Kodim 0425 Sukses Bina Petani Sarimulyo Seluma. Hasil Panen Meningkat, Dandim Uji Coba Combine Harvester

WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Senyum para petani tampak merekah saat panen raya digelar di Desa Sari Mulyo, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma Kamis siang 8 Januari 2026. Panen kali ini terasa istimewa karena produktivitas padi meningkat signifikan, bahkan harga gabah kering melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Dandim 0425/Seluma, Letkol Kav Yuliansyah, hadir langsung dalam panen raya ini yang merupakan persawahan binaan TNI sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Dalam panen tersebut, hasil produksi padi mencapai 7 hingga 7,5 ton per hektare dari luasan panen per satu hektare.

Angka ini dinilai cukup tinggi dibandingkan hasil panen pada tahun-tahun sebelumnya. Dandim yang merupakan putra asli Kabupaten Seluma ini menggunakan Alsintan modern jenis combine harvester membaur bersama petani melakukan panen raya.

“Alhamdulillah, hasil gabah yang didapat meningkat dan harga gabah juga lebih baik dibanding tahun lalu. Total hamparan sawah di kawasan ini mencapai 186 hektare dan saat ini sudah masuk masa panen secara bertahap. Diperkirakan dua minggu ke depan seluruhnya sudah selesai dipanen,” jelas Yuliansyah.

Ia menjelaskan, saat ini harga gabah kering di wilayah tersebut telah mencapai Rp6.500 per kilogram, bahkan sudah berada di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

“Trennya sangat positif. Selain hasil per hektare meningkat, harga gabah juga sudah lebih baik. Untuk kawasan persawahan seluas 186 hektare ini ditargetkan bisa tanam tiga kali dalam satu tahun,” ucap Dandim.

Menurut Dandim, penggunaan combine harvester bantuan dari Kementerian Pertanian inj sangat membantu proses panen. Alat ini mampu menggabungkan proses pemotongan, pengangkutan, perontokan, pembersihan, sortasi hingga pengantongan padi dalam satu sistem kerja.

“Keuntungannya sangat banyak, panen jadi lebih cepat, menghemat waktu dan tenaga, serta mengurangi potensi kehilangan hasil panen,” kata Dandim Seluma.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian, Sugianto, menyampaikan bahwa kawasan persawahan seluas 186 hektare tersebut memang rutin ditanami padi sebanyak tiga kali dalam setahun. Namun hasil panennya selama ini belum selalu stabil.

“Alhamdulillah, pada panen ketiga tahun lalu hasilnya meningkat dan melebihi panen sebelumnya. Ini tentu tidak lepas dari peran aktif TNI yang terlibat sejak masa tanam, pemupukan, pengendalian hama hingga pengaturan kebutuhan air sawah,” pungkas Sugianto.(aba)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,911PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles