Bumdes Bangun Bersama Desa Sidorejo Ikuti Pelatihan Pembukuan & Pemeliharaan Ayam Petelur

Warnabengkulu.co.id//Bengkulu Tengah
Badan Usaha Milik Desa Sidorejo yang bernama Bangun Bersama mengikuti pelatihan pembukuan & Pemeliharaan Ayam Petelur. Pelatihan ini digelar pada Rabu (02/07/2025).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Pondok Kelapa Lismawati, S.IP, Perwakilan Dinas PMD, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Kades beserta perangkatnya dan peserta BUMDES.
Adapun kedatangan tamu dari Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Kedatangannya bertujuan untuk memberikan materi ilmu pengetahuan terkait penguatan dan pengembangan usaha BUMDES di desa Sidorejo Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah ini. Kegiatan BUMDES ini dana yang bersumber dari dana desa. Untuk ditahun 2025 pengelolaan ketahanan pangan desa di serahkan kepada BUMDES.


Maka banyak kekhawatiran dari pengurus Bumdes terkait pengelolaan ini kedepannya. Jika suatu saat terjadi masalah. Untuk itu Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah hadir memberikan solusi akibat dampak dari resiko pengelolaan Bumdes ini pasti ada. Tetap sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ada dalam aturan BUMDES di patuhi dengan baik.

“Tetap patuhi ketentuan yang ada sehingga bisa meminimalisir resiko yang terjadi. Khusus Desa Sidorejo berdasarkan informasi yang didapat Desa Sidorejo sudah memiliki penghasilan PADdes untuk pengelolaan Bumdes ini,” Ungkap DR. Firman Halawa, S.H.,M.H selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Menurut Lisnawati, S.IP Camat Pondok Kelapa mengatakan pelatihan ini guna untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga desa dalam mengelola usaha peternakan ayam petelur secara efektif dan berkelanjutan.

Dengan cara pemilihan memberikan pemahaman terkait bibit unggul, manajemen kandang, pemberian pakan yang tepat, pengendalian penyakit, dan aspek-aspek lain dalam pemeliharaan ayam petelur.

BUMDes di berbagai desa telah berhasil mengembangkan usaha ayam petelur, bahkan ada yang mampu memproduksi ribuan telur per hari dan memenuhi kebutuhan protein masyarakat setempat.

” Semoga Peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam beternak ayam petelur, yang dapat mereka terapkan untuk usaha mandiri atau sebagai bagian dari program BUMDes,” ungkap Lismawati.

Sementara menurut Kepala Desa Sidorejo Hendri mengatakan pelatihan ini digelar agar menambah wawasan bagi para peserta.

“Dengan adanya pelatihan maka kemampuan bertambah dan ilmu yang di peroleh bisa diterapkan. Sehingga bisa menjadi penghasilan ayam petelur ini nantinya,” tutup Hendri. (Btg/Adv).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,911PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles