23 Agustus 2025.

Saat pergi mencari BBM eceran itulah MA anaknya bertemu pelaku ucap Kosmala Densi. Pelaku berjumlah tiga orang, meminta tolong pada anaknya untuk mengantar ke Simpang SLB Kota Bengkulu. Pelaku dengan sedikit memaksa langsung menaiki sepeda motor Yamaha Mio M3 BD 6450 HF.

“Pelaku itu tiga orang, dua sudah dewasa satu masih bawah umur. Saat bertemu anak saya itu, pelaku ini minta antar ke Simpang SLB, belum sempat dijawab oleh anak saya pelaku langsung naik motor. Anak saya di tarok di tengah, pelaku yang membawa motor saya itu,” beber Kosmala Densi.

Lanjut ibu korban, anaknya MA sempat minta diturunkan kepada pelaku karena saat itu telah lewat dari Simpang SLB. Namun pelaku terus memacu sepeda motor mengarah ke Kabupaten Seluma.

“Sampai di Sukaraja, sepeda motor diarahkan ke pelaku ke Dusun Perluasan. Tidak jauh dari SMPN 23, anak saya diturunkan paksa dan sepeda motor langsung dibawa kabur oleh ketiga pelaku,” kata Kosmala Densi.

Beruntung ucap Kosmala Densi, lokasi anaknya diturunkan paksa tersebut tidak jauh dari rumah warga. Sehingga MA langsung menuju rumah warga minta pertolongan.

“Malam tadi anak saya langsung diantar oleh pak polisi dari Polsek Sukaraja. Alhamdulillah tidak ada bekas kekerasan dialami anak saya, pelaku cuma membawa kabur sepeda motor saja,” imbuhnya.

Ditambahkan Kosmala Densi, ciri pelaku yang masih diingat MA anaknya adalah logat bahasa ketiga pelaku yaitu (maaf, red) berlogat bahasa daerah Kabupaten lintang 4 Lawang Provinsi Sumatera Selatan.

“Keterangan anak saya, pelaku ini logatnya bahasa lintang 4 lawang. Berjumlah tiga orang, dua dewasa dan satu masih seumuran anak saya ini,” ucap Kosmala Densi.

Terpisah Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kapolsek Sukaraja Iptu Catur Teguh membenarkan telah menerima laporan peristiwa perampasan atau begal sepeda motor warga Sumur Dewa Kota Bengkulu ini.

“Iya, sudah kami terima laporannya. Saat ini masih kami dalami untuk mengungkap pelaku yang membawa kabur sepeda motor korban ini,” sampai Kapolsek Sukaraja.

Kapolsek menghimbau agar insiden ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi para orang tua. Tidak lagi memberikan sepeda motor untuk anak yang masih di bawah umur. Untuk menghindari modus pelaku curanmor yang dialami warga Sumur Dewa Kota Bengkulu.

“Mohon bagi para orang tua, khususnya ini di Kabupaten Seluma. Jangan berikan dulu sepeda motor untuk anak yang masih bawah umur. Jangan sampai apa yang dialami korban ini terjadi lagi ke depannya,” pesan Catur Teguh.(aba)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,911PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles