Bengkulu Tengah- Pemerintah Desa Pasar Pedati melaksanakan Rembuk Stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di wilayah desa. Selanjutnya dilaksanakan Usulan Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun 2026, yang dilaksanakan pada Senin (21/07/2025) yang berlokasi di Kantor Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa dan perangkat, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD beserta anggota, pendamping Desa Tingkat Kecamatan Pondok Kelapa, kader posyandu dan Kepala Puskesmas dan bidan desa.

Kegiatan rembuk stunting ini bertujuan untuk menyusun komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi di tingkat desa.
Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2026 tujuannya adalah untuk menentukan arah kebijakan Pemerintah Desa baik dalam sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, ataupun penyelenggaraan pemerintah yang akan dilaksanakan tahun depan.
Camat Pondok Kelapa Lismawati, S.IP mengatakan bahwa penanganan stunting harus menjadi gerakan bersama, tidak hanya oleh tenaga kesehatan, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.
Dalam RKPDES ini pihak Kecamatan mendukung penuh untuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 nantinya.
“Rembuk stunting ini penting sebagai forum koordinasi dan komitmen bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses gizi, sanitasi, dan pelayanan kesehatan yang memadai,” ujar Lismawati.
Tambahnya selagi itu dapat menghasilkan manfaat untuk masyarakat kami sangat mendukung. Sehingga masyarakat menikmati sarana dan prasarana kedepannya dengan baik, ” Ungkap Lismawati.
Pihak Puskesmas juga memberikan paparan mengenai data stunting terbaru di wilayah Desa Pasar Pedati serta strategi intervensi spesifik dan sensitif yang akan dilakukan, seperti peningkatan kunjungan posyandu, penyuluhan gizi, dan pemberian makanan tambahan bagi balita dengan risiko stunting. Karena menurut data masih ada anak yang terdeteksi stunting.
Hasil dari rembuk stunting ini akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan bersama, yang menjadi acuan dalam pelaksanaan program desa dan dukungan lintas sektor untuk Tahun Anggaran 2025.
Ramadhan Kepala Desa Pasar Pedati menyambut baik pelaksanaan rembuk ini dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
“Alhamdulillah di Desa Talang Boseng tidak ada yang terindikasi stunting. Namun akan tetap memberikan edukasi dan pemahaman terkait tumbuh kembang anak balita sesuai dengan prosedur aturan gizi maupun perkembangan yang baik bagi balita”, Ungkap Ramadhan.
Selain itu, pelaksanaan usulan RKPDes 2026 masih akan adanya evaluasi kegiatan 2025, mendukung dan berkomitmen usulan dari kegiatan Rembug Stunting, dukungan anggaran untuk Bundes dan koprasi merah putih dan untuk kegiatan lainnya nanti akan di bahas dalam proses perencanaan dan pembahasan usulan kegiatan dalam musdes berikutnya. Musdes tadi telah terbentuk tim penyusun dan tim verifikasi rkpdes 2026.
“Jadi kita maksimalkan untuk penyusunan RKPDES supaya hasilnya maksimal dan tertata dengan baik, ” Tutup Ramadhan.(Btg)




