WARNABENGKULU.CO.ID, SELUMA– Warga Desa Simpang Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu akhirnya membuka blokir jalan, akses menuju PT Metatani Palma Abadi (MPA) Minggu siang (27/4/2025). Pembukaan jalan yang diblokir dengan cara di pagar ini dilakukan warga setelah tim Polres Seluma datang langsung ke lokasi menemui warga.
Kapolres Seluma AKBP Ricardo Bonar P. Pakpahan melalui Kasat Intelkam Iptu Yansi Rulli mengatakan sesuai petunjuk Kapolres dirinya bersama Polsek Seluma dan Polsek Talo langsung turun ke lokasi menemui warga.
“Tadi siang (27/4/2025) kami langsung turun ke lokasi. Kami bertemu warga dan setelah kita lakukan tatap muka, warga sepakat untuk membuka blokir jalan tersebut,” terang Yansi Rulli dikonfirmasi petang ini (27/4/2025).
Dijelaskan Kasat Intelkam, pemblokiran jalan ini mengganggu aktivitas masyarakat yang setiap hari melewati jalan tersebut untuk beraktivitas. Sesuai kesepakatan dengan masyarakat, blokir jalan di buka untuk masyarakat. Sementara jalan hanya boleh dilalui oleh masyarakat, pihak PT MPA belum bisa menggunakan sebelum dilakukan mediasi.
“Karena jalan ini juga digunakan oleh masyarakat, jadi warga sepakat membuka pagar yang memblokir jalan. Namun sementara, pihak PT MPA belum diperbolehkan melewati jalan ini,” jelas Kasat Intelkam.
Sesuai kesepakatan, mediasi antara masyarakat dengan pihak perusahaan PT MPA akan digelar Selasa (29/4/2025). Masyarakat akan dipertemukan dengan pihak PT MPA untuk bermusyawarah menyikapi permasalahan ini.
“Nanti hari Selasa (29/4/2025) akan digelar mediasi antara masyarakat dan PT MPA. Lokasinya di Balai Desa Simpang,” kata Yansi Rulli.
Yansi Rulli menghimbau masyarakat untuk tidak anarkis dan selalu menjaga keamanan dan ketertiban. Tidak membuat hal yang dapat memperkeruh keadaan, sebelum dilaksanakan mediasi ini.
“Saya minta masyarakat dapat menjaga diri, jangan berbuat hal yang dapat menggangu Kamtibmas. Saat mediasi nanti, kita bermusyawarah mencari solusi permasalahan ini,” pesan Yansi Rulli.
Sementara itu Kades Simpang, Rison menyampaikan terimakasih kepada Polres Seluma yang telah menengahi permasalahan ini. Dirinya memastikan masyarakat akan menjaga Kamtibmas sampai nanti dilakukan mediasi.
“Kami berterimakasih kepada Polres Seluma yang turun langsung menemui masyarakat. Sesuai petunjuk, kami akan laksanakan dan ikuti,” ucap Rison.
Terpisah Humas PT MPA, Arsid menyayangkan adanya pemblokiran jalan ini oleh masyarakat Desa Simpang. Karena pemblokiran jalan ini tanpa dilakukan mediasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan.
“Sangat kami sayangkan pemblokiran jalan ini, karena tidak ada mediasi sebelumnya. Untuk kerusakan memang tidak ada. Kami sangat hargai aspirasi ini, nanti kita akan bahas saat mediasi,” sampai Arsid.(aba)




